Mystery Old Book

Mystery Old Book
episode 1.


__ADS_3

Mystery old book


16,mei.2015.


Dorrr..


Suara tembakan menggelegar di s3kitar ruangan,beribu hentakan kaki melangkah kesana-kemari,sambil sesekali meneriaki nama seorang lelaki.


Sedangkan di balik lemari tua seorang perempuan muda berambut panjang,sedang menangis dalam dekapan ayahnya.sembari memeluk erat anaknya lelaki tua itu berkata..


" jell,maafin ayah.karena masalah ayah,ibu Dan adikmu sudah pergi ninggalin kita,ayah udah salah jell maafin ayah"


Lelaki tua itu tak hentinya menangis, mengingat bagaimana Dia memulai masalah ini ,Dan menyebabkan keluarganya dalam bahaya. Di antra ramainya gersak-gersuk bunyi peluruh yg bersahutan sebuah suara mengejutkan leaki tua itu dan anaknya.


"heirsan brisanto, kalo lo nggak keluar juga gue bakar rumah ini"


Settt,kata-kata itu bagaikan piso yg menyayat hati,membawah keheningan yang di penuhi tangis.lelaki tua itu tertunduk menatap nanar wajah anaknya yang penuh dengan ketakutan.


Pikirannya kalangkabut entah harus menyerahkan diri atau membiarkan semua keluarganya mati terbakar.


Berulangkali kata-kata itu terus terucap,hingga lelaki tua yg sedari tadi Di cari memberanikan diri untuk melepaskan pelukan anaknya dan berlalri keluar menyerahkan diri.


Tangan lembut gadis berusia 15 tahun itu,menggenggam erat tangan ayahnya sembari sesekali menggelengkan kepala.


"nggak, ayah nggak boleh kesana,

__ADS_1


Jell nggak mau sendiri yah"


Ucapnya diiringi tangis.


Namun,lelaki itu berusaha melepaskan genggaman anaknya Dan berlari menuju kerumunan penjahat yang siap membunuh.


Gadis mudah itu menutupi wajahnya yang basah dengan Air mata,sesekali IA menggeleng dan mengatakan tidak dengan pelan, ia melangkahkan kaki kecilnya berusaha mendekati kedua tubuh yang terbaring penuh darah di sudut rumahnya.


Yahhh itu tidak lain adalah Ibu Dan adik lelakinya Kristian Alvaro.


Tangannya yang mungil memeluk erat tubuh itu sambil menangis.


jell mendongakan kepala menghapus air mata yang mengaliri pipinya yang manis.


matanya di penuhi kebencian dan tekat untuk mengubah segalanya.


7,juli 2017.


Di ufuk Timur,matahari terlihat mulai menampakkan diri dengan senyuman termanisnya.beberapa siswa - siswi pun berlarian menuju kelasnya Karena sebentar lagi pelajaran akan dimulai.


Berbeda dengan seorang gadis cantik berambut pirang panjang,yang sedari tadi duduk di bangku paling belakang sembari membuka buku tua.riuhnya ruangan kelas itu sama sekali tak mengganggu konsentrasi gadis itu.


tangannya pelan-pelan menjalar menelusuri beberapa halaman buku yang penuh debu itu.


Seketika,pintu kelas Di buka oleh guru yang akan mengajar hari ini. Semua murid lari terbirit-birit masing2 mencari tempat duduknya.

__ADS_1


Namun,pandangan mereka semua teralih ke arah lelaki Mudah,berambut Hitam rapi. Dengan senyum manis dibalut lesung pipi yang menarik mata banyak wanita.


" selamat paging anak -anak.hari ini kita kedatangan murid baru dari filipin.


Keisha, perkenalkan dirimu sekarang"


Ucap bu wati,guru matematika yang mempersilakan leleaki Di sampingnya untuk memperkenalkan diri.


" hello,i'm Keisha bramanto,kalian bisa manggil gue keish. "lelaki itu memperkenalkan diri dengan senyum manis yang membuat beberapa siswi Di kelas dengan genitnya berteriak kecil berusaha menggoda.


"okay Keish,kamu duduk Di sana yeah"


Ucap bu wati sambil menunjuk kearah bangku kosong dekat pojok belakang.


Semuanya mendongak kaget, termasuk pemilik bangku yang sedikit kesal jika ada yang duduk Di sebelahnya.


" nggak bisa donk bu, keis ganteng itu nggak cocok duduk sama,cewe kayak dia mendingan juga sama gue " ucap seorang gadis muda dengan sombong sembari mengibas rambut hitamnya.


beberapa siswa tertawa kecil melihat tingka gadis,yang disapa meike itu.


" meike,kamu bisa diem nggak. kalo nggak bisa kamu ibu hukum lari keliling lapangan" omel bu wati memarahi meike.


semua siswa-siswipun bersorak,dan tertawa terbahak-bahak. namun, diantara keramaian itu sepasang mata tetap tak berkedip melihat ke arah gadis cantik di belakang kelas itu.tetapi gadis itu tak mempedulikan tatapannya dan hanya sibuk membaca.


"sudah-sudah, jadi keish kamu maukan duduk sama Enjel? " tanya bu wati yang membuyarkan lamunan keish

__ADS_1


"ehh iya bu nggak apa2 ko" ucap keis sembari tersenyum dan menuju kearah gadis itu.


__ADS_2