
di kediaman keluarga Erlangga...
"Angga...kemarii...panggil Erlangga.
"ada apa...
"Apakah benar kau menjatuhkan harga diri adikmu didepan seorang manusia yang bernama Raya Darmanan..
"Aku hanya menegurnya yang sembarangan menggunakan kemampuannya dan hampir membunuh seseorang...
"Cecil bilang dia melakukannya karna Anak manusia itu menantangnya..
"dia bohong karna saat itu aku ada di tempat kejadian ucap Angga yang kemudian berlalu...
....ya.....angga memang tidak menghormati Erlangga sebagaimana anak menghormati ayahnya karna bagi Angga, Erlangga bukanlah seorang ayah yang baik karna Erlangga dengan kejam membunuh istri yang adalah ibu Angga dengan sadis tepat di hadapan Angga hanya karna ingin menikahi tante Lidia ibu Cecilia atau entah karna alasan apa....
semetara itu di kantor perusahaan"AGY Darmanan"
"Rayyan bagimana hasil dari rapat kemarin.
"ada sedikit kejanggalan yang akupun tidak bisa menyelidiki dan menuntaskannya.
"baiklah biar aku yang menyelidikinya..
ucap Raya kemudian berlalu menuju ruang keuangan untuk memulai penyelidikan namun belumjuga Raya mengetuk pintu terdengar ucapan seorang kariyawan yang cemas
"bagai mana ini pendapatan perbulan selalu saja menurun padahal banyaksekali rekan bisnis yang bergabung dengan kita tapi bagaimana bisa uang yang mereka beri itu Raib tak ada jejak...
"Raya tersenyum mematikan dan berkata;baiklah sepertinya ada yang ingin main-main dengan ku kemudian Raya membuka pintu tanpa permisi para pengawal di dalam terkejut dan langsung menyerang Raya namun tak butuh waktu lama bagi Raya untuk menumbangkan 5 pengawal itu, bahkan tanpa menggunakan kekuatan vampirenya Raya lalu berkata;Lemah sekali kalian apakah begini pertahanan di perusahaan ku,sangat memalukan...
"CEO...maafkan ketidak sopanan kami menyerang anda ucap salah seorang pengawal
"Raya menatapnya dingin dan berkata; bukan masalah bagiku kalian menyerangku yang masalah bagiku adalah kalian yang terlalu mudah di kalahkan apakah aku harus memecat kalian semua...
"Maaf CEO Kami salah kami akan berusaha lebih keras mengamankan "AGY Darmanan"...
"Raya menatap para pengawal itu dan membaca fikiran mereka yang ternyata mereka benar-benar menyesalinya.
Raya tersenyum sinis dan berkata
"baik aku maafkan ku tunggu kemajuan kalian dalam waktu 5 hari kalian akan aku tes jika kalian mampu melakukan apa yang aku katakan nanti maka aku bukan hanya tidak memecat kalian namun akan ku tambah gajih kalian.
"baik CEO terima kasih
"Raya haya mengangguk kini tatapan dinginnya menatap kepala keuangan dengan penuh selidik berharap dapat membaca fikirannya namun Nihil fikiran pria itu seperti berkabut sangat gelap.
"bagaimana mungkin apakah dia juga anggota keluarga Erlangga tapi bagaimana bisa dia masuk ke perusahaanku tanpa aku sadari sebelumnya..
setelahnya Rayapun berkata;
Hendriko apakah itu namamu kepala keuangan.
"be..be..betul CEO.
"kenapa kau seperti ketakutan Hendriko,apakah kau berbuat kesalahan.
"tidak CEO saya Tidak berani.
"ikut aku keruanganku ucap Raya kemudian berlalu..
"sekepergian Raya para kariawan menghembuskan nafasnya kasar mengingat sejak tadi mereka menahan nafas karna ketakutan tinggalah Hendriko yang mengekori Raya dengan perasaannya yang kacau.
sesampainya di ruangan Raya;
berikan keteranganmu mendetail tentang hilangnya aset dan uang perusahaan.
"Uang perusahaan memang akhir-akhir ini sering hilang dengan penuh keanehan sayapun tidak tau mendetailnya..
"Apakah kau mencurigai seseorang.
"saya tidak tahu CEO saya tidak mencurigai siapapun..
"setahuku masalah ini sudah di selidiki lebih lanjut apakah kau tau bagaimana perkembangannya..
"s...s...saya... tidak tahu CEO
(brak...meja dipukul keras oleh Raya)
"Dasar bodoh kalau Kamu tidak mengetahui semua itu,lantas apa yang kamu lakukan akhir-akhir ini hingga melalaikan tugasmu pantas dengan mudah ada penyusup ternyata Kamu memang lalai lihat saja akan ku pecat Kamu tanpa pesangon..
"Maafkan saya CEO Saya benar-benar tidak mengetahui hal ini..
"tatap mataku dan jangan membantah
"dengan ketakutan Hendriko menatap mata raya..
"Raya melihatnya seksama dan akhirnya berkata;apakah kau pernah meminum atau memakan sesuatu di luar kantor ini
"pernah CEO pernah..
