
Setelah itu mereka kembali ke kelas masing masing, alysya ditemani irani masuk ke dalam ruang kelas.
Tiba tiba alysya berhenti di depan pintu kelas.
*Fyuuuuuuuhhhh *tarik nafas nya dalam dalam.
Melihat hal tersebut, irani langsung mengerti perasaan alysya.
" Tenang, syaaa kan masalah udah di tangani sama pak yanto, mereka gak akan berani ganggu kamu lagi. " Kata irani.
" Okeh, makasih ira. " Kata alysya.
" Yuk, masuk! " Ajak irani.
Mereka berdua pun membuka pintu dan masuk.
Kelas terlihat tegang dan hening.
Tapi irani dan alysya, hanya masuk tanpa menghiraukan keadaan kelas.
Seluruh mata ter tunjuk ke alysya.
Mereka berdua duduk di bangku nya masing masing. Tak lama kemudian guru mata pelajaran berikut nya datang. Pelajaran berlangsung.
kring kring 🔔. Belum berbunyi menandakan waktu pulang sekolah.
Setelah itu irani menghampiri alysya.
" Alysya, aku gak ada eskul, yuk pulang bareng " Ajak irani.
" Oke boleh, eh... Kamu temani aku yuk " Kata alysya.
" Lohhh? Emangnya gapapa? " Kata irani.
" Gapapa soalnya, nenek aku lusa baru pulang dari rumah sepupunya " Jawab alysya.
" Okeeh tapi aku SMS, orang tua aku dulu ya, takut nya mereka cemas " Kata irani.
" Okee " Kata alysya.
Setelah keluar dan turun dari lantai dua, suasana sekolah yang sudah mulai agak sepi, dan matahari terbenam yang sangat indah membuat irani sangat sangat dibuat terpukau oleh cahaya matahari yang sangat sangat indah.
" Ehhh, foto yuk, foto, fotoin aku dong disini, yang bener ya, jangan sampai buram oke " Kata irani sangat bersemangat.
Mereka pun berjalan bersama menuju rumah nenek nya alysya.
Lagi lagi irani di buat terpesona.
" Jalanan nya asri yah, masih banyak pepohonan, gak banyak juga kendaraan besar lewat sini, ternyata aku baru tau kalau di belakang sekolah banyak perumahan. " Kata irani terpesona.
" Ya, memang kamu belum tahu, kan kebanyakan murid di sekolah banyak yang dari sini, selain jarak nya dekat, sekolah itu juga terakreditasi A. " Kata Alysya menjelaskan.
" Kamu tinggal di komplek perumahan kaya, jadi mana tau, suasana kampung seperti ini. " Kata alysya.
Sesampainya di rumah nenek nya, lagi dan lagi irani di buat terpesona.
" Waw, nuansa zaman dahulu, halaman nya luas asri dan indah, pepohonan di tengah kota, benar benar membuat ku jatuh hati " Kata irani takjub.
" Iyalah, makanya jangan dikit dikit New York, Indonesia juga indah, makanya banyak banyak baca, jangan update sosmed terus!!! " Kata alysya.
Njleeeb, irani yang tadi nya sangat senang, langsung malu karena perkataan alysya.
__ADS_1
" Ehh, ehhh, hehehehehe iya iya maaf, lagian kan pemandangan nya cantik tau, kalau gak difoto jadi sia sia nanti kan " Kata irani.
Setelah itu mereka berdua masuk ke rumah nenek nya alysya.
" Maaf ya kalau agak sempit " Kata alysya.
" Sempit apanya, luas kayak gini kok, kamu bilang sempit, bersih pula, harum bau nya. " Kata irani terus memandang rumah alysya.
" Pfffttttt, kamu ngapain liatin langit langit rumahnya terus, tenang ajah walaupun rumah nya udah bangunan tua, tapi masih kuat kok dinding nya gak akan runtuh, kalau ada hujan atau badai. " Kata alysya.
" Ehhh, hehe ya,,,, oke oke " Kata irani.
" Sini masuk " Ajak alysya.
Irani pun masuk.
" Kamu, mau mandi gak kalau iya itu ada baju aku banyak silahkan dipilih mau yang mana aja. " Tawar alysya.
Sambil membuka lemari, dan menunjukan isi lemari nya.
" Tenang ajah nanti kalau mau mandi aku pilih sendiri, kamu gak perlu repot repot, sini duduk ngobrol dulu. " Kata irani.
" Jadi kamu sama nenek kamu cuman tinggal berdua. " Kata irani.
" Ya " Jawab alysya.
