
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
...****************...
Bayu yang mengingat jika mereka baru saja kehilangan calon anak mereka bingung bagaimana memberitahukan kepada sang istri, dan dia teringat jika belakangan ini sang istri memang sedikit aneh dan bodohnya dia tidak mengetahui bahwa sang istri sedang mengandung sang anak, entahlah dia merasa tidak bisa menjaga sang istri dengan baik
"Mas....." panggil Anggi
"iya sayang"
"kayaknya aku menstruasi deh, kamu bisa beliin pembalut dulu perut aku juga sedikit nyeri" kata Anggi sedikit meringis
"mas sudah beliin kamu pembalut dan sekarangpun kamu sudah mengenakannya" kata Batu tersenyum kearah sang istri
"Siapa yang pasangin, ih malu banget mas masa kamu pakein aku sih kan bisa nggu aku bangun dulu" kata Anggi
"Bukan mas yang pasangin tapi suster" kata Bayu mengelus pipi sang istri namun pikirannya mengarah ke bagaimana cara dia untuk memberitahukan bahwa sang istri baru saja mengalami keguguran
"Mas aku lapar banget" kata Anggi memegang tangan sang suami yang berada di pipinya
"hmm kamu belum bisa makan, kata dokter harua puasa dulu yah nanti kalau udah selesei mas bwa kamu makan sepuasnya" kata Bayu membuat Anggi heran karena untuk apa dia berpuasa sedangkan perasaannya baik baik saja bahkan dia sudah mulai bertenaga kembali, sedangkan Bayu yang melihat istrinya bingung membuat dirinya harus memberanikan diri untuk menjelaskan
"Sebenarnya kamu......harus.....di kuret" kata Bayu pelan
"hahahaha untuk apa aku dikuret mas bukankah kuret untuk orang yang kegu......." kata Anggi terdiam karena mulai sadar dengan ucapannya
"Mas aku hamil....." kata Anggi lirih
"iya....dan sayang kamu keguguran...." kata Bayu segera memeluk sang istri
"Mas kenapa aku enggak sadar kalau aku hamil" kata Anggi membalas pelukan sang suami
"mas minta maaf sayang seharusnya mas jagain kamu dan harusnya mas sadar saat melihat keanehan dari diri kamu.." kata Bayu
"enggak mas ini bukan salah kamu, aku yang seharusnya minta maaf karena tidak menyadari jika diperut aku terdapat calon anak kita" kata Anggi sedih karena merasa seandainya dia berhati hati pasti dia tidak alan mengalami keguguran dan harus kehilangan anak yang bahkan dia tidak tahu jika dia akan memiliki seorang anak
"sttt..... Enggak ada yang salah disini kita harus ikhlasin yah sayang ini sudah takdir kita kehilangan calon anak kita, sekarang kamu tenangin diri kamu karena nanti kamu bakalan di kuret" kata.Bayu dan anggi hanya bisa mengangguk
Benar apa yang dikatakan oleh sang suami jika ini semua adalah takdir dan dia hanya bisa.mengikhlaskan calon anaknya
__ADS_1
Krekkk... (bunyi suara pintu terbuka)
Terlihat oliv dan Leo yang masuk kedalam ruangan karena tadi memang Oliv meminta untuk jalan jalan saja karena merasa pengap didalam ruangan tersebut
"Gimana keaadaan kamu Liv" tanya Anggi
"udah agak mendingan kok ma.. Cuman masih lemas aja sedikit" kata Oliv
"Ya udah sana istirahat jangan keluar mulu, angin diluar enggak sehat untuk kamu" kata Anggi
"itu dengerin kata mama mertuanya dari tadi dibilangin tapi tetep ngotot" kata Leo dan segera membantu sang istri untuk berbaring
Toktoktok...
