Obsesi CEO Gila Cinta

Obsesi CEO Gila Cinta
Tamparan dari Jack


__ADS_3

sebelum kembali ke rumah, Jack mengajak Ellie untuk pergi makan di sebuah restoran baru dekat kota. lantas Dean yang tidak mau kalah, juga memaksa ikut dengan mereka.


awalnya Jack menolaknya, namun Jack terpikir sebuah rencana licik untuk membuat Dean cemburu dengan hubungannya dan Ellie.


Jack mengiyakan Dean dan lalu menatapnya, sambil memperlihatkan seringai di bibirnya. Dean merasa ada tak beres dengan tatap Jack padanya.


namun agar bisa menjaga dan mengawasi nya, Dean pun terpaksa ikut dengan mereka. tak lama kemudian, mereka pun tiba di restoran yang baru saja dibuka.


restoran ini sendiri adalah milik Jack. Jack sengaja mendirikan sebuah restoran khusus, dimana dia dan Ellie dapat bermesraan dengan nyaman disana.


tapi Jack tidak memberitahukan hal tersebut pada Dean, karena dia tahu jika Dean hanya bisa mengacaukan rencana nya saja.


lantas saat mereka masuk kedalam restoran. mereka bertiga disambut hangat oleh para pelayan dan manajer restoran.


sembari memberikan salam untuk Jack dan Ellie. Dean yang masuk bersama mereka merasa ada yang aneh dengan restoran ini.


yang Dean pikirkan saat ini adalah mengapa restoran yang baru dibuka, bisa mengenali Jack dan Ellie? lalu mengapa mereka berdua mendapatkan perlakuan khusus, sampai di sambut oleh manajer restoran?


lalu Dean yang penasaran berjalan ke arah manajer dan bertanya langsung padanya. apakah mereka mengenal Jack? padahal ini adalah restoran baru.


manajer menjawab, jika Jack adalah pemilik restoran baru ini. jadi wajar, jika mereka semua menyambut nya dengan hangat.


Dean yang mendengar itu, seketika langsung tersentak. dia tidak menyangka, jika Jack adalah pemilik restoran mewah ini.


lalu Dean yang penasaran mengapa Jack mendirikan restoran segera pergi menghampiri nya, untuk meminta jawaban.


saat Dean kembali ke tempat awal, dia sudah tidak melihat Jack dan Ellie lagi disana. sepertinya Jack sengaja meninggalkan nya disini, agar dia bisa bermesraan dengan Ellie.


lantas Dean berusaha mencari keberadaan mereka di restoran yang besar itu. setelah berputar beberapa saat. Dean tidak dapat menemukan keberadaan mereka.


ini membuat Dean jadi kesal dengan Jack dan dia merasa jika Jack sengaja mengerjai nya. lalu tak lama kemudian, seorang pelayan datang menghampiri Dean.


lalu dia bertanya pada Dean, apakah dia sedang mencari Jack? Dean segera menjawab iya pada pelayan tersebut.


lalu sang pelayan langsung menuntun Jack ke tempat dimana Jack dan Ellie berada. sesampainya di sana, Dean langsung marah pada Jack yang sengaja mengerjai nya.

__ADS_1


"Jack. apa maksud mu? kau sengaja mengerjai ku ya?" teriak Dean yang sedang kesal.


"aku tidak ada maksud begitu. tadi aku dan Ellie sudah menunggu mu dan kau tiba-tiba menghilang entah kemana. jadi aku memutuskan untuk membawa Ellie pergi ke tempat makan terlebih dahulu."


"barulah nanti mencari mu. siapa sangka, jika kau tersesat di tempat ini. akhirnya aku memutuskan untuk menyuruh para pelayan, mencari mu dan membawamu kemari."


"tapi lihat apa yang kau lakukan? kau malah menuduh ku yang tidak-tidak, sungguh keterlaluan. Ellie sebaiknya kau jangan dekat dengan orang seperti itu, oke." ucap Jack sambil menunjukkan tangan nya kearah Dean.


"apa maksud mu, Jack? kau sengaja menghancurkan hubungan ku dan Ellie bukan?"


"oh ya satu hal lagi yang ingin ku tanyakan padamu. sejak kapan kau mendirikan restoran ini? dan mengapa kau tidak memberitahukan ku atau ayah?" tanya Dean yang sedikit emosi.


"aku mendirikan restoran ini, atas persetujuan dari ayah dan ini tidak ada hubungannya denganmu. lalu untuk apa aku memberitahukan hal ini pada bocah pembuat onar seperti mu, hah?" ujar Jack yang juga kesal pada Dean.


"cih.. dasar bajingan! kau pasti punya tujuan lain, dibalik berdirinya restoran ini bukan? kau tahu sendiri, jika keluarga kita tidak pernah membuka usaha makanan."


"untuk apa kau ingin tahu tujuan ku? bukankah sudah jelas, jika aku ingin menambah penghasilan keluarga. jadi itulah alasan aku mendirikan restoran ini." tegas Jack pada Dean.


"pembohongan, aku tidak percaya padamu. tujuan mu mendirikan restoran ini, karena Ellie bukan?" ujar Dean dengan nada ketus.


