
Setelah hari itu keesokan paginya kaisar minum terlalu banyak, aku selalu membawa teh dan menuju ke kamar tidur kaisar.
Berkat kerja sama dengan count polan, yang ingin menghentikan kebiasaan minum besar, aku bisa mendapatkan informasi dengan mudah.
Yah, dia memang selalu menatap dingin polan, tapi... Meskipun begitu
Dia selalu mengosongkan cangkirnya.
Setelah itu aku mengajak yang mulia untuk jalan jalan pagi.
Philomel "yang mulia... Bisakah kita jalan jalan? "
Polan"sebagai informasi semua jadwal pagi anda hari ini kosong yang mulia "
Kaisar "ah, ini dia aku yakin kalian sengaja memilih hari yang luang bagiku".
Kaisar" Tidak perlu bertanyabertanya, mungkin sebelum bekerja kita bisa berjalan jalan
sebentar"
(Di taman)
.....
....
..
.
Target tercapai lagi hari ini!
Aku akan berbicara dengannya di sela sela waktu.
Philomel "kalau dipikir pikir, kemarin guru yang mengajari menulis memuji saya,katanya saya adalah murid paling pintar yang pernah dia ajari! "
Mari memamerkan kepintaranku.
Kaisar"bagus"
Kaisar"dia awalnya juga adalah guruku, dan bukan tipe orang yang suka memuji"
Philomel "tapi saya rasa saya tidak sehebat itu.. -tidak disangka relaksi yang mulia.. Tapi ini masih terasa Canggung"
Di tengah tengah berjalan aku tersandung sesuatu dan terjatuh, seperti nya kaki ku keseleo.
Philomel "euh.. -ah sakit, kakiku keseleo-"
__ADS_1
Tidak jika aku menangis seperti iniini, Kaisar akan melihatku dengan menyedihkan. .
Kaisar"kamu baik baik saja? "
Aku langsung berdiri tapi badanku masih gemeteran, dan susah untuk berdiri.
Philomel "ah, saya baik baik saja! "
Aku mengatakan pada yang mulia untuk terus melanjutkan jalan jalannya, tapi yang mulia mendekati ku dan menggendong ku di pundaknya tidak di lengannya...
Ia menggendong ku di depan dadanya.
Philomel "y, yang mulia? "
Kaisar"jangan bergerak"
Ini tidak nyaman...
Philomel "anda tidak perlu melakukan ini... "
Kaisar"apa? Kamu menganggapku seperti mayat hidup saja"
Philomel "-tahan walaupun ini tidak nyaman-"
Bagaimana aku bisa tahan dengan ini... Dadanya..
Kaisar "jika kamu suka tidur lah"
Keras, Tidak nyaman, dan canggung...
Tapi... Angin sepoi sepoinya terasa hangat.
Aku pun perlahan tertidur.
....
...
.
Deles"putri Mahkota?, ah dia pasti lelah, putri selalu bangun pagi pagi untuk mengunjungi yang mulia seperti hari ini"
Deles"sepertinya putri Mahkota ingin membawakan anda teh setiap hari "
Kaisar"aku mengerti... "
Deles "saya dengar permaisuri isabella suka berjalan jalan di taman,... Katanya dia juga suka melihat bunga"
__ADS_1
Deles"seperti yang diharapkan putri Mahkota mirip dengan permaisuri"
Deles"setiap hari saya melihat putri Mahkota sangat bersemangat untuk jalan jalan dengan yang mulia"
Kaisar "isabella...saat berjalan jalan bersama, dia suka melihat pemandangan Sekitar, dan aku sering melihat wajah orang yang ada disebelahku"
Kaisar"Jadi anak ini... Mungkin lebih mirip aku daripada Isabella "
Deles"..., yah mungkin saja"
Waktu berlalu dengan cepat.
Umurku sekarang baru 10 tahun.
Aku sedang berada di perpustakaan mencari buku untuk dibaca.
Philomel"-apa aku sudah baca buku ini terakhir kali-"
Nassar"putri, apakah putri tidak menyukai saya? "
Nassar juga sudah berumur 11 tahun sekarang.
Philomel "tidak mungkin, itu tidak benar"
Nassar"kalau begitu apakah anda mendengarkan percakapan saya dengan ayah saya waktu itu?"
Nassar"sejak hari itu putri Kelihatan tidak menikmati waktu dengan saya lagi "
Bagaimana aku harus menjawabnya...
Nasaar beranjak dari tempat duduk nya lalau berlutut di hadapanku dan meminta maaf, aku sudah bilang tidak perlu dan percakapan saat itu aku hanya tidak sengaja mendengarnya.
Philomel "Nassar bangunlah! "
Nassar"tidak, saya akan meminta maaf sampai putri lega"
Philomel "Nassar kamu tidak perlu meminta maaf kepadaku, aku tidak mencuri dengar... Hanya saja aku kebetulan mendengarnya"
Nassar".... Dan memiliki pemikiran seperti itu adalah masalahnya"
Aku dalam masalah...
Apa yang harus kulakukan...?
TBC...
Thought:-
__ADS_1
Action:()
Conversation:"