No Place For The Fake Princess

No Place For The Fake Princess
Chapter 13


__ADS_3

Keesokan harinya, aku berpikir untuk menyiapkan pidato pada hari nasional nanti.


Ini adalah kesempatan. Agar orang orang dalam istana tidak memandang rendah aku lagi, tapi orang diluar akan tetap menganggapku sebagai putri yang belum dewasa.


Philomel "jika pidatonya berakhir dengan sukses besar dan acaranya selesai dengan baik..."


Kali ini, aku harus mencoba meminta Kaisar untuk itu!


Tunggu saja aku akan membuat semua orang berkata kata!


(Beberapa hari kemudian pada hari nasional)


Philomel "-gawat... Ada lebih banyak orang dari yang aku kira...-"


Nassar "yang mulia? Apakah anda baik baik sajasaja? Anda tampak tidak sehat. "


Philomel "saya hanya sedikit gugup. Tidak apa apa"


Nassar "begitu... "


Nassar"-aku harus memikirkan sesuatu... Sesuatu untuk menghibur yang mulia.. -(memegang buket bunga dibalik badannya) "


Philomel "... Yang mulia, saya tidak tahu apakah ini akan membantu tapi.. "


"Yang mulia saatnya pergi"


Philomel "ah, aku datang"


Philomel "saya tidak tahu apa yang akan anda katakan, tapi Terima kasih telah menghawatirkan saya Nassar"


Nassar "... Tidak apa apa yang mulia, saya yakin anda akan melakukannya dengan baik"


Tenang philomel..


Kamu sudah berlatih berkali kali.


Aku naik kepanggung maju kedepan semua orang, baginda juga ada disebelahku.


Aku menjadi pusat perhatian.


Sekarang waktunya untuk merubah reputasi ku dan menunjukkan penampilanku sebagai pewaris.


Ah, apakah cara berjalanku kaku? Apakah gaunku kurang bagus? Atau ada sesuatu diwajahku? Mengapa mereka menatap ku seperti itu?


"-beliau gugup-"


"-Ini baru pertama kali, beliau gugup-"


Aku berdiri didepan Didepan pengeras suara dan mulai berpidato.


Philomel "untuk warga kami tercinta


Dari Kekaisaran be, belerov"


... Eh? Suara ku tidak keras. Apa pengeras suaraku rusak?


Aku tidak bisa turun dari panggung sekarang...


Nassar"apa ada pengeras suara cadangan yang disiapkan untuk yang mulia? "


Pelayan"ti, tidak ada. Yang dipunyai sekarang Hanyalah yang dibuat khusus untuk yang mulia... "


" Mengapa yang mulia tidak bicara? "


Nassar"yang mulia... "


" Aku tidak tahu, beliau hanya berdiri disana... "

__ADS_1


Gawat..


Aku harus apa..?


"seperti yang diharapkan, sepertinya kita berharap terlalu banyak dari yang mulia... "


Kalau seperti ini, Semuanya akan kacau.


Tapi ditengah tengah kekhawatiran ku, baginda tiba tiba menarikku dan menggendong ku.


Agar aku bisa menggunakan pengeras suara miliknya.


Tapi... Aku bukan anak kecil lagi!


Bukankah dia juga tahu Kalau semua orang sedang menonton...?


Dia terlihat sudah terbiasa menggendong ku selama ini.


Kaisar "kau tidak akan berpidato? "


Kaisar "beritahu aku jika itu yang terjadi, aku akan menurunkan mu"


Philomel "... Ti,tidak! Saya akan melakukannya! "


Philomel "untuk warga kami tercinta dari Kekaisaran belerov, terimakasih telah berkumpul disini hari ini. "


"Hei bukankah ini sangat berbeda dengan rumor? "


"Ya, aku juga terkejut"


"Mungkin rumor tentang perubahan pewaris semuanya omong kosong"


Pidato ku berjalan baik hari ini, walaupun sedikit masalah.


Setelah acaranya selesai, aku dan baginda pergi untuk makan malam.


Philomel "siapa?


Kaisar" Aku berbicara tentang putra Duke abridden"


Philomel "ah, saya tidak punya rencana dengannya selain itu, saya ingin makan dengan baginda hari ini! "


Aku heran kenapa dia terlihat sedih...


Nassar pov:


Nassar"aku tidak bisa memberikan buket bunga pada yang mulia..., sayang sekali.. "


...


..


.


Aku berbincang lumayan lama dengan baginda, aku bertanya bagaimana hasil pidatoku tadi.


Kaisar"... Kau melakukannya dengan baik, kerja bagus"


Philomel "berbicara tentang hasil pidato... Sebenarnya ada sesuatu yang saya inginkan sebagai hadiah.. "


Kaisar "apa itu? "


Philomel "Saya ingin mendapatkan cincin merah! "


Kaisar "itu masih terlalu dini untukmu"


Philomel "begitu yah... "

__ADS_1


Kaisar "aku bukan bilang tidak boleh, tapi aku hanya bilang itu masih terlalu dini untukmu"


Philomel "saya tidak akan sembrono dnegan itu! Saya bisa menggunakannya dengan baik! "


Kaisar "(menghela nafas) bukan itu masalah nya"


Baginda mengatakan bahwa cincin merah menempatkan beban besar pada penggunanya jika mereka masih muda.


Jadi, harus menunggu sampai dewasa.


Tapi itu terlalu lama! Pada saat itu Ellencia pasti sudah muncul!


Kaisar "mengapa kau sebegitu nya menginginkan cincin merah? "


Philomel "karena... Itu melambangkan saya adalah pewaris takhta yang sah.. "


Kaisar "aku akan memberikan nya setelah kau dewasa, minta sesuatu yang lain, aku akan mengabulkan apapun yang kau inginkan"


Aku reflek berteriak dan mengatakan bahwa aku tidak menginginkan yang lagi selain itu.Dan aku menyadari sikapki saat kau ini kurang ajar kepada baginda.


Philomel "... Maafkan saya"


... Aku terlalu terburu buru. Tapi aku kehilangan kendali emosiku sejenak.


Philomel "saya tidak kan betingkah... Kurang ajar lagi mulai sekarang"


Aku tak bisa melihat wajahnya, baginda mungkin menarik kembali kata katanya.


Tanpa cincin merah, rencana pelarian ku tidak akan mungkin berhasil.


Setelah makan dengan yang mulia aku kembali ke kamar membersihkan diri dan merebahkan tubuhku keranjang.


Moodku sedang buruk sekarang..


Berapa banyak usaha yang sudah kulakukan.


Jika aku tidak menerima cincinnya tepat waktu...


Aku tidak punya pilihan selain merevisi rencanaku.


Tapi aku benar benar nggak mood ngapa ngapain sekarang.


Deles"um... Yang mulia"


Philomel "ada apa? "


Deles"baginda memanggil anda. Beliau bilang beliau telah daun teh berharga dari elita"


Philomel "... Katakan padanyaaku merasa tidak enak badan dan tidak bisa pergi"


Deles"apa yang mulia merasa sakit?oh, dan juga.. "


Deles"karena putri Mahkota tidak bisa datang, baginda akan datang sendiri "


Philomel "ya?? "


Tiba tiba ada percakapan begitu penting...?


Apa yang terjadi?


TBC...


thought:-


action :()


conversation :"

__ADS_1


__ADS_2