
keesokan harinya, Jack dengan wajah berseri-seri menyapa Dean yang sedang nampak masih kesal dengannya.
Dean sedikit tersentak melihat Jack yang tiba-tiba menjadi seperti itu. entah apa yang sudah terjadi padanya kemarin. hingga dia bertingkah aneh seperti itu.
hal itu membuat Dean semakin kesal saat melihat wajah nya. Dean sebenarnya sangat ini tahu, apa yang terjadi padanya dan Ellie kemarin itu.
namun Dean enggan bertanya padanya, karena dia masih membenci Jack kakaknya. selain itu masih ada hal penting, yang harus dia dilakukan saat disekolah nanti.
dia harus segera bertemu dengan Ellie dan menjelaskan padanya, bahwa kemarin itu hanyalah sebuah kesalahan pahaman saja.
lantas Dean buru-buru pergi dan masuk kedalam mobilnya. sementara itu, Jack memutuskan untuk menyembunyikan statusnya dengan Ellie saat ini pada Dean.
Jack ingin Dean mengetahui hal tersebut dari mulut Ellie dan itu pasti akan sangat luar biasa bagi Dean. dia tidak sabar melihat wajah cemburu dari adiknya Dean.
meskipun nanti Dean terus menjelekkan nya, tapi Ellie pasti akan tetap membelanya karena Jack sekarang adalah pacarnya.
tak lama kemudian, Dean pun tiba di sekolahnya. tapi dia tidak melihat Ellie di gerbang sekolah, lantas dia langsung menuju ke kelasnya dan bertemu dengan Ellie.
Dean senang saat masuk ke kelas, Ellie sudah ada disana dengan wajah cantik dan cerianya. lalu Dean menghampiri nya dan menjelaskan padanya perkara kemarin dia dipanggil oleh guru itu.
Dean berkata jika guru itu merupakan suruhan dari kakaknya Jack. Dean sengaja dijebak oleh Jack, agar dia tidak bisa bersama Ellie saat pulang sekolah waktu itu.
Ellie sedikit bingung dan tidak percaya, jika ini adalah perbuatan Jack. menurut nya Jack tidak mungkin menjebak adiknya seperti itu.
tapi biar bagaimana pun, Dean sekarang adalah teman baiknya dan Jack juga adalah pacarnya. sulit baginya untuk membela salah satu diantara mereka berdua.
akhirnya Ellie memilih jalan tengah, dimana dia tidak memihak siapapun dalam masalah Jack dan Dean. sekarang yang Ellie lakukan hanya menyuruh Dean untuk tidak benci pada kakaknya Jack.
Ellie berkata padanya, mungkin saja Jack melakukan ini untuk kebaikan nya. jadi Ellie menyuruhnya untuk tidak perlu mempermasalahkan hal tersebut.
lalu Ellie juga berkata padanya, bahwa ia yakin jika Dean adalah siswa baik dan tidak mungkin menjadi siswa berandalan, seperti apa yang diceritakan itu.
Dean merasa senang, karena Ellie masih mempercayai perkataan nya. tapi yang membuat Dean sedikit kesal adalah mengapa Ellie masih saja memihak kakaknya.
padahal sudah jelas, jika Jack adalah orang licik yang selalu menjebaknya. lalu ditengah-tengah pembicaraan mereka.
Dean tidak sengaja melihat kalung liontin yang dipakai oleh Ellie. karena penasaran Dean akhirnya memutuskan untuk bertanya padanya, mengenai kalung tersebut.
__ADS_1
"Ellie, maaf. apakah itu adalah kalung pemberian dari Jack?" tanya Dean yang penasaran.
"em.. ya kau benar Dean. ini memang pemberian dari Jack, bagus bukan?" kata Ellie sambil memperlihatkan kalungnya pada Dean.
"em ya. jika Ellie yang memakai nya pasti akan selalu bagus" kata Dean yang agak kesal saat mengetahui hal tersebut.
"oh ya Ellie. kemarin kau pergi kemana saja? aku mencari mu kemarin, tapi aku tidak menemukan mu di gerbang. apakah kau pergi bersama Jack?" tanya Dean yang sedikit kecewa.
"maaf Dean. aku tidak sempat mengabari mu waktu itu, karena aku tiba-tiba teringat jika aku sempat ada janji pada Jack. aku sungguh-sungguh minta maaf padamu" kata Ellie yang merasa tidak enakan pada Dean.
"tidak apa Ellie. aku mengerti kok! kau tidak perlu sampai seperti itu"
"em.. lalu apa yang kalian lakukan dan kalian pergi kemana waktu itu?"
"oh, Jack mengajak ku pergi ke sebuah tempat yang sangat indah dan kami... " kata Ellie yang terputus karena malu pada Dean
"kalian kenapa Ellie? apa yang terjadi pada kalian berdua disana?" kata Dean yang penasaran.
"kami berpacaran dan Jack mengatakan perasaan nya padaku. lalu kami akhirnya memutuskan untuk berpacaran" kata Ellie yang tersipu malu.
