
Siang hari di Indonesia
"Dorrrr..., " kejut kareel kepada Bram
"Hahhh...., eee luu, Bisa gaa shi gaa usah pakek acara Ngagetin gue,Untung aja Jantung Gue kuat, kalau nggaa ****** gue, " ketus Bram Dengan mata jengah
"Santaii kali broo, Luu baru kenal gue 7 hari dan hari ini 8 hari, jadi seloww broo, Temen sama Kareel di jamin dah gaa ada sedih nya huhuu...., " ucap kareel dengan senyuman manis
"Ishhh jijik gue punya teman alay kek luuu, Huhhh Bersyukur bro gue mau jadi teman luu," bram Hanya menarik Nafas Mengeluarkannya dengan Kasar
"Yaellah luu tuu yaaa dasar, gaa tauu ahh, eeee, tapi tunggu kenapa muka lo kayak bule ginii yaaa, " kareel memegang kedua pipi bram
Bram pun terkejut dia melepas paksa pipinya dari si alay "isss paan shi, jijik gue, Yaa iyalah gue kan keturunan inggris dan indonesia gituu,"
"Wahhhh gaa nyangka gue dapatin teman bule kek luu,wakau hanya campuran, akakak, Tapi luu gaa terlalu Lancar yaa bahasa indonesia, Nii lu aja kaku banget bicara ama gue, pikir gue Lu Gagap ahahahh, "
"Punya mulut tu di jaga, Yaiyalah gue Baru di indonesia seminggu ini, Selama ini gue tinggal di inggris ama Momy and dady, mana lancar gue bahasa indonesia, Tapi karena Kedua orang tua gue Ngajak Balik ke indo yaa gue balik, Dan lu tau gaa bro Gue ninggalin kekasih gue di inggris, " bram mendunduk karena Dirinya mengingat wanita yang sangat dia cintai itu
"Apa? Lu ninggalin cewek luu, maksud lu pacar luu?..., " tanya kareel dengan suara yang Di naikan
"Yaa iya bro,biasa aja kalii, harus gimana lagi, tapi pacar gue bakalan ke sini saat kita Menginjak kelas 2 SMA,ohhh iyaa bro selamat yaa lu dapat pacar sehari dalam sekolah baru ini, selamat yaa, " bram mengulurkan tangan tapi bukan untuk salaman melainkan untuk tos tosan ala cowok gitu
"Ohh gitu yaa bro, Yaiyalah thanks bro, " kareel membalas tosan ala cowok Dari Bram
Setelah mereka berbincang- bincang, dengan tawa dan Senyum akhirnya mereka harus memasuki kelas,Setelah melakukan Ritual belajar mengajar, Seperti biasanya Kareel Selalu ngeplog dengan teman kelasnya, Karena dia lah kareel Si cowo ganteng, kaya raya tak luput dari si alay, kadang dia Membuat TiKtok Saat jam kosong, Membuat Onar, Iya itulah kareel
Inggris
__ADS_1
menjelang Malam hari pukul 20.35
Nidia sudah berada di kamarnya bersama sang suami Hendra.
Nidia duduk di sofa Dimana tempat Hendra sedang berkutik dengan laptop nya, " paa, bagaimana Perkembangan nya, Apakah papa mengetahui semuanya yang terjadi dengan putri kita,Dan Apakah papa tau apa yang di lakukan Kareel di indonesia, "
Hendra Berhenti dengan laptopnya, Ia memandang wajah istrinya, Kemudian dia meletakan laptop di atas meja, " papa sudah tau semuanya maa, Papa sudah mengetahui Dari Dhanis, Berita anak kita saja papa sudah Selidiki, walau putri kita tidak memberi tahu siapa kekasihnya, tapi kita selalu tahu maa, "
Nidia membulatkan matanya, dalam hatinya berkata bagaimana suami nya mengetahui semua tentang putrinya yang memilki kekasih, Selama 1 tahun yang lalu di inggris ini
"Paaa,Jadi gimana, apakah Kareel dan Nasya Tidak akan Bersama-sama, Dan Ren.. Caa.. Naa kita bagaimana paa, " Nidia Menundukan muka nya, Takut sang suami tahu kalau matanya sedang berkaca kaca menahan tangisan yang ingin pecah
Hendra mengerti sekali bagaimana perasaan wanita yang sedang menunduk di hadapan nya "Maa, papa sudah Rencanakan Semua Ini,Minggu depan kita kembali ke indonesia, Perusahaan papa di sini sudah berjalan dengan semestinya, Perusahaan di sini akan di pimpin oleh suruhan papa, Jadi kita secepatnya merencanakan apa yang kita rencanakan 15 tahun silam, "
