
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
...****************...
Anggi sudah siap dengan penampilannya dan juga bekal makan siang yang akan di berikan kepada sang suami dirinya sudah di jemput oleh sopir kantor
"Bunda enggak apa apakan kutinggal" kata Anggi
"enggak apa apa nak lagian kan juga ada bibi disini sampai sore jadi kamu tenang saja kalau perlu tungguilah suamimu dan pulang bersamanya saja" katq Bunda tersenyum dan Anggi segera menyalami sang mertua dan berlalu ke kantor
Sesampainya di kantor Anggi memandangi gedung yang tinggi tersebut apakah benar aang suami yang memiliki perusahaan ini, entah mimpi apa Anggi setelah melewati penderitaan sekarang dirinya diberikan kebahagiaan dia berjanji akan menjadi istri yang baik dan bertanggung jawab
"Dengan nyonya Anggi" tanya seorang laki laki yang memiliki tubuh tegap
"iya benar anda siapa" tanya Anggi bingung
"Saya Ilham sekertaris pak Bayu saya diauruh menunggu anda disini, mari nyonya saya antar keruangan pak Bayu" kata sang ilham dan di ikuti oleh Anggi
Mereka segera masuk di lift khusus ceo banyak pasang mata yang mengarah ke arah Anggi mungkin mereka bertanya tanya dan kepo siapa wanita yang dengan khusus di jemput langsung itu wanita muda yang sangat cantik
Setibanya di lantai paling tinggi gedung tersebut Ilham dan Anggi segera menuju ruangan Bayu
"Silahkan masuk nyonya pak Bayu sudah menunggu anda sedari tadi" kata Ilham mempersilahkan istri sang Bos masuk
"Terima kasih kak ilham tapi tidak perlu manggil saya dengan sebutan nyonya biasa saja" kata Anggi sebelum masuk meninggalkan Ilham di luar ruangan dengan wajah yanh sidkit kaget
"flashback on
"Keruangan saya sekarang" kata Bayu memanggil sekertaris
"ada apa boss" tanya Ilham
"Sebentar lagi istri saya tiba di kantor kamu jemputlah dia di lobi dan bawa kesini" kata Bayu membuat ilham kaget dan langsung beekata
__ADS_1
"Sejak kapan lho nikah kok enggak ngundang gua sih wah lho udah enggak anggap gua teman lho yah sampai sampai nikah enggak ngundang ini parah banget pokoknya" kata Ilham
Yah memang mereka adalah sahabat dari sekolah Bayu memang mempekerjakan Ilham karena dia adalah teman yang baik dan setia karena itulah dia merekrut Ilham yang pada saat itu memang memerlukan pekerjaan
"udah enggak usah kaget tuh muka lagian gue juga nikah dadakan nantilah gue cerita kalau ada waktu sekarang loh jemput istri gua dulu" kata Bayu yang sudah tidak formal
Dan ilham hanya mengangguk kemudia keluar dari ruangan menuju lobi untuk melihat iatri sahabatnya itu, dia penasaran bagaimana tampang istri baru temannya itu dan saat dia melihat Anggi, Ilham sempat kaget karena sang sahabat mendapatkan daun mudah membuat dirinya geleng geleng kepala ternyata selama ini Bayu mencari wanita yang seperti ini padahal dari banyaknya wanita dewasa yang mendekatinya tidak ada cocok dimata Bayu
Falshback offf
ceklek
"Mas aku datang" kata Anggi semangat dan menutup kembali pintu namun saat dia berbalik sang suami sudah ada di helakangnya dan memeluk dirinya sangat erat
"ih mas lepasin dulu nanti ini tumpah loh" kata anggi membuat Bayu terpaksa melepaskan pelukannya
"iya iya tapi mas kanget banget loh sayang sama kamu" kata Bayu duduk di sofa sembari menepuk pahanya memanggil sang istri untuk duduk
