
"bagaimana aku bisa terus mencintai nya,jika dia terus bersikap dingin padaku?!" ucap seorang gadis yang sedang menangis di dalam toilet RS
Nama gadis itu adalah Ayara tivania Kyle atau biasa di panggil Ara
"Hiks....hiksss apa dia begitu membenciku sampai dia terus bersikap dingin padaku"
Arra pun terus menangis di toilet itu sampai seseorang mengedor pintu toilet itu..
"Ara ,keluar Ara,apa kamu tidak apa?" Tanya seorang gadis muda yang merupakan sahabat dari Ara
"Aku tidak apa bel, sebentar lagi aku keluar" ucapnya dari dalam toilet itu
"Ayolah keluar sekarang kakakmu menghawatirkan mu di luar"
"Kak barra?"
"Iya dokter barra dia sedang di luar toilet wanita sekarang,dia menyuruhku masuk untuk memanggil kamu, karena dia tidak bisa masuk ke sini" ucap Bella memberi tau Arra
"Baiklah aku akan keluar bel"
"Oke aku akan menunggumu di luar"
Setelah itu Bella pun berlalu keluar, sementara Arra masih sibuk untuk membersihkan wajahnya yang sembab karena menangis
Sementara barra masih menunggu adiknya itu untuk keluar dari toilet,saat dia menunggu, Bella yang tadi dia suruh untuk memanggil Arra,dia sudah keluar dari toilet dan dia menanyakan pada Bella tentang arra yang belum keluar dari dalam toilet..
"Bel mana arra?" Tanyanya khawatir
"Oh dokter barra,arra bilang dia sebentar lagi keluar kok"
"Baiklah kalau begitu terimakasih bel"
"Iya dokter kalau begitu saya permisi dulu ya"
"Iya"
Setelah mengatakan itu Bella pun berlalu meninggalkan bara yang masih menunggu adiknya itu
Barra adalah seorang dokter di rumah sakit itu nama lengkapnya adalah Barra Austin Kyle,dia adalah kakak dari Arra,dia sebenarnya sangat menyayangi adiknya itu ,tapi kadang mereka juga sering bertengkar,tapi di balik itu semua barra adalah sosok kakak yang paling penyayang untuk arra, buktinya sekarang dia khawatir dengan arra yang tiba-tiba menangis dan berjalan menuju ke toilet,barra ingin tau apa yang membuat adiknya itu menangis seperti itu..
Tak lama kemudian arra pun keluar dari toilet itu , dengan mata yang terlihat sedikit sembab, walaupun tadi arra sudah membasuhnya tapi tetap saja masih kelihatan sembab.
"Ra kamu kenapa,kok nangis gitu tadi?"
Arra yang melihat kakak nya pun segera memeluk kakaknya itu..
"Tenanglah jangan menangis,cerita sama kakak okey"
Ara pun masih terisak di pelukan barra ,dan barra hanya bisa menenangkan adiknya itu, walaupun banyak yang menatap mereka tapi bara tak perduli karena arra lah yang lebih penting saat ini baginya
"Kak ,aku ingin pindah saja dari RS ini"
Bara pun terkejut dengan permintaan arra , pasalnya arra baru pindah ke RS ini untuk magang beberapa hari yang lalu,tapi kenapa saat ini arra ingin pindah.
"Tapi Ra , kenapa kamu ingin pindah?"
__ADS_1
"Aku...aku" ucapnya yang tak bisa melanjutkan kata-katanya
"Kamu kenapa Ra,apa ada orang yang jahatin kamu di sini?"
Arra pun hanya menggeleng saat barra menanyakan itu
"Lalu apa yang buat kamu ingin pindah, bukankah ini impian kamu untuk magang di RS ini?"
"Iya kak tapi arra gak mau bertemu dengan dia"
"Dia?siapa?"tanya bara mengerutkan keningnya
"Kak Sky" ucap arra yang semakin kencang menangis
Bara pun akhirnya tau apa yang membuat adiknya itu menangis sekarang.
"Sky?, Apa kamu masih mencintainya arra,bukankah kakak sudah bilang jangan dekati dia lagi ,dia itu hanya menganggap kamu adik gak lebih" ucap bara menekankan pada arra,agar arra sadar dan tidak berharap lagi pada sky
"Tapi kak ,aku hanya ingin dekat dengannya,tapi sikapnya selalu saja acuh seperti itu"
Barra pun melepaskan pelukan arra dan memegang kedua bahu arra
"Ra dengerin kakak,kamu gak boleh suka sama dia,dia itu hanya menganggap kamu adik ,apa kamu mengerti,jadi stop sampai disini ,kakak gak mau denger kamu ngejar sky lagi"
Ya bara dan sky adalah sahabat dekat dan barra tau adiknya itu sudah mengagumi sky dari pertama mereka bertemu,saat itu arra bertemu dengan sky saat sky bertamu di rumah barra,dari situlah arra mengagumi sky dan sekarang perasaan nya bertambah pada sky seiring berjalannya waktu,arra sering mencari perhatian pada sky ,tapi sayangnya sky hanya menganggap nya sebagai adik saja.
