
[Episode Sebelumnya]
"Nyonya kau ingin pergi kemana dulu sebelum ke kota!?" Hujar Jordan.
"Kita ke Perusahaan." Kata Aoi.
"Ohh ya Jordan kau bilang akan ada pemilihan beberapa aktor dan artis untuk pemeran drama terbaru kita ...?" Tanya Aoi
"Oh iya nyoya, memang ada pemilihan pemeran untuk drama terbaru kita, dan besok adalah babak final." Jawab Jordan.
"Oh begitu." Kata Aoi.
"Iya nyonya." Jawab Jordan dengan patuhnya.
"Tapi aku kasihan dengen pemeran lainnya ...!" Kata Jordan.
"Apa maksudnya jordan ...!?" Tanya Aoi yang penasaran dengan maksud kata - kata yang di ucapkan Jordan.
"Itu nyonya sepertinya sutradara sudah memilih peran untuk pemeran utama dan pembantu, jadi menurutku babak besok sudah tidak perlu lagi ...!" Jawab Jordan dengan lugas dan baik.
"Apa maksudmu siapa sutradara yang menangani drama kita kali ini!? Berani sekali dia. Aku tidak peduli jika dia sudah menemuka yang pas dengan karakter dari tokoh - tokoh pemeran yang akan diperankan, tapi aku tidak suka kalau dia tidak bekerja secara profesional karna sudah menemukan yang cocok." Jawab Aoi yang marah kesal dan penasaran siapa sutradara itu.
"Benar yang anda katakan nyonya" Kata Jordan.
"Oh iya Jordan kita tidak jadi ke kantor bawa aku pulang saja." Kata Aoi dengan raut muka yang penasaran dan sedang memikirkan sesuatu.
"Baik nyonya" Jawab Jordan yang dengan heran.
"Oh iya dan kau siapkan beberapa baju jelek untukku besok dan atur aku juga sebagai seorang aktris baru yang mencoba untuk ikut dalam pemilihan peran untuk drama ini, dan lagi pula dikantor tidak ada yang mengetahui aku siapa, karna aku juga sebelumnya aku tidak pernah ke kantor." Jawab Aoi.
"Baik nyonya" Jawab Jordan dengan taat.
" Hmmm ... Pasti nyonya ingin mengetest para pemeran yang mengikuti pemilihan babak akhir besok, aku takut jika seseorang melakukan sesuatu dan membuat nyonya marah. Haduhh ... aku harap dia masih bisa hidup dengan damai." Kata Jordan dalam hatinya sambil tersenyum.
" Apa yang di lakukan anak satu ini kenapa dia senyum - senyum sendiri ..." Kata Aoi dalam hatinya dengan bingung.
Beberapa saat kemudian sampailah disebuah rumah mewah yang sangat besar dan mewah rumah itu adalah rumah aoi, dia sudah hampir 14 tahun tidak pulang kerumah ini dan semua pembantu sudah diganti semua hanya beberapa yang belum dan pembantu yang baru tidak mengenali siapa Aoi karna terakhir kalinya Aoi kesini saat umur 3 tahun dan saat iti dia hanya tinggal sebentar.
Saat Aoi turun dari mobil dan semua para pembantu sedang berbaris menyambut mereka ( sebenarnya yang di sambut Jordan, kan slama ini rumah itu Jordan yang tinggali) dan para pembantu wanita yang tidak tau siapa aoi merasa kesal karena dia dengan Jordan. Dan para pembantu lama yang mengenali nya langsung kaget dan tersenyum bahagia dan menyambut ke pulangnya dengan baik.
Beberapa saat setelah itu didalam rumah Aoi langsung pergi ke kamarnya dan langsung mandi, pembantu wanita yang tidak mengenalinya merasa marah karena dia masuk kamar itu, yang bahkan pembantu tidak boleh mendekatinya dan bahkan Jordan yang melarang semua pembantu mendekati kamar itu. Dan Jordan sendiri secara pribadi yang membersihkan kamar tersebut.
Mereka sangat marah karena yang mereka tau kamar itu punya seseorang yang istimewa bagi Jordan, dan Aoi yang memakai pakaian murah karena baru saja tiba jadi tidak sempat beli baju baru pembantu - pembantu wanita itu meremehkannya.
__ADS_1
Saat Aoi sedang mandi dikamar dan Jordan sedang melakukan sesuatu yang di suruh Aoi kerjakan untuk menyiapkan bajunya untuk dipakai besok, para pembantu yang iri langsung merencanakan sesuatu untuk mengerjai Aoi, yaitu dengan cara memberikan baju Ibu Aoi. Setelah selesai mandi dan ingin ganti baju, Aoi yang terkejut melihat baju itu langsung tertawa.
