
Sudah sebulan sejak kejadian saat itu dan charlos juga tidak terlalu berisik dan jarang menangis di tengah malam,dan juga sudah 3 hari kami pindah ke kamar lantai satu yang dimana waktu itu adalah kamar buat bibi pengurus dirumah,dan dirumah pun selalu rame setiap hari pekan untuk melihat keadaan kami bertiga da juga tidak lama lagi aku akan melahirkan kedua buah hati yang ada di dalam kandunganku.
“key,ayo makan dlu,udah keburu siang”ajak rey untuk makan siang.
“iya bentar”ucapku sembari menyusui charlos.
Ah iya aku menyusui charlos dengan asi karenakan saat memberikan susuk bubuk,charlos tidak mau meminumnya,makanya aku memberikan susu asi saat ini,setelah selesai menyusui charlos akupun mengendong charlos sembari ke arah meja makan untuk makan siang.
“kamu makan aja key,biar aku yang gendong charlos”ucap rey dan akupun memberikan charlos ke rey,lalu memakan makanan yang dimasak oleh rey sendiri.
“ah iya key,nanti katanya relin dan geo mau kerumah”ujar kak rey yang membuat ku senang.
“Eh seriusan?”tanyaku memastikan.
“iya seriusan,katanya btr lagi juga nyampe”jawab rey membuat ku kegirangan,gimana tidak girang,aku sama relin udah gak ketemu lama,dan pas acara tujuh bulanan mereka masih nikmati bulan madu sebulan.
“makanya makan dlu abistu minum susu biar semakiin vit”ucap rey mengingatkanku.
“iya”jawabku sembari menyuapkan nasi kedalam mulutku,setelah selesai makan akupun meminum susu yang dibuatkan rey.
‘ting’suara bel pintu berbunyi.
“mungkin itu mereka,bentar aku buka dlu,kamu disitu aja jangan banyak gerak”suruh rey dan kuangguki,lalu rey pun berjalan kearah pintu sembari mengendong charlos dilengannya,dan tak berapa lama mereka datang dan menghampiriku ke arah meja makan.
“hwaaaaa”ucap relin sembari teriak kegiran yang membuat kupingku sedikit peka karna teriakan nya.
“santay lin,tungkian entar gua kasihan anak gua nanti nangis”ucapku kesal sembari mengosok kupingku
“hehehe maaf,lagian khilaf hehehe,by the way kalian gimana kabarnya?”Tanya relin.
“baik,kalo kalian gimana bulan madunya aman?”tanyaku yang membuat relin malu.
“aman hahaha,ah ini charlos ya”ujar relin sembari menanyakan charlos yang masih adem di tangan rey.
“iya”jawabku.
“boleh gue gendong gak?”Tanya relin.
“boleh tapi pelan-pelan ya”ucap ku memperingati relin yang agak bar-bar.
“iya tenang aja”jawabnya,lalu reypun memberikan charlos ke relin.
“wah dia adem amat,mirip kalian dua”ujar relin yang membuatku malu.
“mungkin”jawabku.
“eh rey,pekerjaan kantor udah gua beresin”sambung geo memberitahukan kepada rey.
“iya makasih banyak ya ge udah bantuin gue”jawab rey berterimakasih kepada geo sahabat karibnya.
“iya masama,by the way gue udah dapat penganti gue,cowo sesuai yang lo minta”ujar geo.
“yaudah sekali lagi terimakasih,lo juga kapan mulai kerja diperusahaan keluarga ?”Tanya rey.
“bulan depan,pas keadaan semua aman aja”ujar geo.
“oh baguslah,kalo ada apa-apa kabarin gue ya”ujar rey.
“okeh,ah iya nama calon bayi kalian siapa?”Tanya geo ke kami berdua.
“kalo yang cowo Kenzo Quent Alexander sedangkan kalo yang cewek Kenzi Queeta Alexander”jawabku.
“nama yang bagus,pengurusan bayi ini udah kelar key?”Tanya geo ke aku.
“udah,kk rio sama rey yang bereskan masalah pengurusan itu”jawabku.
“oh baguslah,kata dokter kapan kamu lahiran?”Tanya geo,
“katanya bulan ini,tapi gak tau kapan”ucapku.
__ADS_1
“wah berarti harus siap siaga ya”ucap rey.
