
Kalian percaya sahabat jadi cinta gak? Awalnya aku gak percaya loh, tapi aku merasakan hal itu di lingkungan aku bahkan di diri aku sendiri.
Sejak Yogi deket sama aku, temen-temen aku suka banget nyambung - nyambungin aku sama Yogi. Aku cuma mikir mereka cuma becanda, Yogi sendiri awalnya gak pernah respon, jadi yaudah lah ya aku yang respon hahaha
Lama kelamaan Yogi ikut respon juga, malah lebih parah dari aku. Kalau aku setiap temen-temen mulai godain aku, baru aku respon. Tapi Yogi ini seperti memiliki inisiatif sendiri, aku gabakal cerita spesifik nya yahh hahaha
Sampai akhirnya muncul rasa baper dari diri aku. Aku bukan tipe perempuan yang suka banget dengan "Cinta Dalam Diam". Waktu itu aku mengantisipasi kebaperan tingkat akut(?) paan sih wkwkw
Waktu itu setelah aku menyadari kebaperan ku terhadap Yogi, aku langsung ngomong serius sama Yogi. Aku agak lupa percakapan aku sama Yogi waktu itu, yang pasti Yogi jelasin semua yang dia lakuin itu cuma semata-mata becanda. Hmm, seandainya kalian bisa tau kejadian spesifiknya mungkin kalian bakal bilang, cinta gak sebecanda itu.
Setelah aku denger penjelasan Yogi itu, aku mutusin buat melupakan semua perasaan aku, dan mencoba seperti Yogi. Yahh meskipun agak berat yahh
__ADS_1
~~~
Selain kisah ku dan Yogi itu, masih ada kisahnya temen aku. Kirana dan Pace. Mungkin awal mereka tidak jauh beda dengan kisah ku, meskipun aku yakin Pace gak separah Yogi yaa…
Kirana awalnya gak ngakuin gimana perasaanya, lama-lama ketahuan juga. Tapi, Pace sendiri cuma menganggap Kirana sebagai teman biasa. Dari situ aku mikir semua cowok sama yaa..
Aku gak bisa cerita banyak tentang mereka berdua ini, karena memang aku gak tau dan agak lupa sama kisah mereka ini.
~~~
Rencananya kita mau liburan ke Gunung Bromo, menurut aku perjalanan ku kali ini sangat sangat berkesan selama di hidup ku. Semoga di kehidupan selanjutnya aku masih bisa di beri kesempatan buat mengulang pengalaman berharga ku ini❤️
__ADS_1
~~~
Oh iya, aku mau kasih tau ke kalian keadaan kita di tahun itu yahh. Sekitar tahun 2017.
Karena aku sama temen - temen aku ini sering bareng - bareng, jadi kelihatan seperti geng yahh. Tapi aku gak pernah ngerasain kalau kita itu seperti sekumpulan geng kakak kelas yang suka menindas adik kelas, cari muka sana sini, atau apapun itu.
Yang aku rasain di tahun itu, hidup ku semakin lengkap. Seperti memiliki keluarga baru, dan poin yang paling penting kita saling mendukung. Entah itu cowok maupun cewek.
Dari semua itu tidak menutup kemungkinan gak ada yang iri yahh. Banyak banget yang iri sama hubungan kita ini. Contohnya Mas Tevin, dia ini senior PMR aku yang udah pernah aku ceritain. Dia bilang, jarang banget hubungan cewek dan cowok itu bisa bersahabat bahkan seperti keluarga. Bahkan dia hafal sama kita semua.
Kedua, aku denger - denger yahh. Geng tetangga sebelah itu kalau aku lihat seperti gak senang dengan kita. Bahkan aku lihat dia seperti berusaha buat mencontoh kita, tapi sepertinya gagal yahh mungkin belum jodoh hahaha
__ADS_1