My Husband The Crazy

My Husband The Crazy
bab 3 lamaran


__ADS_3

Mawardi yang mengetahui tentang tanggal lamaran yang telah ditentukan,,,,


karena bahagia kegirangan Mawardi pun langsung menghubungi dara karena sebentar lagi mereka akan resmi bertunangan ......


Mawardi mencoba menghubungi dara,, akan tetapi apa yang terjadi,,, dara mengabaikan telpon dari Mawardi .....


walaupun berulang kali Mawardi mencoba menghubungi dara,,, tapi tetap saja di abaikan oleh dara yang malas ngomong sama Mawardi.....


karena terus-terusan di abaikan akhirnya Mawardi memutuskan untuk mengirimkan sebuah pesan singkat,,,


yang berisi....


kenapa kau mengabaikan aku disaat kita akan bertunangan...


taukah kamu,,,


kamu itu bagaikan Kendi perak yang gemulai,,,


sorot mata mu yang begitu tajam mencerminkan kepribadian dan kecerdasan tersembunyi,,,


tersembunyi di balik senyuman mu yang begitu mempesona,,,


tutur kata nan lembut membuat diri mu semakin dikagumi,,,


banyak kumbang yang ingin hinggap di tepinya,,,,


siapakah kumbang yang beruntung itu....


pesan singkat pun menyapa ponsel milik dara,,,


dara yang penasaran akan siapa yang mengirimkan pesan untuk nya,,,


langsung saja dara membaca pesan singkatnya itu,,,


wow...... kirain gak bisa apa-apa di balik wajahnya yang tidak bergairah,,,,


membuat hati dara sedikit tergugah.....


******


hari-hari telah berlalu dengan sangat cepat nya,,,


akhirnya tiba pada hari di mana orang tua Mawardi datang ke rumah orang tua dara untuk melangsungkan prosesi sebuah lamaran,,,


orang tua dari pihak Mawardi beserta dengan beberapa orang sanak saudaranya akhirnya pun tiba di rumah dara,,,


mereka juga membawa seserahan alakadarnya,,,


orang tua dara yang sudah menanti kedatangan calon besannya itu pun tersenyum bahagia,, serta mempersilahkan mereka untuk masuk ke dalam rumah dan mempersilahkan kepada mereka untuk menikmati hidangan yang telah di hidangkan,,,


dara yang menunggu di dalam kamar untuk dipanggil keluar,, jantungnya berdegup kencang,,dhek ....dhek....dhek....


mengapa aku jadi geregetan kek gini ya.....


tubuhnya pun terasa panas dingin.....


tak lama kemudian Dara pun dipanggil keluar untuk bersalaman dengan calon mertuanya,, serta kerabat dari calon mertuanya itu.....


sambil bersalaman mereka pun memperkenalkan diri mereka masing-masing.......


yang ini kakaknya,,, kok yang ini tantenya,,, kok yang ini kakak iparnya,,, kok yang ini ibunya,,, kok yang ini ibunya,,,


setelah selesai bersalaman dara pun kembali ke kamar nya dengan wajah sedikit memerah karena baru pertama kalinya mereka bertemu.......


selepas dari itu orang tua dara menghampiri dan duduk bersama dengan calon besannya itu untuk membicarakan kelanjutan hubungan antara dara dengan Mawardi...


sekarang dara sudah resmi kami lamar,,, kok acara nikah sama pesta mungkin bakalan kita adakan sekaligus habis nikah langsung pesta,,,


kemungkinan nanti nikahnya pas bulan Safar,,kok bulan kalender jatuhnya pas bulan dua belas akhir tahun ini,,, itu pun kalau Allah mengizinkan karena kita boleh berencana tapi Allah yang menentukan semua ....


kalo tanggal yang pastinya kapan nanti kita bisa kompromi lagi kapan bagusnya.....


orang tua dara pun menyetujui kesepakatan tersebut.......

__ADS_1


akhirnya acara lamaran pun selesai,,,


ibunya dara merasa sangat bahagia anaknya akan segera menikah dan kekhawatirannya pun menghilang,,,


karena ibunya dara takut anak gadisnya itu tak ada jodoh,,, takut menjadi perawan tua,,,,


makanya ibunya dara amat sangat mendesak agar dara mau dijodohkan.......


******


setelah melewati hari yang melelahkan,,, dara pun hendak beristirahat sejenak di kamarnya baru saja dia berbaring ..... handphone nya pun berdering ,,,,


halo,,, assalamu'alaikum .....


waa'alaikum salam terdengar jawaban dari seberang,,,


dara kita sekarang sudah resmi bertunangan jadi aku pengen banget jumpa sama kamu ......


maksudnya apa sih????


kan kamu masih diluar kota kan ????


iya,,, masih diluar kota tapi bentar lagi aku mau berangkat pulang ke rumah,,,


kamu mau aku bawakan oleh-oleh apa ????


apa saja deh yang penting gak bikin kamu ribet aja.....


entar oleh-olehnya dara ambil di tempat kemaren kita bertemu,,,,


sekalian aku juga ingin bertemu lagi sama dara....