“ya begitulah,kalo kalian dua kapan nyusul?”tanyaku.
“lagi proses,doain aja secepatnya”sambung relin.
“oh,kabarin gue ya”ucapku.
“siap laksanakan”jawabnya.
“lin,bantuin gue buat cake dong mumpung lu ada disini”ucapku meminta tolong ke relin.
“emangnya bahannya ada?”tanyanya.
“Ada lengkap”jawabku.
“yaudah ayo”ucapnya,lalu akupun dengan relin mulai bergutat dengan dapur,sedangkan charlos sudah berada di tangan geo.
“ingat jangan kecapean ya key”ucap rey.
“iya”jawabku.
---
Hampir sejam kami membuat kue dan akhirnya pun jadi,saat aku baru memakan 2 potong kue,perutku rasanya sangat mulas dan sedikit sakit.
“aduh”ucapku sembari memegang perutku yang lumayan sakit.
“eh kenapa key?”Tanya rey.
“kayaknya aku mau lahiran,soalnya perutku sakit”ucapku ke mereka yang membuat mereka kaget.
“eh seriusan?hah??”Tanya relin.
“seriusan,aduh”gerangku sembari menahan kesakitan,lalu mereka semua panik dan membuat charlos terbangun dan menangis.
“ge,hidupin mobil lo,sepertinya key udah mau lahiran”ucap rey panic dengan sejadinya,lalu geo memberikan charlos ke tangan relin dan geo pun lari dengan panic sembari menghidupkan mobil dan rey mengendong ku ke mobil,sedangkan relin mengendong charlos sembari mengambil tasnya dan mengunci rumah,lalu geo pun membawa mobil dengan cepat namun berhati hati.
“mau lahir normal apa sesar buk?”Tanya perawat tersebut.
“normal sus”jawabku.
“baiklah bentar dokter akan datang”ucap perawat tersebut,dan tak berapa lama kemudian dokterpun datang dan mengatakan bahwa ketuban ku pecah dan sudah masuk ke pembukaan ke 5,dan akupun disuruh untuk menunggu sampai pembukaan ke 9 untuk mulai melahirkan dan diberi infus terlebih dahulu agar aku agak tenang dan bayi dalam kandunganku aman.
“key gimana?”Tanya rey dengan muka paniknya.
“udah agak mendingan,muka kamu kenapa?kok jadi jelek gitu”ucapku menggoda rey.
“biarin jelek,yang penting kamu gak kenapa-kenapa,kami cemas lihat kamu tadi”ucap rey sembari menetesin air matanya.
“wah jangan cengeng dong,masa kalah dengan charlos”ucapku mengoda rey yang sedang menangis saat ini.
“biarin”jawabnya dan ia pun mulai mengelus kepalaku dengan lembut.
“charlos mana?”tanyaku ke rey.
“lagi sama relin dan keluarga”ucap rey.
“eh mereka udah datang?”tanyaku
“iya,tadi relin nelepon mereka,dan sangking khawatirnya langsung datang kesini”ujar rey.
“makasih banyak ya hehehe”jawabku senyum ke rey.
“buat apa?”tanyanya.
“karna udah ada saat aku seperti ini”ucapku ke rey.
“aturnya aku yang terimakasih karna kamu lagi berjuang mempertaruhkan nyawa demi anak-anak kita”ucap rey dengan cengengnya.
__ADS_1
“iya aku ingin menjadi ibu yang seutuhnya dan melahirkan mereka dengan normal”jawabku sembari senyum hangat ke rey.
“hm”jawabnya dengan nada sedih dan menghela nafas berat.
“dah jangan cengeng lagi”ucapku menyuruh rey berhenti nangis karena aku tidak tega melihat dia nangis.
“iya”jawabnya dan rey pun mulai menghapus air matanya dengan
tangannya.
“nah gitu dong”jawabku dan kami berduapun tersenyum penuh
kehangatan.
---
Pembukaan kesembilan pun udah datang,dan aku beserta rey disuruh untuk menunggu dokter yang akan menuntunku untuk melahirkan.tak berapa lama kemudian dokter tersebut datang dan menyuruhku untuk mengikuti arahannya,dan sudah saatnya pembukaan terakhirpun datang dan itu sangat lah menyakitkan dan akupun merasa seperti aka nada yang keluar.
