Novel Ini Tidak Ada

Novel Ini Tidak Ada
Welcome To Indonesia


__ADS_3

Segaris Senyum Tak kunjung luput dari bibir Manis Delia. bagaimana Tidak hari yang di nantikan Telah tiba,Hatinya Merasa Bahagia, entah apa Yang di rasakan nya, Begitu aneh.


"Sayang apa barangmu sudah lengkap? " Tanya lembut nidia, berjalan dengan sibuknya kesana kemari, tangan kanan yang memegang kepala.


"Hemmm sudah maa, Ayoooo, paaa ayooo" Nasya Menarik kedua tangan orang tuanya seakan tak sabar Ingin segera Terbang ke negara Indonesia


"Ayooo sayang" ucap orang tua Nasya beriiringi memasuki PESAWAT


********************


Setelah menempuh perjalanan yang amat panjang, Tibalah saatnya Nasya Bersama kedua orang tuanya tiba Di bendara Indonesia.


"Welcome to indonesia" ucapnya setarik garis senyuman tangan yang menjuntai juntai tubuh yang berkeliling menikmati cuaca di sore hari


"Nasya apakah kau senang heemm, sekarang masuklah ke dalam mobil, papa akan ajak kamu pergi ke rumah baru kita " ajak hendra Memapa anaknya tak lupa di iringi Nidia


"Hemmmm, iyaa paaa" nasya hanya berdehem Entah mengapa feeling nya berkata lain


45 menit kemudian sampailah di suatu rumah istanah yang mewah, Bermotifkan KERAJAAN, Rumah Yang Besar, Tak luput dari tanaman hijau yang segar membuatnya semakin asrih.


Mata cantik itu tak dapat berpaling lagi , Mulut yang sedikit terbuka, Menampilkan 4 gigi Barisan terdepan. Mengedipkan mata saja rasanya tak mau. Emmm mungkin takjub.

__ADS_1


" Wow like a fairy tale, extraordinary, (Wah seperti negeri dongeng, luar biasa) "ucapnya mata yang tak berpaling sedikitpun


"Bagaimana putrikuh apakah kau menyukai kejutan dari papamu ini hemmm" hendra berbisik di kuping putrinya dengan sedikit kecupan di pipi Nasya


"Paaa apakah ini Istana kita yang baru" tanya Nidia yang sama terkejutnya dengan rumah yang begitu indah seperti ada di dongeng


"Hemmm tentu rumah ini adalah istana kecil baru kita, Yang nantinya akan di isi oleh orang yang papa cintai"


"Paaaa Nasya Masukkkk" ucapnya dengan Berlari memasuki rumah besar itu


Betapa terkejutnya Nasya, Ketika dia membuka pintu sudah di sambut oleh Para Pekerja yang berbaju seragam Hitam Dan putih bak kan princes masuk ke dalam sangkarnya


Nasya melihat Pernak pernik yang begitu klasik di sebagian pijok dinding, ada juga yang modern di sebagian ujung sana, Hemmmm rumah yang begitu besar


Ia melihat kolam yang begitu elegan,matanya melihat lagi ke Minicraff yang ada di Ujung sana, Rumah kecil yang berterett memukau matanya


"Apa inii" ucapnya melihat Pintu yang amat besar


apa ini kenapa besar sekali. Batinya


Nasya mendorong pintu tersebut, Grekkkkkkkkkkkk

__ADS_1


Pintu terbuka Betapa terkejutnya Nasya mendapatkan Sebuah rumah kecil di kelilingi bunga, Dan terdapat tulisan Rumah cantik Nasya memasuki ruangan itu


matanya membalablakan pandangan nya, betapa terkejutnya Nasya Isi rumah itu adalah semua makanan yang di simpan selama kebutuhan sebulan Bhakan satu tahun lebih, Nasya Berjalan Mengitari ruangan itu lagi betapa terkejutnya Nasya Melihat Segala Boneka Yang ada di ruangan pojok buku itu, Yang ada tulisan Welcome to Nasya.


Wahhhh betapa Elegantnya rumah ini, kenapa aku merasa seperti lagi di negeri dongeng yaaa. Batin Nasya dengan memutar kepala nya ke kanan ke kiri


"what it is the kingdom says" hanya Kata itu yang terucap ketika dia memasuki Kamar princes Khusus untuk dirinya. (Apakah ini yang dikatakan rumah kerajaan)


"Nasya sayang bagaimana apakah kau menyukai semua Yang ada di rumah ini" timbal hendra di ambang pintu


Nasya membalikan tubuhnya, Mendengar arah sumber suara yang memanggilnya "paaa.. Terimakasih paaaaa Nasya sayang papa... " ucapnya memeluk sang papa


"Hemmm, iya sayang ini semua untukmu " hendra membalas pelukan sang putri dengan hangat


Enggan untuk melepas pelukan hangat dari papa, Nasya berjalan menuju rumah utama dengan menggandeng tangan Hendra


"Sayang itu kamarmu, Masuklah Dan bersiaplah papa akan mengenalkamu dengan sahabat papa, "


"Sahabat papa? Papa ada sahabat?" Dengan sedikit pelepasan pelukan di bahu hendra mengkerutkan kening seakan bingung


"Hah... Iyaaa sayang bersiaplah, mama dan papa akan mengajakmu, setelah kita makan malam" ucapnya

__ADS_1


"Alright paa" meninggalkan Hendra memasuki Kamar utama di rumah kingdom ini


__ADS_2