Only 3 Days Left

Only 3 Days Left
Episode 4


__ADS_3

"Gimana gua gak kenal Ama ibunya si popon kalo tiap ketemu gua, ibunya selalu bar bar, gua kadang heran gitu, anaknya pendiem, ibu nya bar bar nya ngelebihin elu" ucap lucky yang pusing kalo mengingat kelakuan ibunya popon.


"Btw kenapa kita jadi ngomongin ibu nya si popon wkwkw" bengek seorang Yuki.


"Lah iya ya haha.... Dah ah yuk berangkat keburu klien ayah gua ngamuk" ucap lucky mempercepat langkahnya.


.


.


.


.


" Ntar berabe kalo klien ayah gua ngamuk, bisa bisa gua dipecat jadi anak ntar" lanjut lucky


"Okay"


Yuki dan lucky pun berjalan ke arah parkiran sekolah, sesampainya disana mereka berdua langsung bergegas masuk kedalam mobil milik lucky dan langsung menuju ketempat tujuan mereka.


Saat ditengah perjalanan Yuki membuka suara "ky gimana kabar tunangan lu?"


"Gatau"ucap lucky singkat sambil tetap fokus menyetir


"Gimana sih, tunangan sendiri lu gak tau kabarnya"ucap Yuki tak percaya dengan jawaban singkat lucky


"Ya salahin aja noh si tunangan gak guna gua itu, masa pas kita quality time dia malah sibuk Ama kertas Mulu" ucap lucky tak terima dengan kelakuan tunangan nya.


"Emang pas quality time lu dicuekin?" Tanya Yuki penasaran


"Iya ki, parah banget kan? Trus karna gua kesel gak diperhatiin akhirnya gua chat putra buat nyusul gua" ucap lucky dengan berapi api.

__ADS_1


"Eh gila lu haha...trus gimana reaksi tunangan lu?" Tanya Yuki yang semakin penasaran


"Pertama nya sih biasa aja tapi setelah putra bilang 'permisi ya, gua mau jemput pacar gua' eh tunangan gua auto langsung nge bogem si putra sampe gua harus pisahin mereka"ucap lucky panjang lebar.


"Gila haha...trus siapa yang kalah?" Tanya Yuki


"Hah maksudnya?"ucap lucky kebingungan


"Maksud gua siapa yang k.o duluan"ucap Yuki


"Ya pasti tunangan gua lah, secara kan tunangan gua tuh gak pinter berantem sedangkan putra tuh anak beladiri, apalagi putra tuh sabuk hitam"ucap lucky.


"Trus lu ngobatin siapa dulu ku?" Tanya Yuki semakin penasaran


"Ya tunangan gua dulu lah, secara kan dia yang paling banyak luka nya" jawab lucky yang masih fokus menyetir


"Wah gila haha....trus si putra lu obatin juga?" Tanya Yuki


"Oh" ucap Yuki ber'oh'ria


Tak terasa mereka sudah sampai ditempat tujuan, lucky berjalan keluar dari mobil dan pergi kearah bagasi mobil, lucky mengambil sesuatu dari bagasi dan kembali kedalam mobil.


"Nih kita ganti baju ini aja" ucap lucky sambil memberikan baju yang cukup formal


"Lu dapet dari mana ini baju ky?" Tanya Yuki bingung


"Dari bagasi, dah lah yuk kita ganti di kamar mandi cafe aja, gak mungkin kan kita ganti dimobil" ucap lucky yang melangkah keluar mobil


"Hayuk"ucap Yuki yang ikut keluar dari mobil sambil membawa baju pemberian lucky


Mereka berdua pun langsung masuk ke cafe dan pergi menuju kamar mandi seperti rencana mereka tersebut, selesai mereka ganti baju, mereka langsung menuju meja yang lucky pesan, sesampainya dimeja pesanan mereka, mereka pun langsung duduk.

__ADS_1


"Ini jam berapa Ki?" Tanya lucky


"Mana gua tau, orang gua gak bawa hp Ama jam" jawab yuki


"Lah kita sama haha...hp Ama tas gua, masih ada disekolah" ucap lucky yang menyadari kebodohannya


Tiba tiba ada seorang laki laki mendekat ke arah Yuki dan lucky.


"Em..permisi apa anda Mrs.lucky?" Tanya seorang laki laki dengan rambut kecoklatan


"Ya benar ini saya" jawab lucky sambil mengulurkan tangan kanannya, yang langsung disambut oleh laki laki tadi


Sedangkan Yuki merasa kenal dengan orang yang berada dihadapannya ini,


"Kak Melvin?" Ucap Yuki


"Lah dek ngapain kamu disini?" Tanya laki laki tadi yang bernama Melvin


"Ya kak Melvin yang ngapain disini?" Tanya Yuki balik


"Lah ki lu kenal klien ayah gua?"tanya lucky bingung


"Lah kak Melvin klien ayah lu ky?"ucap Yuki yang makin bingung


"Iya lah ki" ucap lucky yang tak kalah kebingungan


"Jadi kalian saling kenal?"lanjut lucky bertanya


"Bukan kenal aja tapi kami ini Adek kakak" jawab Melvin


"Oh pantesan wajah kalian rada mirip"gumam luck

__ADS_1


__ADS_2