NECROMANCER Raja Orang Mati

NECROMANCER Raja Orang Mati
NECROMANCER.


__ADS_3

terlihat sosok laki-laki tergeletak di samping mayat monster naga dia adalah Bima.entah berapa lama dia sudah tidak sadarkan diri.


Bima perlahan membuka matanya, dan hal pertama yang dilihatnya adalah sosok monster naga berukuran besar di hadapannya.


Bima mengangkat tangannya dan menggosok kepalanya.


Saat aku memikirkan hal ini, seteguk darah di memuntahkan dari mulut Bima.


dia sangat terkejut dengan kejadian ini perlahan Bima mengangkat tangannya ke arah dadanya dan menatap tangannya.


terlihat Darah merah cerah, penuh di telapak tangannya.


Meskipun Bima tidak bisa mengerti apa yang sedang terjadi.bima seperti melihat sebuah item yang aneh di samping mayat naga.


"Tunggu sebentar! Bukankah itu sebuah item?".item itu berbatuk seperti buku kuno bewarna hitam dengan ornamen yang sangat indah.


Bima perlahan melangkah kakinya menuju item berbentuk book itu.bima berharap item ini bagus untuk bertahan hidup di dunia yang hancur ini.


Bima meraih book itu tanpa sadar. Meskipun dia tidak memiliki alasan tertentu untuk memilih mengambil book , dia merasa ingin mengambil item itu jika memang harus.


Book yang dia ambil tampak tidak biasa pada pandangan pertama. Dengan latar belakang hitam, ada gambar seorang pria berjubah hitam memegang sabit panjang di kelilingi gambar monster.



[INFORMASI item ]


[mysterious book】


[keunggulan item: tidak diketahui]


[Atribut dasar: membangunkan+1,kekutan50/9999, daya tahan 100/1000]


[Evaluasi: Semakin banyak yang anda membunuh semakin banyak anda bisa membangunkan.bangunkan yang pantas di bangunkan.]


[informasi


tambahan mysterious book adalah buku penyihir yang sebagi alat untuk mengendalikan kerangka atau mayat di dunia ini dan mempunyai kegunaan lain sebagai alat untuk menyimpan segalanya.?]


[Pemilik item book legendaris telah Terkonfirmasi dia bernama Bima]


setalah dikonfirmasi jika Bima adalah pemilik selanjutnya buku itu seperti memiliki kesadarannya sendiri.


"selamat datang tua!?saya sudah lama menunggu anda?" sabut buku tua itu kepada Bima.


melihat buku itu bergerak sendiri di tambah dia dapat berbicara membuat Bima terkejut sampai terjatuh mundur.


"kau dapat berbicara?!"tanya Bima dengan tangan menunjuk ke arah buku tua.


"maap membuat anda terkejut.saya adalah salah satu item yang mempunyai kesadaran sendiri."ucap buku tua itu menerangkan kepada Bima.


Kemudian cuaca di hutan itu menjadi terang seterang darah dengan aura darah yang semakin menyengat.


"tap,tap..."Suara telapak kaki yang tidak jauh dari tempat Bima berada.


Pada saat itu, Bima mulai dengan lembut mengangkat pedang tua dari tangannya. Bilah tajam itu berkelebat di bawah cahaya bulan merah.


“…”


Suasana menjadi semakin mencekam dengan Suara hewan buas. Bima menatap pedang dengan tatapan tajam. Dari mana arah suara itu?


“Apa yang terjadi.. Apa Skeleton itu menyusul ku kesini.?”gerutu Bima sambil masih dengan sikap siaga.


Hutan ini tiba-tiba menjadi bising setelah jeda hening. Bahkan hewan kecil seperti kelelawar seolah-olah mereka benar-benar terganggu oleh fenomena misterius ini.


Bima tidak dapat memahami situasinya, tetapi dia masih terganggu oleh pesan sistem yang mengatakan, "BERSIAP sesuatu yang besar akan terjadi."


Seluruh teks yang berisi pesan itu terasa tidak menyenangkan baginya.


"Sial! Apakah saya benar-benar seorang Necromancer? Mengapa tidak ada yang muncul di hadapanku?"


