Nikah Yu

Nikah Yu
persiapan


__ADS_3

"kakak ini tadi makan banyak dan uangnya gak cukup buat banyar tuan" jelas kasir tersebut kepada tomo


"eh ba bukan gitu saya kecelakaan ya bukan gak bisa banyar dompet saya ketinggalan dan cuma ada duit segini di aku saya" jelas adelia, (ya perempuan itu adelian karna tadi dia pergi tanpa membawa tas cuma membawa uang dari andre, sebenarnya cukup buat membanyar 15 porsi sushi tapi karna adelia suka gak sadar diri kalo lagi laper jadi dia nambah menu lain)


"kalo gak ada duit banyak ya gak usah makan banyak dong, kecil kecil makannya rakus" ungkap tomo karna tadi dia melihat adelia makan karna meja mereka berdekatan


"awas minggir" tomo mendorong adelia


"wah parah nih orang udah ngeledek malah ngedorong juga, awas aja lo " grutu adelia yang lumanyan keras dan terdengan di tepinga tomo


"barusan kamu ngomong apa?" tanya tomo dengan dingin


"apaan sih orang aku gak ngomong apa apa " jawab adelia


"idih gak jelas dasar cewe barbar" ledek tomo


"ni orang gak omongannya aja yang tajem telinganya juga tajem juga" batin adel


"trimakasih ya tuan, selamat datang kembali"


kini tomo kembali ke mejanya menunggu pacarnya


"ba gimana saya telpon kakak saya ya biar dia kesini " bujuk adelia kepada kasir tadi


"gak usah ka tuan tadi sudah membanyarnya" jelas kasir karna tomo sekalian membanyar tagihan bil adelia

__ADS_1


"apa!" teriak adelia karna tidak terima


kini adelian mendatangi meja tomo


"kenapa kamu banyar?"tanya adel kepada tomo secata to the point


"trus kamu bisa?" tanya balik tomo dengan nada dingin tanpa melirik muka adelia


"kalo ngomong liat dong orangnya, dasar cowo gak sopan" dengan nada sedikit meninggi


tomo kaget dan langsung beranjak berdiri dari posisi duduknya


"hei nona barbar bukannya nona ini yang yang tidak sopan dan tidak tau berterima kasih"


"hei tuan angkuh saya tidak meminta tuan untuk membanyarnya, mana kartu nama tuan dan saya akan membanyarnya ok" adelia pun tidak mau kalah menjawab dengan nada meniru gaya tomo bicara


"saya tidak ……" omongan adelia terputus karna tomo pergi dari hadapannya


"dear kok lama? ayo kita pulang" ajak tomo dengan nada lembut sangat beda sekali gaya bicaranya saat bicara dengan adelia


"ayo dear"


"idih jijik banget tadi ngomongnya jelek banget giliran sama cewenya kanyak budak cinta" grutu adelian


"eh tunggu " adelia berlari menghampiri tomo namun sanyangnya kini mobil tomo sudah jauh dari pandangan mata

__ADS_1


"suh gimana nih, yaudah lah gw ke balik kantor aja" kini adelian melajukan motornya menuju kantor.


sesampai di kantor, kini lia berada di ruangan khusus miliknya


"gila bikin malu aja hari ini gara gara nih dompet" grutu adelia sambil menggigit gigit dompetnya itu


"krett "suara pintu terbuka


"kenapa sayang kok keliatan kesel banget?" tanya Rina (ibu adel)


"eh mamah udah kembali? enggak kenapa kenapa kok "


"yaudah kalo gitu ayo kita pulang " ajak Rina (ibu adel)


"kok pulang mah?"


"kita harus siap siap besokan peringatan meninggalnya papah nak" jelas rina kepada putrinya


"kamu lupa ya"


"enggak kok mah, masa sih aku lupa"


"yaudah ayo kok masih baringa " ajak Rina (ibu adel)


"sayang kamu ikut mamah aja, motor kamu taro dikantor ya "

__ADS_1


"iya mah"


kini mereka sudah dijalan menuju pulang


__ADS_2