"Humm ... Dasar pembantu bodoh dia kira Jordan akan marah setelah melihat aku memakai ini, tentu saja tidak orang ini baju ibu ku. Aku yang melarang Jordan untuk tidak ada yang boleh menyentuh baju - baju ibuku." Kata Aoi yang bicara sendiri.
Beberapa saat kemudian aoi dipanggil oleh beberapa pembantu untuk segera turun untuk makan malam.
To Tok Tok
[Suara ketukan pintu]
"Permisi nyonya" Dengan suara lembut tetapi raut muka yang kesal dan jijik.
"Iya ada apa?" saut Aoi yang segera membuka pintu kamarnya.
"Itu nyonya tuan Jordan menyuruh kami untuk memanggil anda untuk segera turun makan malam." Kata para pembantu.
"Ohhh baiklah aku segera akan segera turun, kalian turunlah duluan" Jawab Aoi dengan lembut.
"Baik nyonya" Jawab pembantu tersebut.
Lalu Aoi pun menutup pintu kamarnya.
" Hahahah, apakah kalian lihat dia menggunakan baju itu, dasar bodoh dia tidak tau apa yang akan terjadi jika tuan Jordan melihatnya." Kata pembantu 1 dengan tertawa nya.
"Benar apa yang kau katakan, dia pasti akan langsung diusir oleh tuan setelah tuan melihat dia memakai baju tersebut." Jawab pembantu 2.
Beberapa saat kemudian Aoi turun dari kamarnya menuju ke ruang makan, semua orang yang kenapa dengan Aoi termasuk Jordan terkejut melihat dia memakai baju ibunya, karena ia selalu menolak untuk mencoba baju ibunya karena takut baju ibunya rusak.
Para pembantu yang mengerjainya tertawa kecil melihat itu semua.
"Ahh maaf aku sedikit lama untuk turun" Kata Aoi yang meminta maaf.
"Ya sudah tidak apa - apa mari kita makan" Jawab Jordan sambil berdiri untuk mempersilahkan Aoi untuk duduk.
Beberapa pembantu yang mengerjainya heran kenapa Jordan tidak marah dengan Aoi yang sedang menggunakan baju yang sangat dilindungi olehnya.
Beberapa saat kemudian.
"Kalian pasti bingung kan, kenapa Jordan tidak marah dengan ku. Padahal aku menggunakan baju yang sangat dilindungi olehnya secara pribadi." Kata Aoi yang tiba - tiba berbicara saat makan.
"Kau berani sekali memanggil nama tuan Jordan langsung dengan namanya tidak memakai sebutan tuan" Saut pembantu yang mengerjainya dengan marah.
"Berhenti, berani sekali kau berbicara seperti itu kepada dia" Saut Jordan dengan marah.
"Tapi tuan di ..." Kata pembantu yang marah
__ADS_1
"Tidak ada tapi - tapian" Jawab Jordan yang menyela perkataan pembantu tersebut.
"Sudah - sudah berhenti" Sela Aoi.
"Biarkan saja Jordan, mereka tidak tau siapa aku yang sebenarnya." Kata Aoi yang sedang menghampiri para pembantu tersebut.
"Kau kenapa kau menghampiri ku" Kata pembantu tersebut yang heran kenapa Aoi menghampirinya.
"Berani sekali kau memanggil nya dengan sebutkan (kau)" Jawab Jordan yang marah dan hampir menamparnya tapi dihentikan oleh Aoi.
" Apa yang kau lakukan jordan berhenti " Kata Aoi yang memegang tangan Jordan.
(Author) : Hai kalian semua para pembaca setia ku, terimakasih karena sudah setia membaca karya - karyaku, disini aku ingin menjelaskan karakter - karakter dari semua orang yang ada disini.
Nama : Aoi Fujiwara
Keluarga : Fujiwara
Karakter : Ramah, penyayang, dan misteri
Fav Food : Coklat
Nama : Aoi Fujii
(Samaran)
Nama : Jordan
Keluarga : --
Karakter : Tegas, Bertanggung jawab, dan Misteri
Fav Food : Beef Steak
Jabatan : Pengawal dan Supir pribadi Aoi
ππΌπππΎπΈ ππΈπππΈβ ππΌπππΈ ππΌββππΉπβ πΈππ πΈππΈβ ππΈβπΎπΈπ ππΌβπΈβπΎ ππππΈ ππΈπππΈβ ππΌββππΉπβ.
π»πΈβ ππΈβπΎπΈβ ππβπΈ ππππΌ, βππππΌβπ, πΈβπ» ππΈππ ππΈπππΈβ ππππΈ ππππΈβππΈβ ππΌππΉπΌβπππΈβ βππβ πβπππ ππΌβπ»πππβπΎ ππΈβππΈ"ππ.
β₯ππΈππΈπ ππΈβππ π»πΈβππππ
__ADS_1
βπππ "πΈπππππ"