
keesokan harinya tidak ada tangan berubah, semua yang terjadi sudah dilupakan, kejadian tersebut membuat vano lebih waspada.
sayang maafin aku ya..."ucapan vano mereka berdua sedang berada di kamar menghabiskan waktu seharian.
semua sudah berlalu sayang, aku gak mau kamu merasa bersalah..."ucap hulia
kamu mau gak ikut aku setiap perjalanan bisnis..."tanya vano
belum waktunya sayang, aku juga harus memperhatikan perkembangan Lana dan Lano..."jawab hulia
baiklah sayang, aku mau peluk kamu seharian..."ucap vano manja
seharian berada di kamar, malam harinya mereka menikmati makan malam bersama.
selesai makan malam vano beserta anak-anaknya dan istrinya hulia bersantai di ruang keluarga.
bagaimana sekolah kamu Lano..."ucap vano
seperti biasa papi...."ucap Lano di jawab anggukan oleh vano
papi Lana ada teman balu disekolah, namanya cinta boleh ya kalau cinta main kelumah...."ucap Lana
boleh kok, yang penting tuan putri papi tidak bosan.."ucap vano mengelus kepala anaknya
iya papi, Lana mau ajak teman-teman Lana berlamin dali pada main sama Abang Lano, gak selu...."ucap Lano memicingkan matanya
CK, dasar anak kecil..."ucap Lano
Abang lano juga anak kecil..."ucap Lana tidak mau kalah
husssst, Lana dan Lano jangan berantam adu mulut,
Lana gak boleh gitu sama Aban sebaliknya juga Abang....."ucap hulia
maaf momy..."ucap Lano dan Lana bersama membuat hulia tersenyum
anak-anak momy yang ganteng dan cantik ini coba saling minta maaf..."ucap hulia
maaf Abang Lano...."ucap Lana
__ADS_1
hm, Abang juga minta maaf..."ucap Lano
lebih baik kalian masuk kamar, besok harus sekolah..."ucap hulia
Lano dan Lana beranjak dari tempat duduknya menuju kamar mereka masing-masing.
besok apa kamu akan bekerja sayang...."ucap hulia
dijawab anggukan oleh vano karena ia sedang fokus melihat televisi
besok aku ingin membawa makan siang ke kantor kamu..."ucap hulia
aku tunggu masakan yang nikmat dari kamu sayang..."ucap vano
sayang aku ke kamar dulu ya, soalnya aku sangat mengantuk..."ucap hulia
aku juga sudah mulai ngantuk, ayok ratuku kita ke kamar..."ucap vano
Akau hannya ingin tidur loh sayang..."ucap hulia waspada
kenapa emangnya, hm..."ucap vano tertawa dalam hati karena bias menggoda hulia
hias, udah ah aku ngantuk..."ucap hulia berjalan membaringkan tubuhnya
siapa yang menyuruh mu..."tanya Rey mengarahkan pistolnya ke arah kepala sasa
aku tidak akan memberitahukannya..."ucap sasa lemah
DOR..
aaaakhhh,
Rey melepaskan peluru ke salah satu orang sasa, sasa berteriak mulai ketakutan.
aku tanya sekali lagi siapa yang menyuruh mu, atau kedua orang tua mu akan ku lembar kandang buaya..."ucap Rey mengancam
tidakkk, baiklah, yang aku tau hannya nama panggilannya saja, mereka menyebut tuan X...."ucap sasa
DOR..
__ADS_1
DOR...
CK, dasar bodoh..."ucap Rey melepaskan peluru tepat di jantung dan kepala sasa
sisanya kalian urus..."ucap Rey
baik tuan..."ucap para anak buah
Rey segera keluar dari markas menuju rumah vano, diperjalanan ia masih berpikir-pikir siapa sebenarnya tuan X itu.
paman diamana tuan vano..."tanya Rey
tuan vano ada di kamarnya, tuan..."ucap kepala pelayan
karena tidak ingin menganggu vano, Rey kembali menuju mobilnya untuk pulang ke apartemennya.
paman Rey..."panggil Lano yang baru tiba
ada apa tuan muda..."tanya Rey
apa kabar penjahat semalam paamn..."tanya Lano
mereka semua mati tuan muda..."ucap Rey
apa ada petunjuk dari mereka paman..."ucap Lano
hannya tuan X, eh maksudnya tidak terlalu penting
tuan..."ucap Rey
tuan X, siapa itu aku harus segera cari tau..."gumam vano dalam hati
tuan muda, kamu begitu saya pamit, besok saja dikantor saya ketemu sama tuan vano..."ucap Rey dijawab anggukan Lano
Rey pergi dari hadapan Lano yang masih berpikir keras, Lano pun kembali ke kamarnya sepertinya di harus bekerja ekstra untuk mengetahui siapa tuan X.
MAAF KALAU UP NYA LAMA THOR, SOALNYA HARUS EKSTRA BERFIKIR BIAR MASUK GITU.
BERIKAN DING VOTE SAMA LIKE, KOMEN JUGA BOLEH...
__ADS_1
SALAM DARI AKU YA...
bersambung.