
Disebuah taman yang letaknya cukup dekat dengan mansion BTS, dua anak manusia tengah menikmati semilir angin yang menerpa wajah serta tubuh mereka
"Kenapa?" Tanya seseorang pada gadis mungil menggemaskan penyuka strawberry
"Walaupun gue gak pernah pacaran sampe itungan setahun tapi gue kalau udah cinta gue bakalan berusaha pertahanin dan berjuang demi hubungan gue tapi bakalan percuma kalau cuma gue yang berjuang sendiri sedangkan pasangan gue seakan mau ngelepasin gue, secinta cintanya gue ke seseorang gue gak bakalan maksa kalo orang itu mau ngelepasin gue karena yang gue tau hubungan pacaran yang didasari cinta itu dilakukan oleh dua orang jadi keduanya harus sama sama berjuang kalau cuma satu doang itu cinta sepihak doang dan gue gak mau bangun hubungan kalau gue cuma cinta sendiri" jawab Chaeyoung panjang lebar sembari menutup matanya menghirup udara disekitarnya
"Terus kenapa lo gak mau balik sama Jihoon? Padahal dia udah ngeyakinin lo dan janji gak bakalan kayak dulu lagi" disini Yeri berusaha membantu Jihoon yang meminta bantuannya karena Yeri dan Chaeyoung cukup dekat
Chaeyoung menggelengkan kepalanya lalu tersenyum membuat Jihoon yang tengah bersembunyi dibalik pohonpun lemas seketika
"Gue sama Jihoon udah berakhir yah walaupun berakhir dengan gak baik, meskipun sekarang kita udah baikan tapi bukan berarti harus balikan kan? Jadi temen pun juga bisa deket tanpa harus ada status lebih didalamnya" jelas Chaeyoung lagi
"Iya gue tau tapi kan walaupun ada pepatah bilang balikan sama mantan itu bagaikan nonton film berkali kali tapi endingnya tetap sama tapi kan apa salahnya lo coba jalanin lagi, gue yakin Jihoon gak akan kecewain lo lagi karena gue lihat dari matanya kalau dia masih pengen balik sama lo dan itu sungguh sungguh" Yeri masih terus mencoba meyakinkan Chaeyoung
Chaeyoung tersenyum dan menatap Yeri, "jodoh gak kemana Yer, kalau Jihoon jodoh gue pasti bakalan tetap bersama kok nanti, kita lihat aja gimana cara Tuhan ngatur takdir buat kita dan gue yakin takdir dan rencana Tuhan itu yang terbaik" ucap Chaeyoung membuat Yeri tersenyum
Lo udah dewasa Chae dan gue bangga punya sahabat kayak lo - Yeri
"Oh iya lo dari sini mau kemana lagi?" Tanya Yeri, "mau ke cafe dulu sih" jawab Chaeyoung
"Gue temenin yah" tawar Yeri, "gak usah Yer kasihan noh kak Sehun nungguin lu" Yeri melihat kedepan terlihat pacarnya sedang berdiru didepan mobil menunggunya
"Oh yaudah deh, trus lo mau pergi sama siapa?" Tanya Yeri
"Mark"
***
"Gimana sama punggung lo?" Tanya Jin yang ikut duduk disamping Nayeon yang tengah bersantai dikantin kampus
"Eumm udah lumayan mendingan walaupun kadang kadang datang nyerinya" jawab Nayeon
"Udah di rontgen?" Tanya Jin, "belum, gue masih malas buat ke rumah sakit lagi" jawab Nayeon
"Lah, lu gimana sih? Ayo sekarang ke rumah sakit bareng gue" ajak Jin yang terlihat khawatir dari nada bicaranya
Nayeon tersenyum, "gak usah, gue gak apa apa kok nanti gue kesana bareng Twice aja, gue gak mau ngerepotin lo" ucap Nayeon
__ADS_1
"Ngerepotin apaan sih? Kayak sama siapa aja lo" ucap Jin, "udah gak apa apa Jin, oh iya udah jam segini gue balik duluan" ucap Nayeon sembari memasukan ponsel serta dompetnya ke tas
"Gue anterin pulang yah" tawar Jin, Nayeon menggeleng
"Gue ada yang jemput" jawab Nayeon
"Siapa?" Tanya Jin sambil mengernyitkan dahinya, mereka berdua berjalan beriringan untuk sampai ke tempat parkir dimana seseorang sudah menunggu Nayeon
"CHAN"
****
Kebetulan cuaca hari ini agak bagus Mina menyempatkan diri pergi ke toko buku mencari novel terbaru karya penulis favoritnya
Dengan sabar Mina melihat rak rak novel hingga matanya menangkap novel yang dia cari ternyata ada dirak yang lumayan tinggi
Mina mencoba mengambil novel itu tapi tidak sampai
"Nih" Mina kaget saat seseorang mengambilkan novel itu dan memberikan kepadanya
"Jimin" ucap Mina, pria bermarga Park itu hanya menampilkan senyumnya yang membuat matanya seakan menghilang
"Tadi gak sengaja lewat dan ngeliat lo dari luar jadi mending gue samperin" bohong Jimin karena sebenarnya dia mengikuti Mina dari tadi
Mina manggut manggut mengerti, "lo cari novel lagi? Novel lo yang selemari itu emang gak cukup?" Tanya Jimin
"Yang dirumah udah kebaca semuanya jadi mau cari yang baru buat dibaca di waktu senggang" jawab Mina sambil melihat lihat lagi novel apa yang akan dibelinya
"Lo sendirian?" Tanya Jimin, Mina menggeleng
"Gue sama temen tapi dia masih dijalan" jawab Mina
Gantian Jimin yang manggut manggut, "mungkin dikit lagi dia sampe" jawab Mina sembari melihat ponsel dan jamnya
"Nah itu dia"
"MINGYU"
__ADS_1
***
Momo sedang berada di ruang dance fakultasnya, sedang mempersiapkan lomba dance antar kampus minggu depan
Momo terpilih menjadi perwakilan kampus setelah penampilannya di acara kampus mendapat banyak perhatian
Badannya yang ramping meliuk liuk sangat lentur bagaikan karet, peluh yang membasahinya menambah kesan cantik dan seksinya seorang Hirai Momo ketika sedang menari
Setelah menyelesaikan tariannya Momo mengambil nafas dan berbaring di lantai
Prok prok prok
"Keren" ucap orang itu, "thanks" jawab Momo sambil menyeka keringatnya
"Tangkap" Momo menangkap minuman yang diberikan Hoseok padanya
"Thanks lagi" Momo langsung meminumnya, "dari jam berapa lo latihan?" Tanya Hoseok
"Dari jam 1 tadi" jawab Momo, Hoseok melihat jam sudah jam setengah 5
"Gila, selama itu? Dan lo gak ada berhenti sebentar gitu?" Tanya Hoseok, Momo menggeleng
Hoseok pun kagum, Momo menjadi orang yang berbeda ketika dia menari, aura keren serta sexy memancar ketika badannya meliuk liuk beda dengannya saat
"Kan lombanya ada yang solo dan ada yang berpasangan, lo daftarnya yang mana?" Tanya Hoseok
"Dua duanya" jawab Momo, Hoseok mengernyit
"Yang pasangan juga?" Tanya Hoseok, Momo mengangguk
"Terus lo sama siapa?" Tanya Hoseok yang berharap bisa menjadi pasangan Momo saat lomba
"Gua"
"TEN"
****
__ADS_1
TBC