Tepat pada saat itu, dari arah belakang tiba-tiba sesuatu datang dengan keras.Itu adalah monster serigala kecil berlumuran darah.


“Argh! !!” Geraman kesakitan monster kecil itu.

__ADS_1


Darah menyembur dari lehernya. Dan ada sesuatu yang menempel di punggungnya …


Seekor monster yang hanya tinggal tulang dengan sembarangan mengacungkan senjata mematikan dengan tangan kanannya, menjambak bulu serigala dengan tangan kirinya.


Puk! Puk! Puk! Puk!


Pisau kecil itu ditikam di punggung dan leher serigala itu tanpa pandang bulu. serigala kecil itu mencoba menahan serangan itu dengan segala cara, tetapi dia terhuyung-huyung berbahaya seolah-olah dia sudah tidak bertenaga di tambah banyak mengeluarkan darah.


“Argh!...sialannnn..”umpat Bima kepada mahluk yang baru saja di kenal dan baru saja di juga terbunuh.


Hutan sunyi berubah menjadi berantakan. Bima sedikit gemetar dengan pemandangan itu,bagai mana tidak dia melihat monster itu menyerang dengan brutal.


Itu adalah sebab dari kekacauan itu sendiri.


“Argh!…” serigala berdarah itu akhirnya terjatuh ke tanah.


Menonton dengan mata yang melebar, Bima menahan napas dan perlahan-lahan mengencangkan genggam pedang di tangannya.


“Dan itu …”


Saat dia berdiri menatap nya, dia hampir tidak bisa bergerak karena dia merasa itu bisa menarik perhatian skeleton itu.


Monster pasukan tulang itu meraung di atas tubuh sering itu. Kemudian ia menoleh dengan cepat, memutar kepalanya. Itu jelas mencari mangsa berikutnya.


Di tengah situasi ini, Bima juga dengan hati-hati melangkah mundur dan menatapnya dengan cemas.


Perlahan monster itu menoleh ke arah Bima, yang ada di dekat mayat monster naga, dan berlari ke arahnya.


Bima berharap dia melarikan diri dengan cepat, tetapi sudah terlambat. Monster tengkorak itu mengangkat mulutnya sedikit, lalu menyerang ke arahnya.


“Argh!”


Bimw berteriak dengan tajam, tetapi dia memutuskan untuk menantang monster itu daripada melarikan diri karena dia mengingat monster serigala berdarah yang ditikam oleh monster itu di punggungnya.


"Aku akan mati jika aku terkena serangan di punggungku dari monster itu!"


Bam!


Monster tengkorak yang beratnya sekitar 10kg tersingkir oleh tendangan kaki bima.


“maju sini!”


Dia mengangkat pedangnya sambil berteriak seperti itu, tapi dia tidak terjadi apa-apa.


Bima, yang memegang pedang tua itu, mengayunkan pedangnya kearah monster itu.namsu dengan cepat monyet itu melompat kebelakang menghindari serangan dari pedang tua itu.


“Ah?”


Monster itu tidak kehilangan kesempatan untuk menyerangnya balik bima.kali ini dia menurunkan posisinya, lalu menjulurkan tangannya yang memegang pisau. Jelas ia bertekad untuk tidak mengalami tendangan lagi.


“Brengsek!”


Dengan marah, dia meraih bagian bawah pedang dan menangkisnya dengan mudah. Bima Biasanya tidak akan pernah bisa melakukannya, tetapi dia menunjukkan kekuatan super yang dihadapi dengan kemungkinan kematian yang akan segera terjadi.


Kemudian Bima menebaskan pedang tuannya kearah leher skeleton dengan pedang tuannya.


Monster itu hendak menangkis serangan itu untuk menyelamatkan hidungnya dengan pisaunya, tetapi dia tidak bisa melakukan apa-apa ketika pedang tua itu bergerak dengan cepat memotong tulang leher skeleton warrior :pasukan tengkorak.


di tebas dengan kuat,ia menjulurkan lidahnya dengan kepalanya yang telah terlepas dari badanya. Pada pandangan pertama, itu terbunuh di tempat.