" Trus nenek kamu bekerja? Biayai sehari hari, kamu makan sama nenek kamu gimana? Bayar listrik, bayar buat bahan makanannya, buat yang lain lain. " Tanya irani.
" Kalau sekolah, kan selalu dapat prestasi jadi aku dapat beasiswa, kalau untuk kehidupan sehari-hari nenek aku di belakang ada ladang yah walaupun gak besar, tapi hasil panen nya cukup untuk kebutuhan kita sehari hari, kalau urusan bayar listrik dan segala macam nya, almarhum papah dan mama ku, dan kakek nenek ku punya uang pensiun, kalau untuk papah mamah punya uang jaminan asuransi untuk aku dan nenek hidup, jadi kalau terjadi apa apa nantinya di kemudian hari, misalnya kecelakaan atau yang lainnya, bisa di tanggung sama asuransi, jadi nenek gak punya beban. " Jelas alysya.
" Oo gitu, beruntung ya kamu, aku punya papa mama gak ada yang pernah mau pedulikan aku, mereka sibuk dengan dunia nya sendiri, aku juga anak semata wayang, jadi gak bisa main sama siapa pun, gak punya adik atau pun kakak jadi pulang kerumah ya sudah melampiaskan dengan handphone. " Kata Irani.
" Yaudah kamu mandi dulu ajah sana, biar tenang lagi oke. " Kata alysya.
" Oke, makasih " Kata Irani.
" Ira kamu udah lapar belum? , kalau udah aku masakin buat kamu. " Kata alysya.
" Wihhhh, mau dong mau, udah lama gak cobain, sejak terakhir kamu masak di persami. " Kata Irani.
" Kamu mau aku masakin apa? " Tanya alysya.
" Bikin omelete ajah yang simple. " Kata irani.
" Kamu bikin omelete aku bikin souffle pancake oke. " Kata irani.
Mereka pun menyiapkan bahan bahan nya.
[ TING TING ] suara telepon masuk.
" Ira sebentar aku mau jawab telepon dari rangga dulu. " Kata alysya.
" Okayy. " Kata Irani.
Alysya pun menjawab telepon dari Rangga.
" Haloo " Kata alysya.
" Halo, sya, lu ada di rumah gak, kalau ada gua mau main, boleh kan? " Kata rangga.
" Boleh, ehh jangan lupa bawa makanan apa gitu, kita juga mau masak ini. " Kata alysya.
" Ya ya tenang ajah, pasti gua bawain. " Kata rangga.
__ADS_1
" Oke gua otw. " Kata rangga.
" Ya, alamat nya gua share " Kata alysya menutup telepon.
" Siapa? " Tanya irani.
" Rangga mau kesini, dia juga bawa makanan. " Kata alysya.
" Yesss, kenyang malam ini. " Kata irani.
Mereka pun memulai memasak.
Selesai nya, memasak
Selesai membersihkan peralatan masak nya.
Rangga turun dari mobil nya.
Di waktu yang tepat Rangga datang tepat pada waktunya.
Tok tok tok, suara ketuk pintu.
" Ira kamu ajah yang buka in, aku mau nyiapin makanannya dulu. " Kata alysya.
" Okayy " Kata ira sambil bergegas membukakan pintu untuk rangga.
" Ehh, ada bocil juga disini. " Candaan Rangga.
" Bacot, lama lama gua tutup lagi nih. " Kata irani sambil sedikit menutup pintu.
" Ehhh, jangan ya ya maafin gua, gua bercanda " Kata Rangga.
" Yaudah masuk. " Kata irani.
Rangga pun masuk.
" Jangan ditutup pintu nya ntar di kita ngapa ngapain lagi sama orang orang, lagian juga masih sore, udara nya masih enak. " Kata rangga.
" Oke bosque " Kata ira.
Dan mereka pun duduk dimeja makan.
" Oh, iya btw, tadi lu dateng pake apa? Sama siapa? " Tanya alysya.
" Sama supir gua di anter naik mobil. " Kata rangga.
" Trus mana supir nya, sini ajak ajah makan bareng kita. " Tanya alysya.
" Udah balik dia " Kata rangga.
" Ooh tadi katanya ada yang mau di omongin, apa yang mau di omongin? " Tanya alysya.
Sstttt kalian jangan ngomong mulu, aku photo dulu ini makanan nya. " Kata irani.
Sontak alysya dan Rangga pun terdiam.
*hehehe siapa suruh, kalian suruh aku nyimak terus, emang enak aku kerjain*
Pikir nya dalam hati sambil mengangkat handphone nya untuk memotret.
__ADS_1
Â