
"Mom Rida, saya ke toilet dulu ya mom. saya nervous banget" ucap Safira
"Hade kamu itu ya Fira, kebiasaan deh. Yada sana cepetan g sampek 5 menit ya, Tuan Kenzie udah otw ke sini soalnya" ucap Mom Rida Manager Keuangan di perusahaan ini. Dia memang tidak suka di panggil dengan sebutan ibu atau bos karena bagi dia, bawahannya itu adalah anak2nya di perusahaan ini mengingat usia Mom Rida sudah cukup berumur makanya dia memilih di panggil Mom Saja.
"Asiap mom" ucap Safira sambil berlari keluar ruangan.
Baru saja Safira keluar Ruangan Rapat pintu lift pun terbuka.
Ting
Safira membeku di tempat, netra coklat nya bertemu dengan netra biru muda tuan Kenzie.
"Cantik" ucap tuan Kenzie dalam hati, untuk sesaat mereka mematung diam dalam pikiran masing-masing sampai Robert membuyarkan lamunan mereka.
"Tuan Muda" ucap Robert
Safira yang awalnya ingin ke toilet mengurungkan niatnya nya, dia tidak mungkin berani untuk membuat tuan mudanya menunggu mengingat tempramen tuan mudahnya sangat muda sekali meledak bagaikan bom.
"silakan tuan muda" ucap Safira sambil membungkuk dan membukakan pintu ruang rapat
__ADS_1
"Terimakasih" Jawab Kenzie, yang mana jawaban tuan mudanya tersebut membuat Robert shock.
Bagaimana tidak shock Robert yang sudah bekerja dengan tuan mudanya sejak usia 16 tahun sampai sekarang berumur hampir 30 tahun sama sekali tidak pernah mendengar kata-kata pamungkas tersebut "Tolong, Maaf dan Terimakasih" adalah kata-kata ajaib yg tidak mungkin di ucapkan oleh lelaki berhati Es tersebut.
"Sama-sama tuan Kenzie" ucap Safira dengan nada lembut. Sunguh suara Safira terdengar merdu di telinga Kenzie.
"Mari Kita mulai Meeting pagi ini Rida" ucap Robert
"Baik Tuan Kenzie dan juga Assiten Robert, untuk meeting kali ini akan di presentasikan oleh bawahan saya Safira. Safira Silakan presentasi hasil analisa mu" Ucap Mom Rida
"Baik Mom, Selamat Siang Tuan Kenzie dan Assisten Robert, Disini saya akan mempresentasikan analisa sya mengenai Proyek pembangunan Taman di pinggir danau buatan kita menurut saya BLA BLA BLA " ucap Safira menerangkan setiap detail analisa keuangan perusahaan untuk proyek tersebut.
"Sungguh Menawan, Aku suka" batin Kenzie
Robert yang mengetahui sikap tuan mudanya yang berbeda sejak awal bertemu dengan Safira segerah mengambil alih jalanya rapat tersebut.
"Terimakasih itu catatan saya mengenai keuntungan dan kerugian untuk Proyek ini, mungkin ada tambahan atau ada yang perlu saya jelaskan lagi Tuan Muda dan Asisten Robert" ucap Safira dengan hati-hati.
"Mulai sekarang kamu jadi sekertaris pribadiku" ucap Kenzie yang langsung membuat ruangan tersebut hening dan juga dingin.
__ADS_1
"Maaf maksud tuan muda bagaimana" ucap Rida memecah keheningan. yang sempat tercipta oleh atasannya.
"Nama kamu siapa?" ucap Kenzie mengabaikan pertanyaan Rida
"Nama saya tuan muda" ucap Fira sedikit gugup
"Aku paling malas mengulang pertanyaan, kamu harus catat itu"
"Maaf tuan muda" ucap Fira sambil menundukkan wajahnya yang mana kelakuannya tersebut kelihatan imut sekali di mata Kenzie
"Nama saya Safira Tuan Muda"
Untuk sesaat Kenzie sempat tersenyum samar, dan senyuman tersebut sempat tertangkap oleh mata Robert
######
yuk vote jangan lupa like , vote dan komen ya Bu ibu..
di karya ini Ami asli dari imajinasi Ami sendiri
__ADS_1