Dean tidak menyangka, jika Jack akan mengajak Ellie berpacaran dalam waktu dekat. jika seandainya Dean lebih cepat dari Jack, mungkin saja dia juga berpacaran dengan Ellie sekarang.
namun sayangnya perasaan Ellie pada Dean, itu berbeda dengan Jack. Ellie hanya menganggap Dean sebagai sahabatnya saja. sedangkan pada Jack sendiri, Ellie benar-benar suka padanya.
kini Dean nampak kecewa dengan pernyataan Ellie yang barusan itu. namun melihat wajah Ellie yang nampak begitu senang, membuat Dean tidak sanggup untuk merusak kebahagiaan nya.
Dean merasa mungkin ini sudah menjadi jalannya dan dia juga harus menerima itu. asalkan masih bisa dekat dengan Ellie dan melihat nya bahagia, Dean rela melepaskan Ellie.
namun disisi lain, Dean juga akan terus mengawasi Jack dan tidak membiarkan nya menyakiti Ellie sedikitpun. lantas setelah Ellie mengatakan hal itu.
Dean pun mengucapkan selamat padanya, karena resmi berpacaran dengan Jack kakaknya. meskipun sebenarnya Dean masih enggan menerima kenyataan itu.
Ellie senang mendengar ucapan selamat dari Dean. lalu untuk menggantikan kesalahan pada waktu itu, Ellie berkata akan mengajak Dean untuk makan dirumah nya, setelah pulang sekolah nanti.
Dean yang mendengar itu, langsung ceria kembali dan dia kembali bersemangat menerima ajakan dari Ellie. Dean pun sempat berpikir mungkin dia masih ada kesempatan, untuk membuat Ellie lebih dekat dengannya meski tidak berpacaran.
oleh karena itu, dia harus memanfaatkan hal ini dengan baik. tak lama setelah itu, Dean dan Ellie langsung pulang ke rumah Ellie.
__ADS_1
sesampainya di rumah Ellie, dia langsung disambut kepulangan nya oleh ibu Ellie dan juga Jack. Dean syok melihat Jack yang sudah ada didalam rumah Ellie.
rasanya saat itu, Dean ingin langsung menghilang dari hadapan nya. Dean tidak bisa menerima Jack yang sekarang ada dirumah Ellie.
namun karena Ellie sudah bermaksud baik mengundangnya, maka mau tidak mau dia pun terpaksa masuk kedalam rumah Ellie dengan ekspresi kesal saat menatap Jack.
Jack menyeringai lebar kearah Dean adiknya. dia nampak sangat senang melihat raut wajah kesal dari Dean. sepertinya Ellie sudah mengatakan hal kemarin padanya.
lantas untuk membuktikan pemikirannya itu, Jack pun mencoba mengejek Dean adiknya.
"Dean bagaimana? kau tidak ingin mengucapkan selamat pada kakak mu ini? aku dan Ellie sudah resmi berpacaran loh" bisik Jack didekat telinga Dean.
Dean yang kesal langsung mendorong Jack dengan cukup kuat, hingga Jack menabrak pintu dibelakangnya.
"ya ampun. adikku ini sungguh sangat senang ya, mendengar ucapan ku tadi" ejek Jack pada Dean.
"apa maksud? jangan berpikir jika kau sudah menang, karena berhasil membuat Ellie jadi pacar mu ya? kau harus tahu jika Ellie belum jadi milikmu dan dia sekarang hanya pacar mu saja. kau harus tahu itu! " kata Dean dengan nada mengancam.
"ya ampun adik ku ini. tapi sayang nya, itu tidak akan lama lagi dan kau akan segera mendengar kabarnya. jadi kau harus siapkan mental mu oke" kata Jack dengan nada mengejek.
"cih... dasar bajingan!"
"hahaha... terserah padamu aku tidak peduli, dengan apa yang akan kau katakan padaku. tapi untuk saat ini, kau harus tahu jika aku dan Ellie sudah resmi berpacaran. lalu kau harus ingat untuk jaga jarak dengan Ellie" tegas Jack pada Dean.
"cih... aku tidak peduli dengan ucapan mu. kau bahkan tidak punya hak untuk melarang ku dekat dengannya. lagian Ellie juga nyaman dekat dengan ku, jadi tidak masalah jika aku dekat dengannya" kata Dean dengan kesal padanya.
Jack agak kesal mendengar ucapan Dean, namun karena ini masih didalam rumah Ellie. dia tentu harus mengendalikan emosinya agar tidak lepas kendali.
sementara itu, Ellie yang sedang mempersiapkan makanan bersama ibunya terlihat sedang sibuk. lantas Jack langsung pergi ke sana untuk membantu mereka.
Dean tentu tidak mau kalah dengan Jack, akhirnya dia juga ikut pergi membantu Ellie dan ibunya di dapur.
ibu Ellie sangat senang melihat kedua kakak beradik ini, karena mereka mau membantu nya dan Ellie di dapur.
setelah semua persiapan selesai dan semua makanan juga sudah siap. Ellie dan ibunya mengajak Jack serta Dean untuk makan bersama.
Jack dan Dean langsung senang menerima ajakan dari ibu Ellie. akhirnya mereka makan bersama di ruang makan, sambil bercerita tentang keseharian mereka.
__ADS_1