
Papa tetap tidak percaya sama ku
Zero: mungkin aku akan menanyakannya pada Viyan, Apa yang dibicarakan nya tadi
Ring.. ring.. ring.. (suara hp berdering)
Viyan: Hallo, Siapa ini? Tidak ada namanya!
Klik (suara tombol/keyboard ditekan)
Zero: Hallo, Viyan ini aku Zero
Viyan: Iya Zero, kenapa?
Zero: Apa yang papa ku bicarakan pada mu tadi?
Drrrrrttt.... (suara pesan masuk)
Viyan: haaah (kaget dan panik)
Zero: Viyan, ada apa?
Brukk.. (suara jatuh)
Zero: Viyan?, Viyan?, Cpv?, Sayang?, ada apa disana?
Viyan: haaaaa (panik)
Viyan: tidak.. tidak.. tidak (berteriak)!!!
Zero: ada apa? kenapa?
Viyan:Arghhhhh.. ini.. ini.. bukan salahku! (panik)
Viyan: Bu-bukan aku yang melakukannya!
tok.. tok.. tok..
Mama: Viyan, buka pintunya, ini mama!
Viyan: B-bukan aku, B-bukan aku(panik) hahahahaha
Mama: Viyan, Kamu kenapa?
Viyan: Mama tolong aku! Maaaaa
Mama: Viyan !!!
Mama Viyan pun masuk kedalam kamar Viyan
Viyan: Maaa, ini bukan salah ku kan? (panik)
Mama: Astaga Viyan!1!1!1! (kaget dan panik)
Viyan: haaaaaah (panik) Maaa tolong aku
Mama: Viyan, mama akan menolong mu
Viyan: hahahaha (tertawa) hahahaha (tertawa)
Zero: Viyan?! Viyan?! (Viyan kenapa?)
Tiba-tiba Kang Chani pun datang
Chani: Ada apa?
Mama: Chani, cepat telepon rumah sakit! (panik)
Chani: baik ma!
Chani: hallo, tolong cepat kesini!
Setelah dirumah sakit
Dokter: dek, bu, tolong tunggu sebentar, anak" tahan dia!
Mama: kenapa Viyan dibawa ditempat gelap?
Dokter: Ibu tenang dulu ya, kami akan menjalankan pemeriksaan
Chani: ma, mama tenang dulu ya! Kita tunggu saja hasilnya dari dokter!
Mama: iya nak
Didalam Pemeriksaan
Dokter pun memeriksa mata Viyan
Dokter: Matanya agak sedikit merah
Suster: dok, sepertinya dia psicopat
Dokter: Sepertinya iya, mungkin dia stress
Suster: Dia harus dibawa ke Rumah Sakit Jiwa dok
Viyan: heii siapa kamu? Apa kamu mau bermain darah dengan ku?
__ADS_1
Suster: dok, darimana dia bisa dapat pisau itu?
Dokter: Sebaiknya kita menguncikannya dulu disini!
Suster: Iya dok!
Setelah dokter itu pergi keluar dan menguncikan Viyan didalam tempat yang penuh dengan peralatan pemeriksaan
Viyan: Kaca?! aku harus berkaca! Aku Cantik, Cantik sekaliii
Viyan: tidak, aku bukan psicopat! Tidak! Tidak!!!! (berteriak)
Diluarnya:
Dokter: Suster cari Orang Tuanya!
Suster: Baik dok!
Suster: Ibu, Ibu orang tuanya Viyan kan!?
Mama: iya! Bagaimana keadaan anakku
Suster: Ibu mari kita keruangan dokter dulu, dokter ingin menyampaikan sesuatu
Mama: Mari sus!
Setelah sampai diruangan dokter
Mama: Ada apa dokter? Gimana keadaan anak saya? Viyan baik" saja kan? (panik)
Dokter: Ibu, ibu tenang dulu yah!
Dokter: keadaan ibu baik" saja, tapi anak ibu mengalami stress dan juga Psicopat
Mama: Apa? psicopat?
Dokter: Bu, saya minta persetujuan dari ibu, untuk segera memindahkan anak ibu ke RSJ (Rumah Sakit Jiwa)
Mama: Apa itu baik untuk anak saya?
Dokter: Tentu Saja, mungkin dalam beberapa waktu dia akan sembuh dari stress nya. Tetapi saya masih tidak pasti dengan Psicopatnya
Mama: Baiklah dok, saya izinkan dia
Dokter: terimakasih atas persetujuannya
Zero:Ap yang terjadi pada Viyan? Dia tadi kenapa?
Papa Zero: Zero!!!
Zero: Ada apa pah?
Papa Zero: Kamu kenap mondar balik mondar balik dari tadi
Zero: A-.
Papa Zero: Papa punya kabar baru tentang anak yang bernama Viyan!
Zero: Apa? Viyan kenapa?
Papa Zero: Viyan menjadi gila, dan dia masuk RSJ
Zero: Apa? (kaget) Papa bohongkan?
Papa Zero: Kalo ga percaya ya sudah, Papa punya buktinya kok!
Zero: Mana?
Papa Zero: nih liat!
Zero: Haaah (kaget) Pa aku harus pergi sekarang
Papa Zero: kamu ga boleh keluar rumah!
Zero: Kenapa pa?
Papa Zero: Papa takut dia akan melakukan sesuatu yg kejam padamu
Next-->
Up setiap hari Minggu & Senin yahhh♥
Bantu Dukung Novel kami
Dengan Cara:
-Like setiap novel kami
dan jangan lupa
-Love/dukung kami agar kami selalu semangat dalam membut novel ini, agar kalian dapat terhibur
__ADS_1
Terimakasih
__ADS_1