
Sesampai dirumah,rey dank k rio membawakan belanjaan kedalam rumah,sedangkan aku membawa bayi yang bernama charlos tersebut dengan sangat berhati-hati karna takut membangunkannya.
“kalian udah pulang key?”Tanya mama dari dapur.
“udah ma”jawabku pelan sembari memberikan isyarat untuk tetap tenang.
“eh kalian kok pulang-pulang bawa bayi?”sambung oma bertanya.
“nanti key sama rey dank k rio jelasin ya oma,key mau bawa dia tdr di kamar dlu”ucapku meminta izin ke oma.
“yaudah bawa ke kamar dlu,abistu turun ya”setuju oma,lalu akupun mengangguk dan berjalan ke kamar dan meletakkan bayi tersebut di kasur lali meletakkan bantal di sisi kanan kirinya agar ia tidak kemana-mana.
Setelah meletakkan bayinya akupun turun kebawah dengan pelan-pelan.
“coba kalian jelasin kenapa kalian bawa bayi?”Tanya oma bertanya kepada kami bertiga.
“tadikan kami sepulang memberikan makanan,kami singgah ke swalayan buat beli pesanan mama,terus key lihat ada suara bayi didekat swalayan tersebut dan ternyata pas key dekatin ternyata benar-benar ada bayi oma,dan didekat bayi itu juga ada surat dari orang tuanya,dan kami memutuskan membawa bayi tersebut”ucap ku menjelaskan kejadian beberapa waktu lalu.
“coba oma lihat suratnya”ucap oma meminta surat yang ada didekat bayi tersebut.
“bentar oma”ucap kk rio sembari merogoh saku celananya dan mengeluarkan surat yang oma minta,setelah itu oma pun membaca surat tersebut dengan fokus.
__ADS_1
“wah kasihan sekali anak tersebut di telantarkan oleh orang tuanya karna ada masalah”ucap oma menghela nafas setelah membaca isi surat tersebut.
“jadi kalian mau gimana?”sambung mama.
“tapi bunda harap kalian merawat bayi tersebut”sambung bunda juga.
“kami juga berpendapat untuk merawatnya sebagai orang tua nya”ujarku ke mereka.
“yaudah rawat aja,kami setuju kok kalo kalian merawat anak itu seperti anak kalian sendiri tapi ingat kalian harus bisa adil dalam memberi kasih sayang kemereka nanti”ucap oma memberikanku saran.
“iya oma,kami akan merawat bayi itu dengan kasih sayang yang sama tanpa membedakan satu sama lain”ucapku ke oma.
“tadi kk rio beli beberapa perlengkapan yang kebetulan ada di swalayan”ujarku ke oma.
“hm,yaudah baguslah kalo gtu,bsk oma bantuin buat beli perlengkapan tambahan kalian,kan oma udah janji buat beli perlengkapan bayi kalian”ucap oma yang membuatku terharu.
“teriamaksih banyak oma”ucapku berterimakasih kepada oma.
“yaudah kalian istirahat aja dlu,jangan lupa gantiin baju bayi kalian dengan selimut tipis aja dlu,biar dia gk sakit”suruh oma ke kami.
“iya oma,siap laksanakan,key izin ke atas dlu ya ma”ucapku ke oma.
__ADS_1
“iya key”jawab oma,lalu akupun mengkode rey untuk membawa perlengkapan bayi tersebut beserta beberapa cemilan,minuman beserta perlengkapan bayi buat ke atas.
--
Di kamar.
“dia sungguh tenang”ucapku ke rey,sembari menatapi bayi tersebut dengan mata yang berkaca kaca sembari menghela nafas yang berat.
“iya dia sangat tenang dan aku juga tidak nyangka bakalan menjadi ayah dengan cepat”ujar rey dengan nada pelan.
“sama,mungkin ini udah ditakdirkan untuk kita berdua dari Tuhan”ucapku kepada rey.
“Sepertinya,yaudah kamu gantiin bajunya seperti yang oma suruh”ucap rey mengingatkan ku kembali.
“iya,tolong ambilkan selimut atau kain yang agak tipis di lemari ketiga paling bawah”suruh ku ke rey ,setelah itupun reypun mengambil apa yang aku suruh setelah itu akupun melihat beberapa belanjaan yang dibeli kak rio dan mengeluarkannya.
“nih key”ujar rey sembari memberikan kain yang aku suruh lalu meletakkannya didekatku,dan akupun membuka balutan bayi tersebut dan mengantikannya dengan pelan-pelan,setelah selesai mengantikkannya aku dan rey memutuskan untuk tidur dikarenakan sudah terlalu larut.
***
hi semua terimakasih banyak sudah menunggu cerita ini hehehe,saya ucapkan terimakasih banyak dan minta maaf juga ya hehehe.
__ADS_1