Mystery Old Book

Mystery Old Book
episode 5


__ADS_3

di ruangan mewah,nampak dua remaja yang sedang asyik bercerita.


yah itulah enjel dan bastian yang sedari tadi asyik membicarakan tentang kehidupan percintaan bastian dan jeni yang terdengar cukup rumit.


enjel yang ingin menyelesaikan misinya berusaha untuk menanyakan berbagai informasi tentang mantan kekasih bastian.jeni yang ninggalin bastian tanpa alasan.


" jadi, kami berdua ngalamin kecelakaan, dan setelah gue sadar.nyokap dan bokap bilang kalo jeni ninggalin gue saat tau kalo gue menderita luka parah" ucap bastian menerangkan,sambil berusaha senyum.


namun, senyumannya malah membuat enjel merasa kasihan dia tau bastian adalah lelaki yang baik dan cintanya pada Jeni benar-benar tulus.


" lo nggak usah sedih bas, gue yakin jeni pasti punya alasan yang tepat.gue bakalan bantu lo buat cari tau segalanya" ucap enjel sambil memeluk bastian.


bastian pun tersenyum dan membalas pelukannya.


" ternyata lo nggak se ngeselin yang di ceritain keish ya.lo baik banget padahal kita baru kenal" ucap bastian sambil melepaskan pelukannya.


dari kejauhan terlihat sepasang mata yang menyaksikan mereka sedari tadi. pandangan mata biru itu sulit untuk diartikan entah itu pandangan senang apamalah cemburu.

__ADS_1


{ ihh apaan si ko gue jadi nggak suka gini kalo cewe aneh itu meluk bastian.sama gue aja dia kasar banget tapi kalo sama orang lain dia baik banget }gerutu kesih dalam hati.


entah mengapa lelaki itu terlihat kesal. ini pertama kalinya dia terlihat sangat kesal, dia pun membalikkan badan melangkah meninggalkan ruangan itu dan berlalu pergi dengan mobil ferarinya.


######******#######*************


jam sudah menunjukkan pukul 21:00 tapi tak ada satupun penghuni rumah itu yang terlihat memasuki rumah.


sedang enjel hanya bolak-balik dengan cemas menunggu kehadiran mereka.


teriak enjel memanggil meti,seorang pelayan di rumah itu.


" iya nyonya muda,ada yang bisa hamba bantu" pelayan itu dengan cekat menuju kearah enjel dan membungkukkan badan memberikan hormat.


" apaan si gue bukan nyonya kalian,gue juga hanya numpang disini.


lo duduk dulu de sini gue mau nanya nc" ucap enjel sambil mengisyaratkan agar meti duduk disebelahnya.

__ADS_1


pelayan itu sedikit ragu namun karena tatapan dari enjel diapun memberanikan diri untuk duduk di sofa itu.


" meti,si cowo gila itu biasanya pulang jam berapa sih.ko dia belum pulang juga" tanya enjel pada pelayan meti.


"ohh iha tuan biasanya menginap di kantor.walau usianya masi mudah tapi dia sda diperintahkan tuan besar untuk mengolah perusahaan. tapi semenjak ada dian,tuan muda jarang untuk menginap di kantor dia selalu mengerjakan pekerjaannya di rumah" ucap pelayan meti menerangkan.


" terus, dimana dian?"


" ohh iya neng dian juga belum pulang kerumah. tapi kami sudah menghubungi pihak sekolah.dan mereka bilang dian sudah di jemput sama tuan muda,kalo gitu hamba mohon undur diri " ucap pelayan meti sambil berdiri meninggalkan enjel.


enjel hanya terpaku dan berjalan menuju kamar yang sudah di siapkan pelayan meti.


{hem, mending gue mandi aja.kan baru juga jam 9 malam nggak apa2 kali } batin enjel sambil menuju ke kamar mandi.


saat keluar dari kamar mandi dengan balutan handuk pink yang disiapkan pelayan meti enjel tersontak kaget, mendapati keish dengan wajah marah berdiri tepat di depan pintu kamar mandi.


refeleks ia ingin berbalik namun keish menahannya dan menorong tubuh gadis itu ke tembok.

__ADS_1


__ADS_2