
setelah itu Arra segera masuk ke kamar nya dan membersihkan badannya kemudian dia bermain ponsel di kamarnya...
sementara setelah sky sampai di rumah dia merebahkan dirinya di sofa..
"akhh kenapa gue jadi gini sih" kesal Sky pada dirinya sendiri
"apa hubungan Arra dengan dokter itu ya" gumam Sky bertanya-tanya pada dirinya sendiri
"hemm sudahlah bukankah itu bagus,jadi Arra mulai menjauh dari gue?"
keesokan harinya di RS tempat Arra magang..
"hallo Arra, bagaimana pekerjaan nya apa kamu kesulitan?" sapa dokter Edwin saat melihat Arra
"ah dokter ,tidak apa kok ini oke hehe"
"ehmm baguslah kalau gitu,saya yakin kedepannya kamu akan menjadi dokter yang hebat "
"hehe terimakasih dokter "
"oh ya Arra bolehkah saya bertanya sesuatu?"
"apa itu dok?"
"em bukankah kakak kamu seorang dokter dia juga teman dekat dokter Sky bukan,lalu kenapa kamu tidak magang di RS yang sama dengan kakak kamu?"
Arra pun binggung harus menjawab apa,tidak mungkin dia bilang karena sky tidak ingin dia bekerja di rumah sakit yang sama dengan nya,dan Arra pun memikirkan alasan untuk menjawab pertanyaan dokter Edwin
"emm itu.. karena saya tak ingin bergantung dengan kakak saya dokter"ucapnya tersenyum paksa
"emm baiklah kalau gitu,maaf kalau saya terlalu kepo"
__ADS_1
"hehe gapapa kok dok,oh ya kalau begitu saya lanjut dulu ya dok"
"iya Arra"
sementara itu di RS tempat Sky bekerja...
"sky Lo kenapa nyuruh gue Dateng pagi-pagi gini sih" kesal barra karena sky menelponnya tiba-tiba padahal dia biasa datang lebih siang sesuai jadwal nya
"yah gapapa gue cuma pengen tau ,Lo kenal dokter itu?"
"dokter?,dokter siapa bukankah kita juga dokter"
"bukan itu, maksud gue dokter tadi malem!"
"oh maksud Lo dokter pembimbing Arra?"tanya Bara menelisik
"ya" jawabnya singkat
"mana gue tau Lo lihat kan semalem aja Arra baru kenalin dia ke gue"
"maksud Lo gimana Sky,Lo pngn awasi dia apa adek gue!"
"bar udahlah males debat gue ,Lo lakuin aja"
"tapi gue ada kerjaan sky!"
"suruh orang buat gantiin bar" ucap sky menatap bara dengan tajam
barra yang ngeri dengan tatapan sky pun segera mengiyakan permintaan sky.
"ya ya Lo menang deh" kesal bara karena sky selalu bersikap semaunya
__ADS_1
"bagus"
"ya udah gue pergi dulu"
"hemm!"
setelah itu barra pun segera menyuruh seseorang untuk memberikan informasi tentang dokter Edwin padanya
sementara Sky saat ini juga sedang berada di ruang operasi untuk menyelamatkan pasien yang berada di ruangan tersebut..
setelah beberapa jam di ruang operasi dia pun lega akhirnya operasi berjalan dengan sukses dan pasien tersebut terselamatkan
"kerja bagus dokter Sky,anda hebat sekali akhirnya operasi sukses lagi" puji seorang dokter yang juga berada di ruangan itu
"anda juga sudah bekerja dengan bagus hari ini dokter Axel" ucap Sky memuji balik rekanya itu
"oh iya dokter kalau begitu saya permisi dulu untuk membersihkan diri" pamit dokter Axel pada Sky
sementara sky juga Segera meninggalkan ruang operasi dan membersihkan dirinya di kamar mandi pribadi nya di RS itu..
setelah selesai membersihkan diri , seseorang mengetuk pintu ruangan Sky dan sky pun menyuruh seseorang itu masuk
ternyata itu adalah dokter Axel yang tadi bersama dengan dokter Sky di ruang operasi
tok
tok
tok
Axel pun mengetuk pintu ruangan Sky
__ADS_1
"masuk" sky pun mempersilahkan Axel untuk masuk ke dalam ruangannya
"dokter Sky apa ada waktu sebentar?" tanya Axel saat memasuki ruangan Sky