Melihat kode dari sang suami Anggi swgera meletakkan barang yang dibawanya di meja dan duduk di pangkuam sang suami
"kamu bawa apa untuk makan siang kita" tanya Bayu sembari memeluk sang istri
"oh iya tadi kan aku tanya ke bunda mas sukanya makan apa tapi bunda bilang kamu enggak pilih pilih kalau soal makanan tapi harus yang berkuah jadi aku buatin sop daging saja dan ada juga ayam goreng" kata Anggi dan segera turun dari pangkuan sang suami dan mempersiapkan semuanya agar suami bisa segera makan
"hmm enak banget yang pasti ini kamu beli kan" kata Bayu memuji dan sedikit menjahili sang istri
"ih mana ada aku beli itu asli makanan masakan aku yah, kalau enggak peecaya tanya aja sama bunda" kata Anggi mengomel membuat Bayu tersenyum
"ih kok marah kan mas cuman nanya doang" kata Bayu tersenyum namun tetap jahil kepada sang istri
"ya sudah kalau enggak percaya siniin biar aku buang saja" kata Anggi yang ingin mengambil makanan itu namun segera di cegah sama Bayu
"ih orang bercanda doang kok Yang jangan di ambil serius oke" kata Bayu
__ADS_1
"iya ini aku juga bercanda hahahahaha ekspresi kamu lucu mas" kata Anggi tertawa melihat ekspresi takut sang suami padahal dirinya hanya bercanda tapi di anggap serius
"oh jadi kamu bercanda sama mas rasakan ini" kata Bayu meletakkan sendoknya dan mulai menggelitiki perut sang istri "ih kan mas yang mulai jahil siapa suruh suka jahil" kata Anggi membalas menghelitiki Bayu
"udah ayo mas lanjut makannya" kata Anggi menyudahi perang mereka
Untung saja ruangan tersebut kedap suara kalau tidak suara tawa mereka sudah menggelegar dan mengganggu aktivitas kerja di luar ruangan tersebut
Mereka makam dengan khitmat dan saling menyuapi satu sama lain hingga makanan tersebut habis tak tersisah
"nanti kamu pulang barenga mas saja yah" kata Bayu di balas anggukan oleh Anggi yang sedang membereskan sisa makanan mereka sedang Bayu segera kembali kemejanya dan melanjutkan pekerjaan yang menumpuk itu
"Kamu santai aja di situ kalau mau tidur sayang masuk saja ke kamar itu yah" kata Bayu mengelua kepala sang istri
Anggi menatap jam dinding ternyata masih jam satu siang dan dia memutuskan untuk nonton drakor saja sambil berbaring di sofa panjang itu
Bayu sudah larut dalam pekerjaannya namun tetap dia akan sesekali melihat kelakuan sang istri yang kadang tertawa sedih saat nonton membuat Bayu tersenyum
lama kelamaan menonton membuat mata Anggi mengantuk dan menguap dan tanpa sadar dirinya tertidur dengan hp yang terus menyala
toktoktok
Ada yang mengetuk ruangan Bayu membuat atensi Bayu mengarah ke sang istri yang ternyata sudah tertidur dengan nyenyaknya, Bayu segera mengambil selimut dan menyelimuti sang istri karena pakaiannya yang naik membuat setengah badan Anggi terlihat, Bayu tidak memindahkan sang istri kekamar karena sifa tersebut yang memang besar dapat menampung sang badan sang istri dengan nyaman setelah dirasa aman baru bayu mempersilahkan orang tersebut masuk
Ilham masuk keruangan tersebut sambil membawa berkas yang harua di tanda tangani oleh Bayu, ilham sempat melirik istri sang bos yang teridur di sofa
"ada apa ham" kata Bayu
"ini pak ada yang harus di tanda tangani" kata Ilham menyerahkan berkas tersebut
"pasti mantap rasanya daun mudah kan Yu" jahil Ilham tersenyum
...****************...
__ADS_1
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...