Napa gak langsung dibawakan ke rumah aja ????


enggak enak dilihat sama orang-orang kan kita baru bertunangan kok malah langsung ke rumah....


aku juga malu jumpa sama ibu ......


ya udah nanti kalo udah sampai dikabarin ya.....


:sesampainya di tempat biasa mereka berjumpa Mawardi langsung mengirim pesan singkat kepada dara....


dara aku sudah sampai duluan kamu kemari ya.....


setelah membaca pesan tersebut dara pun langsung berbenah dan bergegas pergi menjumpai Mawardi ,,,


akhirnya dara pun sampai di tempat tujuan dengan menaiki sepeda motor milik orang tuannya ....


dah lama nunggu nya.....


hmmm..... lumayan juga tapi GK papa lah yang penting dara udah sampai disini ....


oh ya ini oleh-olehnya coba dara cicipi dulu,,, sedikit aja....


iya,,,, sini biar aku makan sendiri.....


makasih oleh-olehnya......


iya sama-sama ....


kok tiba-tiba pulang ??? gak mengganggu pekerjaannya apa???


enggak kok,,,, aku cuman pulang sebentar aja soalnya mau ngambil ijazah yang ada di rumah,, mau aku bawa ketempat kerja soalnya perlu diminta sama atasan....


jadi gak lama di sini ya ....


gak kok,,, mungkin besok dah pergi lagi keluar kota,,,,


kan aku kerja disana biar ada duit,, buat kita juga kan ....


kok nanti kita udah nikah mungkin bakalan seperti ini juga kita jarang bersama cuman nanti aku pulang kesini kalo ada cuti........


jadi aku gak diajak keluar kota????

__ADS_1


gak mungkin aku ngajakin kamu ikut keluar kota soalnya aku di sana gak ngontrak rumah....


lalu kalo gak ngontrak kamu tinggal di mana coba???


kok sekarang aku tinggal dilingkungan pesantren ya hitung-hitung buat hemat belanja juga sih,,,


terus di sana aku juga ngajarin anak-ank mengaji kok gak pergi kerja....


setelah ngomong panjang lebar akhirnya mereka pun kembali ke rumah masing-masing......


keesokan harinya Mawardi yang ingin pergi lagi keluar kota bermaksud ingin berpamitan pada dara ...


Mawardi mencoba menghubungi nomor telepon dara berulang kali,. tapi tak ada yang menjawab panggilan telepon nya itu......


akhirnya Mawardi memberanikan dirinya untuk pergi ke rumah dara,,,


karena didalam hatinya dia sangat ingin sekali berpamitan pada dara sebelum pergi.....


sesampainya di rumah dara .....


assalamu'alaikum......


assalamu'alaikum......


assalamu'alaikum......


setelah beberapa saat baru lah terdengar orang dari dalam rumah menjawab salam tersebut.....


waa'alaikum salam ...


tampak seorang anak laki-laki yang menjawab salam tersebut,,,dia adalah Raka adiknya dara.....


kak dara ada di rumah ??? Mawardi bertanya kepada Raka...


oh kak dara..... dia ada kok di rumah ,,lagi nyuci pakaian di belakang....


Abang masuk dulu kedalam,,biar aku panggilkan kak dara kemari....


gak papa kok dek aku tunggu disini saja lagian aku kesini gak lama kok ....


terdengar suara Raka memanggil kakaknya.....


kak dara,,,, kak dara..... kemari sebentar diluar ada Abang Mawardi mau ketemu sama kakak....


apa???? ...... gak salah dengar kakak ...


ya enggak lah kak kok gak percaya sana pergi tengok sendiri di pintu depan rumah....


setelah mencuci tangannya dara pun bergegas menuju pintu depan rumahnya.....


Napa berdiri disitu ????


masuk kedalam rumah aja ...


gak papa disini aja soalnya gak lama....


tadi aku dah nelpon kamu berkali-kali tapi gak ada yang jawab makanya aku putuskan kemari aja....


oh .... dara lagi banyak kerjaan rumah....


handphonenya itu tertinggal di kamar jadi gak tau ada yang nelpon ,, sorry ya....


gak papa ......


aku cuman mau berpamitan bentar lagi mau berangkat....


sekalian mau liatin dara juga walaupun hanya sebentar...


ya udah hati-hati dijalan ,, semoga cepat sampai ke tempat tujuannya ya .......


dara aku pamit dulu ya mungkin masih lama kita baru berjumpa lagi.....


iya.........

__ADS_1


akhirnya Mawardi pun berangkat lagi keluar kota setelah berpamitan kepada dara..........


__ADS_2