Nidia Menatap Mata sang suami, dilihatnya lah tidak ada tanda-tanda kebohongan di mata sang suami, "sayang kau tidak membohongikuh bukan?,Serius kita akan pulang ke indonesia minggu depan paa?, "
"Sayang apa suamimu ini pernah membohongi muu hmm, apakah suamimu Ini kelihatan Bercanda,sudahlah sayang, Sekarang yang terpenting kita harus memikirkan Nasya, bagaimana Alasan yang tepat untuk meyakinkan Nasya Untuk pulang ke indonesia, "
"Kamu benar sayang, Kita akan bicarakan pada Nasya Besok pagi, "
"Paaa.. Maaa.. Kalian mau membicarakan apa kepada Nasya, " ketus nasya yang Menguping Setengah Pembicaraan Kedua orang tuanya
Nidia dan Hendra Saling menatap Intens, Kemudian menanyakan kepada Nasya
"Sayang putri papa, sejak kapan kau ada di sini nak, " ucap hendra lembut takut putrinya mengetahui rencana nya bersama dhanis 15 tahun silam
"Emmm.. Oumm Nasya Tadi mau izin sama papa dan mama untuk keluar bersama teman nonton bioskop, nasya hanya mendengar sedikit paa maa, " ucap nasya dengan menunduk takut mama dan mamanya akan memarahinya
__ADS_1
"Paa sepertinya sekarang Saja kita kasih tahu Nasya nya, " Nidia Menutup Mulut hendra yang akan bicara lagi
"Uppp...upp.. Huhh.. Maaa apaan shii, iya iyaa, " ucap hendra dengan Nafas jengah
"Nasya sayang Minggu depan kita akan pulang ke indonesia, Urusan sekolah kamu, Nanti papa akan urus semuanya,jadi besok kamu gaa usah masuk sekolah lagi, " ucap hendra
Nasya menutup mulutnya, Matanya menatap Mama dan papanya bergantian, Berjalan ke arah Mama dan papanya langsung kenghamburkan pelukan Ke arah Nidia Dan Hendra "maa.. paaa.. Nasya senang sekali, Akhirnya Nasya Akan Pindah negara asal Nasya, uhhh maa paa muahh muahh, " nasya mengecup pipi papa nya dan mamanya terus secara bergantian
Hendra dan Nidia hanya pasrah di buat oleh putrinya seperti ini, Inilah Nasya Yang Hobby cium- cium, peluk kedua orang tuanya, Terkadang Nasya Sering mencium hendra memeluk hendra, Tentunya membuat Nidia naik darah, Mana mungkin putrinya yang sudah dewasa bermanjaan dengan sang papa, Membuat hati nidia PANAS
" Maaa.. Paaa..Nasya izin yaa Nonton bioskop sama teman nasya di sini, sekalian kumpul terakhir kalinya,Karena Nasya Akan Pulang Ke indonesia, Nasya sangat merindukan mereka nantinya hikss... Hikss.. " ucap Nasya dengan air mata nya sudah meluncur tak karuan
"Tentu sayang tentu, Pergilah bersama teman muu, Mama Akan izinkan, tapi pulang nya jangan terlalu larut malam, telpon saja papa jika sudah selesai, " ucap nidia mengelus rambut sang putri, menghapus air mata Nasya
"Emmmm Nasya sayang mama, Nasya sayang papa,Makasih yaa maa.. Paaa..., " ucap nasya Sambil tersenyum melupakan kesedihannya.
Hendra mencubit gemes pipi Nasya "uluu uluu anak papa jangan sedih lagi yaa, Ayo papa antarin Kamu yaa, "
"Paa Istri papa mau ikut, Mama takut di rumah sendirian, " ucap nidia berlari kecil ke arah putri dan Suaminya.
"Ahahah mama gaa pernah berubah yaa selalu aja takut kalau di rumah sendirian, " ejek nasya
"Tauu tuu si mama kek anak kecil aja, " timbal Hendraa
Nidia Memutar bola matanya jengah, Dengan kedua tangan nya Sudah berada di kedua Dadanya "KALIAN bicara apa hmmmm.. Awass yaaa kaliannn, "
Hendra dan Nasya Berlari lari Kecil,karena Nidia Akan memberikan pelajran untuk Anak dan Suaminya itu,Terkadang Nasya Mengulurkan lidanya Tanda mengejek sang mama.
__ADS_1
•••••
Bagaimana kabar kalian? Semoga Selalu dalam lindungan tuhan, Selalu di beri rahmat dan hidayah aminnn🙏