"Tunggu dulu arra,tapi kenapa kamu ingin pindah sekarang,apa kamu sudah tidak mengejar dia lagi?" Tanya bara yang heran pada adiknya itu, harusnya kalau dia ingin dekat dengan sky dia tidak akan pindah dari RS itu,tapi kenapa arra ingin pindah sekarang, bukankah itu aneh?
"Aku hanya tidak ingin bekerja di RS yang sama dengan kak sky"
"Hah kenapa, bukankah kamu ingin mengejarnya "
Flashback on
Hari ini adalah hari ke 3 arra magang di RS itu,dia tidak menyangka dia akan bertemu dengan seseorang yang sangat dia cintai ,ya dia adalah dokter sky ,arra sangat mengagumi sky sampai dia ingin selalu dekat dengan sky..
Setelah mengetahui sky bekerja di RS itu,arra berusaha untuk menemui nya di ruangan nya,dia bertanya pada seorang suster dimana ruangan dokter sky tapi suster itu malah menatapnya sinis
"Em maaf sus ,suster tau dimana ruangan kak sky,eh maksud saya dokter sky?"
Suster itu kemudian menatap arra dari atas sampai bawah dengan sangat sinis
"Mau bertemu dokter sky,tidak mungkin bisa dia sibuk" ucapnya pada arra
"Tapi saya hanya ingin bertemu dengan nya sebentar "
"Kamu fikir kamu siapa bisa menemui dia seenaknya,kamu itu hanya siswi magang disini iya kan?!"
"Tapi apa karena saya siswi magang saya tak bisa menemuinya??"
"Sudahlah dokter sky pun juga tak ingin ada yang menemuinya,jadi jangan ganggu waktunya!"
Tiba-tiba saat mereka sedang berdebat sky pun datang ke situ dan melihat ternyata yang sedang berdebat dengan suster adalah Arra,gadis yang selalu dia anggap sebagai adik.
"Biarkan saja dia suster" ucap sky dengan wajah dingin dan santainya
__ADS_1
Suster itu pun ketakutan saat melihat kedatangan sky di situ
"Dokter sky,tapi dia.."
"Saya bilang biarkan saja dia,anda bisa kembali bekerja,dan kamu..."
Ucap sky menggantung kalimat nya
"Ikut saya ke ruangan saya" ucapnya lagi pada arra
Kemudian suster itu pun segera berlalu dengan wajah kesalnya, setelah itu arra pun juga mengikuti sky yang sedang berjalan menuju ke ruangannya
Sesampainya di sana,arra memeluk sky dari belakang,dia sangat merindukan sky saat ini
"Kak Sky aku kangen" ucap arra pada sky
Sky pun kemudian melepaskan tangan arra yang sedang memeluknya
"Arra kenapa kamu disini?" Tanya sky dengan sikap dinginnya
"Ya aku magang disini kak,memang kenapa apa kakak senang aku disini?" Ucap arra antusias
"Pindah dari RS ini arra?!"
Deg..!
Ara pun tidak menyangka bahwa sky akan menyuruh nya pindah dari RS itu,tapi apa salahnya,arra pikir sky akan senang ketika melihatnya tapi entah kenapa sky selalu mengacuhkannya,bahkan saat ini sky menyuruhnya untuk pindah dari RS itu.
"Kak Sky bercanda kan ?" Ucap Ara berusaha bersikap positif karena dia masih berfikir sky tidak akan mengusir nya kan
"Aku serius arra ,pindah atau aku yang akan pindah!"ucap sky menegaskan
Tes!
Tiba-tiba saja air mata arra jatuh saat itu,kenapa?,kenapa sky mengatakan itu padanya
"Tapi kenapa kak, kenapa apa aku punya salah sama kakak?"
"Tidak arra"
"Lalu kenapa, kenapa kakak menyuruhku pindah??"
"Kamu tidak perlu tau alasan nya arra,oh ya mulai sekarang jangan pernah mendekati ku lagi " ucap sky lagi yang membuat arra semakin menangis dengan kencang.
"Kak Sky kamu jahat!"
Setelah mengatakan itu arra pun berlari keluar dari ruangan dokter sky dan menuju ke toilet untuk menangis
Sementara sky hanya mengusap kasar wajahnya, karena dia tau apa yang dia katakan tadi ,mungkin akan menyakiti perasaan arra nanti.
Flashback off
"Sudahlah bukankah kakak sudah sering bilang sama kamu,oh ya jika kamu ingin pindah sekarang kakak akan mengurusnya"
Arra pun hanya mengangguk kan kepala nya
__ADS_1
"Baiklah kalau begitu kakak kerja dulu hari ini ada pasien yang harus kakak tanggani,kamu juga harus belajar lupain sky"
Setelah mengatakan itu barra segera berlalu meninggalkan arra ,arra pun kemudian menghapus air matanya lagi dan kemudian berlalu juga untuk membantu di RS itu..