My Love Husband

My Love Husband
episode 9 {season 2}


__ADS_3

sedangkan disisi lain Lano sedang di sebuah ruangan di balik rak buku besar yang berada di kamarnya, Lano sudah meretas semua cctv yang berada di kediamannya.


Lano melihat sasa yang berada di kamar momynya


dan beberapa orang pria berpakaian hitam disekeliling kediaman Suharjono melalui komputer canggih miliknya. pria berpakaian hitam tersebut masuk ke dalam kediamannya, Lano melihat sasa dan orang berpakaian hitam tersebut membawa momynya dan Lana ke ruang keluarga.


mereka tidak tau bahwa Lano sudah meletakkan bom asap berajun di beberapa tempat, yang membuat orang menghirup asap dari bom tersebut akan jatuh pingsan.


kita belum membawa anak laki-lakinya, kalian berdua bawa anak itu kesini, dia berada di lantai atas, pintu yang berwarna hitam..."ucap sasa kepada dua orang berpakaian hitam tersebut


orang berpakaian hitam tersebut beranjak menuju kamar Lano, sesampainya di kamar mereka membuka selimut yang ternyata hanya terdapat bantal guling, seketika keluar asa yang entah dari mana, membuat mereka pingsan. pintu yang tadinya terkunci secara otomatis kini terbuka, pintu tersebut Lano buat untuk bercaga-caga, makannya dia melarang orang masuk ke kamarnya kecuali atas perintahnya.


kenapa mereka lama sekali hanya membawa saja tidak becus..."ucap sasa kesel


kalian berdua coba lihat ke atas kenapa mereka belum turun juga...."ucap sasa kepada dua orang berpakaian hitam


dua orang berpakaian hitam tersebut pergi ke kamar Lano mereka membuka pintu dan melihat dua teman mereka pingsan, tiba-tiba pintu terkunci kembali serta asap yang keluar membuat mereka juga ikut pingsan.


tinggal empat orang dan sasa yang berada di ruang keluarga tersebut.


kalian tunggu disini biar ku periksa mereka ke atas..."ucap sasa melangkahkan kakinya ke kamar Lano


Lano yang melihat sasa kesal merasa senang rencana ia berjalan lancar, sedangkan empat orang berpakaian hitam tersebut tetap menunggu dan tanpa sepengetahuan mereka asap keluar dari bawah sofa yang membuat mereka pingsan.


tinggal dirimu sendiri pelayan sasa, biar aku yang akan memberikan kau pelajaran..."ucap Lano sambil melihat sasa menuju kamarnya

__ADS_1


sasa membuka pintu kamar Lano dan melangkah masuk dan ia menegang melihat empat orang berpakaian hitam yang di suruhnya membawa lano pingsan, sasa juga melihat keseluruhan kamar Lano dan ia tidak melihat Lano berada, sasa hendak keluar rupanya pintu terkunci.


mau ke mana kau pelayan sasa..."ucap Lano tiba-tiba datang dari balik rak besar yang merupakan ruang rahasianya


kau, berani-beraninya kau anak kecil..."ucap sasa setengah berteriak


tentu aku berani, kau mencoba menyakiti momyku dan Lana, semua orang-orangmu udah ku buat pingsan..."ucap Lano dengan senyum liciknya


Lano yang memang sudah memakai alat pelindung sedari tadi, ia memencet tombol yang ada di tangannya membuat asap berajun timbul diudara, perlahan sasa jatuh pingsan tidak sadarkan diri.


Tut...


📱:cepatlah pulang, ada para tikus di rumah mu.


Lano mengirimkan pesan kepada vano, ia kembali


Lano mendengar suara deruan mobil, ia melihat dari jendela kamarnya dan ternyata mobil tersebut milik vano, Lano segera turun ke bawah.


papi momy dan Lana masih tertidur..."ucap Lano


siapa mereka..."ucap vano melihat empat orang berpakaian hitam pingsan


Lano gak tau papi, tadi lano sembunyi.."ucap Lano


pura-pura ketakutan

__ADS_1


Rey cepat bereskan mereka..."ucap vano kepada sekretaris Rey yang memang ikut bersama vano di pulang


di kamar juga ada papi..."ucap Lano


vano dan Rey langsung beranjak ke kamar Lano dan mereka melihat orang berpakaian hitam pingsan serta satu orang wanita.


siapa wanita itu Rey..."tanya vano, Rey segera mendekat ke arah wanita tersebut


tuan wanita itu pelayan di kediaman tuan yang baru bekerja beberapa minggu..."ucap Rey


bawa mereka semua ke markas dan mana semua penjaga di kediaman ku Rey..."ucap vano


Rey segera membuka hpnya dan melihat para pekerja yang tertidur, tapi seperti orang pingsan.


tuan sepertinya ada orang yang sudah merencanakan semua ini, para penjaga saya lihat dari hp saya mereka semua tidur seperti orang pingsan..."ucap Rey menjelaskan


vano dan Rey kambali ke ruang keluarga dan beberapa saat kemudian ank buah vano datang membawa orang berpakaian hitam tersebut beserta sasa.


papi bawa juga pelayan sasa, beberapa kali Lano melihat dia seperti mencurigakan...."ucap Lano


kamu benar Lano, papi juga pernah melihatnya sangat mencurigakan..."ucap vano


hulia dan Lana sudah berada di kamar, vano memanggil dokter keluarganya memeriksa istrinya dan anaknya yang ternyata mereka telah diberikan obat tidur.


beberapa pelayan dan penjaga di kediaman Suharjono sudah sadar mereka memberikan keterangan. dan memang terbukti sasa lah yang memberikan obat tidur kemasan yang mereka makan karena sasa tidak ikut makan pas para pekerja lain makan.

__ADS_1


bersambung.


__ADS_2