“Haah…”


Bima menghembuskan napas dengan kasar, Bima melangkah mundur. Melihat ke belakang, dia berjaga jika terjadi serangan dari arah belakang,dan benar saja yang dia takutkan terlihat sosok skeleton warrior :pasukan tengkorak sedang mengawasinya.


“skeleton? Sepuluh emas? Tidak mungkin!”


Monster tengkorak kecil itu seperti ‘mayat hidup’ tingkat rendah yang sering muncul dalam fantasi. Emas? Meskipun dia tidak tahu apa itu, jelas bahwa dunia di sekitarnya sedikit sama dengan kejadian di bumi.


Pesan sistem muncul di depan matanya.


__ADS_1


“…Ugh? Bawahan apa maksud?”


melihat Bima kebingungan buku tua menghampiri kearah Bima dan berbicara.


"Benar tuan,anda memiliki kemapuan untuk membangkitkan mahluk yang sudah mati dengan melakukan kontak melalui hamba sebagai perantara."


mendengar itu senyum Bima terbentuk dia sudah tau skill apa yang dia dapat kan.bima perlahan mendekati mayat skeleton dan serigala kecil disertai dengan mengangkat telapak tangnya.


"bangkit lah!


terlihat aura hitam menyelimuti tubu skeleton dan serigala kecil sebelum menelan tubuh keduanya sepenuhnya.


Bima menatap tajam kearah aura hitam yang terus bergerak itu.


Rattle~


tak begitu lama skeleton dan serigala kecil muncul di hadapan bima . itu adalah kerangka yang di kalahkan Bima namun tubuhnya sedikit berbeda terlihat terdapat simbol segel di kepalanya.dan sebuah serigala kecil dengan bulu berwarna hitam dan putih terlihat sangat gagah walau masih kecil.


perlahan skeleton dan serigala kecil itu berjalan menuju Bima dan berlutut di depannya.


“Ah?”


Itu adalah situasi yang sulit baginya. Sambil menontonnya dengan terkejut, dia mengingat pekerjaan yang dia pilih adalah.


"NECROMANCER..."


Necromancer mengendalikan orang mati. Dan bawahan yang dibangkitkan benar-benar mematuhinya.


Itu adalah konsep yang biasa ditemukan dalam hanyalah saja tapi sekarang itu seperti kenyataan.


belum selesai keterkejutannya Bima dia buat terkejut saat melihat buku tua terbuka dan terlihat gambar skeleton lengkap dengan informasi dan kekuatannya.


Daftar bawahan (⅓)


skeleton(LV.1)


*Senjata: belati


*Spesies: pasukan tengkorak


*Sifat: undead


Adet 2


Daftar bawahan (⅔)


*serigala kecil(LV.1)


*Senjata: gigitan,tarung dan cakaran


*Spesies: Berburu


*Sifat: binatang buas


"Tidak mungkin!item buku tua ini.!"


"benar tua saya berfungsi sebagai tepat perjanjian dengan monster yang di bangkitkan anda dan saya juga tempat untuk menyalin skill anda.lebih tepatnya saya adalah anda yang kedua."


"Argh..argh.."terdengar suara Geraman sekumpul skeleton berlari kearah Bima.


Mencicit! Pada saat itu, sepuluh skeleton lagi muncul dari arah belakang.


“akhirnya mereka bergerak!Kali ini sepuluh skeleton!”


Sementara suasana tempat ini menjadi semakin kacau dengan teriakan skeleton yang menyerang, Bima melihat kerangka di sampingnya dan sepuluh skeleton yang menyerang Bima secara bergantian.


Kemudian sebuah pesan baru muncul di depan matanya.



Bima sedang berpikir untuk memerintahkan mereka untuk "Berjuang!" Tetapi bahkan sebelum dia membuka mulutnya, kerangka itu mengangkat tubuhnya dan mulai berjalan menuju para skeleton dengan gagah berani.


sedangkan serigala kecil berdiri didepan Bima seperti melindungi tuannya dengan sikap waspada.

__ADS_1


Para skeleton yang ingin menyerang Bima menjadi ragu-ragu di depan kerangka itu seolah-olah mereka menemukan roh yang sama di dalamnya…


Tapi kerangka itu menusukkan pedang ke kepala mereka.


__ADS_2