
Setelah Viyan dibawa ke RSJ Viyan berkata
Viyan: Ma lihat itu ada badut
Lalu mama Viyan melihat kearah yang ditunjukan Viyan.
Mama Viyan tidak melihat orang yang berpakaian seperti badut
Mama Viyan hanya bisa bersabar atas kegilaan anaknya
Saat Sampai didalam RSJ, Viyan mengambil pulpen/pena suster, dan ingin mencucuk/menancap kan ujung pulpen/pena itu keleher mamanya Viyan
Suster pun menangkap Viyan dan memberikan obat penenang.
Tengah malam, Zero keluar dari rumahnya dengan diam diam.
Zero pergi ke RSJ dimana Viyan dikurung didalamnya.
Saat sampai didepan rumah RSJ, Zero melihat ada satpam yang menjaga rumah itu, namun satpam itu tertidur. Dengan segera Zero diam diam mengambil kunci itu, namun sayangnya ada banyak kunci berbeda. Zero pun mengambil semua kunci itu, dan mencobanya satu satu
Semua kunci sudah dicoba, tapi tidak ada yang cocok dengan pintu itu.
Saat Zero mencoba mencari cara, ada seekor anjing yang berkeliaran didekat RSJ, anjing itu menggonggong Zero, dan Satpam itupun terbangun karena suara gonggongan/auman anjing itu
Satpam itu pun mengusir anjing itu, namun anjing itu tidak mau pergi, anjing itu terus mengendus bau Zero.
Untungnya Zero segera pergi dari tempat itu.
Anjing itupun pergi dari situ.
Satpam itu melihat kebawah, ternyata ada cincin yang berinisial Z
Satpam itupun langsung memeriksa kedalam, dan memeriksa satu per satu kamar.
Zero pun mengikuti dengan diam diam, sambil mencari Viyan
Saat satpam itu menjauh, Zero menemukan Viyan. Dan Zero mencoba membuka gembok kamar itu, kamar itu tidak bisa terbuka dengan sendirinya, gembok kamar itu memerlukan kata sandi. Zero pun bingung bagaimana dia menemukan kata sandi itu.
Terdengar suara langkah kaki seseorang, orang itu ternyata satpam.
Satpam itu pun berlari mengejar Zero
Zero pun berlari menjauh dari kamar Viyan.
Zero pun terpojok, tak ada lagi jalan untuk berlari baginya
Saat satpam itu mendekati Zero
Kemudian terdengar suara pukulan
"gdbrukkk" satpam itupun terjatuh pingsan.
__ADS_1
Zero kaget. Ternyata yang memukul satpam itu adalah Viyan.
Kemudian Zero membawa Viyan pergi dari tempat itu.
Zero membawa Viyan ketaman, zero pun menanyakan sesuatu kepada Viyan
Zero: Viyan, kenapa kamu bisa dimasukan kedalam RSJ itu?
Viyan pun menjawab
Viyan: Viyan? RSJ?
Zero merasa bingung kenapa Viyan balik bertanya.
Zero: Ohh ayolah, apa kau sedang bertanya? atau mencari perhatian?!
Viyan: Siapa Viyan? Dann siapa kamu?
Zero: Aaa (kaget)
Viyan: Apa?
Zero: [positif thinking aja Zero, diakan Lagi gila, jadi pikiran dia hilang semua] Haah (menghela nafas) Haii, Hallo perkenalkan nama aku Zero, Ohh iya nama mu siapa?
Viyan: Aku? Aku tidak tahu siapa namaku!
Zero: [ini ide yang bagus agar papa tidak mengganggu Viyan lagi] Baiklahh, kalau begitu, aku memanggil mu dengan nama Viyan Seoulgy.
Viyan: Baiklahhh
Zero: [sifatnya berubah dengan sangat cepat, mungkin ini efek dari obat penenang] Apa kau merasa baik baik saja sekarang?
Viyan: Iya, begitulah kemungkinannya
Mama Viyan Terkejut dengan kehadiran Zero dan Viyan
Mama Viyan: Viyan! Kamu!!
Zero: Tante, anak tante sudah mendingan
Viyan: haaaah!
Viyan pun mencekek leher mamanya
Zero: Viyann!! Tenangkan dirimu, lepaskan tangan mu dari lehernya
Viyan pun melepaskan tangan nya
Viyan: Haaah
Zero: Dia ini mama mu
Mama Viyan: Iya sayang, ini mama
Viyan: Mama? Mama!
Mama Viyan: Ayo nak kita masuk
Zero: Tante aku balik yaa!
Mama Viyan: Iya
__ADS_1
Saat Zero mah pulang, tiba tiba Zero mendengar sesuatu
"Aaaaaa, to-tolong"
Zero pun segera bergegas kembali masuk kedalam rumah Viyan.
Ternyata...
Bantu dukung kami ya^-^
Dengan Cara:
-Like
-Love atau Faforite kan
-Komentari novel kami
-Share atau bagikan novel ini keteman kalian
__ADS_1