"Permisi pak ibu Anggi akan segera kami kuret dan keluarga harus menyiapkan pembalut dan juga pakaian dalam dan mungkin ibu bisa ke kamar mandi terlebih dahulu" kata Suster memberikan intrupsi
"Sini mas temani kamu ke kamar mandi" kata Bayu membanru sang iatri berjalan dan memegang infusnya
Setelah semua persiapan selesei Anggi segera dipindahkan keruang oprasi untuk dikuret
*******
"iya dok bagaimana keadaan istri saya" kata Bayu
"istri bapk tidak apa apa lebih baik bapak sekarang masuk dan menemani sang istri, kami juga harus melakukan observasi terlebih dahulu sebelum dipindahkan keruang rawat pasien" kata Dokter
Bayu segera masuk dan mendekat ke arah sang istri yang terlihat masih memejamkan mata pasca oprasi "Istri hebatnya mas" kata Bayu mengecup kening sang istri
"hmmm...Mas...." panggil Anggi yang mulai tersadar
"iya sayang ada yang sakit badannya" tanya Bayu dan Anggi hanya menggeleng
Setelah menunggu beberap waktu akhirnya Anggi dipindahkan kembali keruang rawat inapnya dan mungkin jika kondisinya mulai membaik besok ia sudah bisa keluar dari rumah sakit
"Gimana keadaan mama pa..." tanya Leo saat Anggi masuk kedalam ruangan
"udah baikan dan mungkin besok sudah bisa keluar dari rumah sakit, terua Oliv gimana" kata Bayu
"Oliv ydah baikan pa... Dan kata dokter nanti sore dia sudah bisa keluar" kata Leo
__ADS_1
"Mas aku pengen makan ayam krispi" kata Anggi
"iya nanti mas pesankan yah" kata Bayu mengelus kepala sang istri
"Maa.. Nanti sore aku dan Leo pulang duluan yah, soalnya aku udah enggak betah disini, bisa biaa tambah puyeng kepala aku" kata Oliv nyengir
"iya kamu duluan aja pulang istirahan jangan ke kafe dulu" kata Anggi
"oh iya paa... Tadi teman aku yang di kepolisian menelpon katanya pelakunya sudah di lacak dari pelat mobilnya yang tertangkan cctv dan dia sudah mengaku katanya dia sengaja menabrak mama dan oliv" kata Leo membuat semuanya kaget
"Memangnya kalian berdua memiliki musuh...." kata Bayu memandang keduanya
"enggak ada kayaknya deh soalnya aku juga enggak pernah cari masalah sama orang lain" kata Oliv dan Anggi
"teman kamu bilang siapa pelakunya" kata Bayu.
"enggak pa.. Soalnya dia minta kita datang kekantor polisi melihat secara langsung dan aku bilang besok aja kita datangnya tunggu mama dan oliv keluar dari rumah sakit" kata Leo dan Bayu hanya bisa mengangguk
******
Keesokan harinya Anggi sudah bisa keluar dari rumah sakit karena keadaannya juga sudah membaik dan diperbolehkan untuk pulang dengan catatan harus tetap istirahat
"Yank kamu harus banyak istirahat sekarang kamu baring dan tidur mas temanin kamu" kata Bayu
"Tapi mas aku mau beraih bersih dulu" kata Anggi bangkit kembali dan segera menuju kekamar mandi sedang Bayu membaringkan badannya di kasur sembari berpikir siapa yang menabrak sang istri dan apa motivnya dan semua jawabannya akan dia dapat sata tiba di kantor polisi
"Mas nanti kalau kamu keluar sekalian beli pembalut yah soalnya stoknya udah habis" kata Anggi ikut berbaring disamping sang suami
"emangnya kalau gitu lama yah" tanya Bayu
"ya.. Aku enggak tahu soalnya ini juga pertama kali" kata Anggi
"Mas baru ingat loh kalau selama kita nikah kamu memang belum pernah datang bulan kan" kata Bayu
"iya mas dan kita sama sama tidak sadar akan hal itu" kata Anggi
"Sekarang kamu tidur dan istirahat sebanyak banyaknya" kata Bayu menarik sang istri kedalam pelukannya
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
__ADS_1
...****************...