Padahal Benci Tali Cinta

Padahal Benci Tali Cinta
Viyan Hilang Ingatan


__ADS_3

Setelah Viyan dibawa ke RSJ Viyan berkata


Viyan: Ma lihat itu ada badut


Lalu mama Viyan melihat kearah yang ditunjukan Viyan.


Mama Viyan tidak melihat orang yang berpakaian seperti badut


Mama Viyan hanya bisa bersabar atas kegilaan anaknya



Saat Sampai didalam RSJ, Viyan mengambil pulpen/pena suster, dan ingin mencucuk/menancap kan ujung pulpen/pena itu keleher mamanya Viyan



Suster pun menangkap Viyan dan memberikan obat penenang.



Tengah malam, Zero keluar dari rumahnya dengan diam diam.


Zero pergi ke RSJ dimana Viyan dikurung didalamnya.


Saat sampai didepan rumah RSJ, Zero melihat ada satpam yang menjaga rumah itu, namun satpam itu tertidur. Dengan segera Zero diam diam mengambil kunci itu, namun sayangnya ada banyak kunci berbeda. Zero pun mengambil semua kunci itu, dan mencobanya satu satu



Semua kunci sudah dicoba, tapi tidak ada yang cocok dengan pintu itu.



Saat Zero mencoba mencari cara, ada seekor anjing yang berkeliaran didekat RSJ, anjing itu menggonggong Zero, dan Satpam itupun terbangun karena suara gonggongan/auman anjing itu



Satpam itu pun mengusir anjing itu, namun anjing itu tidak mau pergi, anjing itu terus mengendus bau Zero.


Untungnya Zero segera pergi dari tempat itu.


Anjing itupun pergi dari situ.



Satpam itu melihat kebawah, ternyata ada cincin yang berinisial Z



Satpam itupun langsung memeriksa kedalam, dan memeriksa satu per satu kamar.


Zero pun mengikuti dengan diam diam, sambil mencari Viyan



Saat satpam itu menjauh, Zero menemukan Viyan. Dan Zero mencoba membuka gembok kamar itu, kamar itu tidak bisa terbuka dengan sendirinya, gembok kamar itu memerlukan kata sandi. Zero pun bingung bagaimana dia menemukan kata sandi itu.



Terdengar suara langkah kaki seseorang, orang itu ternyata satpam.


Satpam itu pun berlari mengejar Zero


Zero pun berlari menjauh dari kamar Viyan.



Zero pun terpojok, tak ada lagi jalan untuk berlari baginya


Saat satpam itu mendekati Zero


Kemudian terdengar suara pukulan


"gdbrukkk" satpam itupun terjatuh pingsan.

__ADS_1


Zero kaget. Ternyata yang memukul satpam itu adalah Viyan.



Kemudian Zero membawa Viyan pergi dari tempat itu.



Zero membawa Viyan ketaman, zero pun menanyakan sesuatu kepada Viyan



Zero: Viyan, kenapa kamu bisa dimasukan kedalam RSJ itu?


Viyan pun menjawab


Viyan: Viyan? RSJ?


Zero merasa bingung kenapa Viyan balik bertanya.


Zero: Ohh ayolah, apa kau sedang bertanya? atau mencari perhatian?!


Viyan: Siapa Viyan? Dann siapa kamu?


Zero: Aaa (kaget)


Viyan: Apa?


Zero: [positif thinking aja Zero, diakan Lagi gila, jadi pikiran dia hilang semua] Haah (menghela nafas) Haii, Hallo perkenalkan nama aku Zero, Ohh iya nama mu siapa?


Viyan: Aku? Aku tidak tahu siapa namaku!


Zero: [ini ide yang bagus agar papa tidak mengganggu Viyan lagi] Baiklahh, kalau begitu, aku memanggil mu dengan nama Viyan Seoulgy.


Viyan: Baiklahhh


Zero: [sifatnya berubah dengan sangat cepat, mungkin ini efek dari obat penenang] Apa kau merasa baik baik saja sekarang?


Viyan: Iya, begitulah kemungkinannya



Mama Viyan Terkejut dengan kehadiran Zero dan Viyan



Mama Viyan: Viyan! Kamu!!


Zero: Tante, anak tante sudah mendingan


Viyan: haaaah!


Viyan pun mencekek leher mamanya


Zero: Viyann!! Tenangkan dirimu, lepaskan tangan mu dari lehernya


Viyan pun melepaskan tangan nya


Viyan: Haaah


Zero: Dia ini mama mu


Mama Viyan: Iya sayang, ini mama


Viyan: Mama? Mama!


Mama Viyan: Ayo nak kita masuk


Zero: Tante aku balik yaa!


Mama Viyan: Iya


__ADS_1


Saat Zero mah pulang, tiba tiba Zero mendengar sesuatu


"Aaaaaa, to-tolong"


Zero pun segera bergegas kembali masuk kedalam rumah Viyan.



Ternyata...



Bantu dukung kami ya^-^


Dengan Cara:


-Like


-Love atau Faforite kan


-Komentari novel kami


-Share atau bagikan novel ini keteman kalian


























__ADS_1




__ADS_2