Mystery Of A Girl

Mystery Of A Girl
Call


__ADS_3

"Hmmm... Mana Ponselku ya?" Ujar Yui sambil mencari ponselnya"


"Oh ini dia!" Ujar Yui.


"Ok! Mana nomor Jordan ya? Oh ini ketemu." Ujar Yui yang langsung menghubungi Jordan.


~Di Tempat Jordan saat ini~



"Oh ya ok, kalau begitu kau lakukan saja seperti apa yang kita bicarakan di..." Ujar Jordan kepada sekretaris nya yang terpotong dikarenakan bunyi ponsel Jordan.


"Ok itu dulu saat ini, kau pergilah duku nanti aku akan memanggilmu lagi." Ujar Jordan kepada sekretaris ny.


"Baik Boss." Ujar sekretaris Jordan.


~Ditelpon~


"Hallo, maaf nyonya saya telat mengangkat telpon anda." Ujar Jordan yang meminta maaf kepada Yui.


"Sudah tidak masalah, aku tau kau sibuk di perusahaan."


"Terimakasih nyonya." Ujar Jordan.


"Oh ya Jordan, bisakah kau tolong jemput aku di alun-alun kota?" Ujar Yui.


"Oh baiklah nyonya. Tapi kenapa anda bisa ada disana?" Ujar Jordan yang bertanya kepada Yui.


"Ohh... Aku baru saja lari pagi seperti biasanya." Ujar Yui menjawab Jordan.


"Baiklah nyonya aku akan segera menuju ke alun-alun kota sekarang." Ujar Jordan sambil berjalan mengarah ke parkiran.


"Ok kutunggu." Ujar Yui sambil mematikan telpon.


~Diparkiran~



~SKIP~

__ADS_1



Beberapa saat kemudian...


"Hmm... Apakah Jordan masih lama?! Aku sudah lelah." Ujar Yui yang kelelahan.


"Tin..." Bunyi Klakson Mobil Jordan.


"Oh itu dia... Akhirnya sampai juga." Ujar Yui dengan nafas yang lega.


*Jordan keluar dari mobilnya...*



"Wah!!!! Siapa dia?!! Apakah dia pengusaha? Tampan sekali!!" Ujar orang-orang yang berada disekitar sana.


"Wah kakak tampan apakah kau mau jadi suamiku?!"


"Hai kakak boleh aku minta nomor ponselmu?!"


"Hai tampan apakah kau mau minum teh denganku?!"


"Hai tampan!!!"


"Hai kakak tampan!!"


*Berbagai ajakan, kata dan pertanyaan keluar. Dan semua itu mengarah kepada Jordan.*


"Maaf nyonya aku terlambat." Ujar Jordan yang meminta maaf kepada Yui.


"Hahahhaahha...!!! Sudah tidak masalah." Ujar Yui yang tertawa dikarenakan banyak sekali wanita yang mendekati Jordan.


"Nyonya kenapa anda tertawa?" Ujar Jordan yang bertanya kepada Yui.


"Tidak apa-apa aku hanya merasa kasihan dengan para wanita cantik itu... Hahahaha." Ujar Yui sambil tertawa lepas.


"Sudahlah ayo kita naik ke mobil terlebih dahulu bisa bahaya jika kita terus disini." Ujar Yui.


"Baik nyonya... Silahkan naik nyonya." Ujar Jordan.

__ADS_1



"HAHAHAAH!! Kau ternyata banyak sekali penggemar mu Jordan." Ujar Yui yang tertawa.


"Apa yang kau katakan nyonya, aku hanya milikmu seumur hidupku aku hanya akan slalu didekat anda nyonya!!" Ujar Jordan dengan tegas.


"Hadeh_- Jordan sekarang umurmu sudah 25 tahun sudah seharusnya kamu mencari pasangan hidup." Ujar Yui.


"Jangan hanya memikirkan pekerjaan sana, dasar penggila kerja." Ujar Yui yang mengejek Jordan.


"Aku tidak butuh itu nyonya! Asal kan anda selalu berada di dekat ku itu sudah cukup nyonya." Ujar Jordan yang Teguh akan pemikiran nya.


"Ara-ara... Baiklah jika itu kemauan mu, tapi jika kau menemukan orang yang kau suka katakan padaku OK!" Ujar Yui dengan gembira.


"Oh ya Jordan sudah kubilang jangan panggil aku dengan sebutan nyonya lagi, panggi aku Yui saja seperti dulu.


"Baik nyo... eh maksud ku Yui." Ujar Jordan dengan wajah yang memerah.


"Jordan apakah kau sakit? Kenapa wajahmu memerah??" Ujar Yui yang bertanya.


"Ti... Tidak! Ini mungkin dikarenakan cuaca yang sedang panas Yui." Ujar Jordan yang menjawab Yui.


"Hm... Ok baiklah, tapi jika kau sakit lebih baik kau istirahat saja dirumah." Ujar Yui yang khawatir.


"Tidak apa-apa Yui." Ujar Jordan.


"Oh iya Yu. Bagaimana dengan mereka??" Ujar Jordan dengan raut muka yang serius.


"Oh mereka tenang saja aku akan menemui mereka besok." Ujar Yui dengan raut wajah yang kesal.


"Berani-beraninya mereka datang ke Dunia ini!! Apakah mereka sudah mengetahui tentang Itu?!" Ujar Yui dengan raut muka yang marah.


"Tapi tenang saja aku akan membereskan mereka dengan cepat." Ujar Yui dengam senyum Liciknya.


~Ok guys see you next eps~


𝔻𝔸ℕ 𝕁𝔸ℕ𝔾𝔸ℕ π•ƒπ•Œβ„™π”Έ 𝕃𝕀𝕂𝔼, ℂ𝕆𝕄𝕄𝔼ℕ𝕋, 𝔸ℕ𝔻 𝕂𝔸𝕃𝕆 𝕂𝔸𝕃𝕀𝔸ℕ π•Šπ•Œπ•‚π”Έ π•Šπ•€π•ƒπ”Έβ„π•‚π”Έβ„• 𝕄𝔼𝕄𝔹𝔼ℝ𝕀𝕂𝔸ℕ ℙ𝕆𝕀ℕ π•Œβ„•π•‹π•Œπ•‚ π•„π”Όβ„•π”»π•Œπ•‚π•Œβ„•π”Ύ 𝕂𝔸ℝ𝕐𝔸"π•‚π•Œ.


β™₯π•Šπ”Έπ•ƒπ”Έπ•„ π•„π”Έβ„•π•€π•Š π”»π”Έβ„π•€π•‚π•ŒπŸ˜˜

__ADS_1


ℂ𝕒𝕔𝕒 "π”Έπ•žπ•’π•Ÿπ••π•’"


__ADS_2