“tarik nafas kamu dalam-dalam terus lepaskan “ucap dokter tersebut lalu akupun mengikuti arahannya.
“dalam hitungan ketika kamu coba keluarkan dengan sekuat tenaga kamu”suruh dokter tersebut,dan hanya kuangguki.
“1…2…..3…. keluarkan”suruh dokter tersebut,dan akupun mencoba mengeluarkan dengan perasaan kesakitan dan kelelahan.
“lagi ayo…1….2….3”ucapnya dan akupun mencoba kembali.
“oek..oek..”suara tangisan bayi pertamaku pun terdengar yang membuatku melirik sebentar.
“oke,tarik nafas lagi seperti tadi..1….2….3”suruh dokter tersebut,lalu akupun melakukan seperti tadi dan tak berapa lama kemudian bayi keduaku pun lahir dengan selamat.
“selamat ya,anak kalian sudah lahir,anak pertama kalian laki-laki dan anak keduanya perempuan perbedaan waktu hanya 5 menit saja”ucap dokter tersebut memberikan selamat kepada kami berdua.
“terimakasih banyak dok”ucap kami berdua bersamaan,lalu akupun merasa lega sekaligus bahagia.
“terimakasih banyak sayang,udah berjuang demi anak-anak kita”ucap rey sembari memberi ,mengelur rammbutku kembali.
“iya,akhirnya keluarga kita lengkap”ucapku dengan nada yang ngos-ngosan.
“iya,yaudah kamu istirahat aja dlu,pasti cape abis melahirkan twin kita”ucap rey menyuruhku dan akupun berdoa kepada Tuhan udah memberikan aku berkat dan kesalamatan kedua anak kami yang baru saja lahir.
-
Beberapa jam kemudian,akupun dipindahkan tempat rawat inap buat beberapa waktu dan twin berada disebelah ranjangku karna kami memintanya untuk diletakkan di dekat ku.lalu tak berapa lama mereka semua masuk kedalam ruanganku dan menyemangati aku.
“makasih banyak semua”ucapku ke mereka semua.
“kamilah yang seharusnya terimakasih key,karna kamu udah berjuang melahirkan mereka”ucap oma.
“hehehe iya oma”jawabku.
“oh iya key,ini charlos nangis terus,kayaknya dia lapar”ucap relin sembari menenangkan charlos.
“yaudah sini biar susuin”jawabku,lalu relin membrikan charlos ke aku dan akupun mulai menarik selimut sampai ke dada dan mulai menyusui charlos,dan bener,charlos kelaparan dan tak lama kemudian charlos pun tidur dengan nyenyak.
---
‘Perjuangan sang ibu adalah sungguh luar biasa,mereka bahkan menahan rasa sakit dan bertaruh nyawa agar anaknya bisa lahir dengan selamat,dan begitu besarlah sebuah perjuangan sang ibu,wanita adalah calon ibu untuk anak-anaknya kelak,dan harus bisa menjadi wanta yang tangguh dan memberikan kehanggatan untuk keluarga kecilnya,disamping perjuangan sang ibu ada lelaki yang siap menemani mereka saat sang wanitanya sedang bertaruh nyawa dan mereka akan menangis ketika sungguh menyayangi wanitanya dan akan berusaha menjaga menjaga kebahagiaan keluarga kecilnya beserta masa depan anak-anaknya dan itu adalah ayah’
--
Terimakasih banyak Tuhan engkau telah memberikan kami ketiga buah hati yang kami sayangi,dan engkau sudah memberikanku suami yang begitu Penuh kasih sayang walaupun banyak cobaan di kehidupan kami,dan kami bersyukur hal itu dapat kami lalui dengan baik.
TAMAT.
**
Hai semua terimakasih banyak sudah setia membaca MSH selama setahun ini,aku harap kita akan menjadi keluarga yang baik ya walaupun MSH sudah Tamat,dan jangan lupa baca cerita ku lainnya ya.
apakah kalian mau cerita MSH ada seaseon 2?jika tidak ada yang mau seaseon 2 juga tidak apa heheh,dan jika ada yang mau,kalian mau seaseon duanya tentang siapa?.
__ADS_1
sekian dan terimakasih saya ucapkan sedalam-dalamnya,dan naskah ini akan saya Revisi ulang.
see you ^^