"oh ya ampun. siapa sangka adik kecil kita bisa mengetahui hal ini. sungguh mengejutkan." kata Jack dengan nada mengejek.


"benar Ellie. restoran ini aku dirikan untuk mu dan aku berencana memberikan restoran ini, saat kau sudah lulus sekolah. apa kau menyukai nya?" tanya Jack sambil tersenyum lembut pada Ellie.


"Jack. ku rasa aku tidak bisa menerimanya, karena ini terlalu berlebihan. ini adalah usaha keluarga mu dan ini tak seharusnya menjadi milik ku" tolak Ellie dengan sopan.


"tidak apa Ellie. aku memang sengaja mendirikan restoran ini untuk mu. jangan menolak nya Ellie." ucap Jack sambut membelai rambut Ellie dengan lembut.


"tidak bisa Jack. ini terlalu besar dan berlebihan. jika kau terus memaksa, maka aku akan pergi dari sini." tegas Ellie pada Jack.


"jangan begitu Ellie. aku salah dan aku minta maaf padamu. ku mohon tetap disini, oke? aku janji, tak akan memaksamu lagi." ucap Jack sambil menahan tangan Ellie.


"em.. baiklah, jangan ulangi lagi oke." kata Ellie yang kembali duduk ditempatnya.


"baiklah sayang, aku janji."

__ADS_1


"cih.. menjijikkan! Ellie jangan percaya padanya. dia adalah bajingan, dia sering bermain dengan perempuan dan dia juga adalah playboy." tegas Dean pada Ellie.


"diam kau, Dean. apa maksud hah? kau bahkan tidak punya bukti apa pun sekarang. berani nya kau menuduh ku sebagai playboy." kata Jack dengan nada keras.


"Ellie jangan dengarkan dia, oke? percaya padaku. kau ada perempuan satu-satunya yang ku cintai dan tidak ada yang lain oke?" ucap Jack sambil berusaha menyakinkan Ellie sebisa mungkin.


"tidak Ellie, jangan percaya dia. aku tahu sifatnya, karena aku adalah adiknya. dia juga sering membawa wanita kembali ke rumah, saat dia tengah mabuk." ucap Dean tanpa peduli dengan perasaan Jack.


Ellie tersentak dan menoleh langsung ke arah Jack. suasana kian kacau, karena ulah dari Dean yang terlalu ikut campur dalam hubungan Jack dan Ellie.


akhirnya Jack yang tidak tahan dengan tingkah Dean, langsung memberikan Dean sebuah tampar yang cukup keras.


Ellie terkejut, melihat Dean ditampar langsung oleh Jack kakaknya. Ellie sebenarnya tidak berharap akan melihat pertengkaran diantara mereka berdua.


lalu Dean yang terkena tamparan itu, marah dan dia membalas Jack dengan meninju sudut bibir Jack hingga berdarah.


setelah itu, Dean keluar dari tempat itu tanpa berkata apapun. Ellie kembali terkejut melihat Dean yang begitu berani meninju kakaknya.


lantas Ellie segera menghampiri Jack dan melihat, apakah dia terluka atau tidak. Jack yang terluka tidak ingin memperlihatkan luka nya padanya Ellie, karena dia takut Ellie akan khawatir padanya.


tapi Ellie memaksa untuk melihat wajah Jack. lantas Ellie menariknya lebih dekat dengannya, sehingga ia bisa melihat Jack yang terluka.


melihat luka Jack yang berdarah itu, membuat Ellie sedikit khawatir padanya. lantas Ellie menyuruh salah satu pelayan, untuk membawakan kotak obat padanya.


setelah itu, Ellie mengajak Jack untuk kembali duduk. agar ia bisa mengobati luka yang dialami oleh Jack. Jack senang melihat Ellie begitu perhatian padanya.


Jack kini kian terobsesi padanya dan enggan melepaskan nya. lalu di tengah-tengah kekhawatiran Ellie. Jack mengambil kesempatan untuk mencium Ellie, meskipun bibir nya terluka.


Ellie terkejut saat Jack menciumnya dan ia merasakan darah dari bibir Jack. karena Jack sedang terluka, Ellie pun segera melepaskan ciuman Jack dan menyuruh Jack untuk tidak melakukan hal tersebut.


karena dia sedang terluka. lalu tak lama kemudian, pelayan pun datang dengan kotak obat dan juga se baskom air dingin.


Ellie mengambil sapu tangan dari tasnya dan ia basahi dengan air dingin. lalu dia perlahan-lahan menekan luka Jack dengan lembut.


Jack senang melihat Ellie mengobati nya. tidak sia-sia, dia mendapatkan luka ini. sekarang mereka bahkan lebih dekat dari sebelumnya.

__ADS_1


sembari Ellie mengobati luka Jack. Jack terus memperhatikan Ellie. Jack melihat wajah cantiknya dengan perlahan dan menikmati keindahan dari wajahnya.


Jack merasa sekarang, sedang melihat seorang bidadari yang datang mengobati nya. Jack senang bukan main. sampai berpikir bagaimana, jika mereka kelak menjadi suami istri. pasti itu akan sangat menyenangkan.


__ADS_2