"kalau begitu balikan tubuhmu sekarang
Hendriko membalikan badan dan kini membelakangi Raya dengan segera Raya menotok Hendriko dan menghilangkan kesadarannya namun karna Hendriko di totok walau tidak sadar badannya tetap tegap berdiri kini Raya menatapnya dan bergumam;
__ADS_1
"kalau dugaan ku benar maka ada dua roh dalam tubuh Hendriko akan ku paksa roh itu keluar dan berbicara padaku"
setelahnya Raya berdiri berhadapan dengan Hendriko mengarahkan kekuatannya pada kening Hendriko membuat Hendriko yang tadinya patuh dan menundukan pandangan hormat kini mengerang keras dan tertawa tanpa rasa takut dan hormat sama sekali.
"huahhhh...ha..ha..ha...gadis pintar kau bahkan menotok tubuh ini dengan segel otot sehingga aku tidak bisa melawan dan membunuhmu dengan tubuh ini..
"dasar drakula bodoh bagaimana bisa kau berfikir ingin membunuhku dengan tubuh lemah ini..
"hah....k..kau tau aku adalah drakula..
"ya..aku tau kau adalah drakula malang yang di peralat oleh Erlangga apakah aku mengatakan kebenaran drakula malang ucap Raya sambil tersenyum mengejek
"Eeeehhhh...Erlangga anak yang tidak tau diri itu akan ku bunuh dia..Aaaaaa...aaa tidak aku tidak akan melawanmu tidak akan Erlangga Tidak.
"Mendengar teriakan kesakitan dari Hendriko itu Raya tersenyum dingin dan mengarahkan kekuatannya pada tubuh Hendriko,setelahnya berkata; tidak perlu melawannya aku tau kau terperangkap karna ulah si picik Erlangga itu.
hingga kau tidak bisa melawan Erlangga bukan.
maka cukup lakukan satuhal,dan aku akan membebaskanmu dari ikatanmu dengan Erlangga
"apa yang harus aku lakukan..
"selain mengirim uang secara gelap pada Erlangga apalagi yang kau lakukan
"Aku ,tidak ada,aku hanya mencuri uangmu karna Erlangga tengah membuka usaha baru dan perlu banyak modal..
"maka jika begitu aku akan biarkan kau mengirim uang itu dengan memperkecil jumblahnya katakan saja aku mulai curiga hingga kau harus berhati-hati.
apakah kau mengerti.
"ya..aku mengerti
"bagus dan tugas yang harus kau lakukan disana adalah, kau harus menjadi mata-mataku mengawasi mereka mengawasi gerak-gerik mereka saat waktunya tepat aku akan memutar balikkan keadaan dan membebaskanmu..
"terimakasih putri Vampire ANGELA YUDHISTIRA.
"KAU tau siapa aku apakah mereka juga tau
"tidak,karna akupun baru mengenalinya beberapa saat lalu dari cara berfikir,kecerdikan dan sikapmu,sekarang bolehkah aku bertanya kenapa walau aku menentang Erlangga kali ini aku tiak kesakitan sama sekali
"Karna aku telah menetralkannya,aku tlah membuatmu tidak kesakitan walau melawannya namun ber aktinglah sebagaimana sewajarnya karna aku belum bisa membebaskan segel rohmu selain itu Rahasiakanlah identitasku.
"baiklah Angela.
"mendengarnya Raya tersenyum sinis.dan akhirnya mengarahkan kekuatan kearah Hendriko melepas totoknya dan menyadarkannya lalu berkata
aku tidak akan memecatmu Hendriko asalkan kau lebih waspada.
"baik,akan aku lakukan CEO
meninggalkan Raya yang tersenyum penuh dendam dan bergumam
"kau masukan seseorang untuk menghancurkanku, kan ku buat kau hancur karna keputusanmu Erlangga,maka biarlah berjalan perlahan kehancuranmu karna, poinmu ada dalam kendaliku sekarang Erlangga ji'er nantikanlah kehancuranmu "
()()()()()()()()()()()()()()()()()()()
esok hari..
di kampus..
"ehem...selamat pagi Raya..ucap Anant
"iya.ucap Raya singkat
" siang nanti Usai latihan makan bareng yuk di kantin ada menu baru steak sapi panggang Aku ingin mencobanya bersamamu..
"aku tidak makan daging,karna tidak ingin menjadi vampire yang kejam,
"vampire apa kau tau sesuatu Soal itu Raya.
"Aku hanya bercanda jangan terlalu serius,bukankah vampire hanyalah mahluk mitologi kuno yang tidak benar-benar nyata.
"apakah kau benar-benar berfikir demikian...
"iya...
ucap Raya dan berlalu namun Anant menahan dengan memegang tangan Raya dan berkata.
"tunggu Raya bagaimana dengan tawaranku mau makan bersama tidak
"tidak mau..
Β
ucap Raya yang benar-benar berlalu ketika tangannya telah terlepas dari Anant.
Β
"Anant hanya membuang nafasnya kasar sebenarnya iapun sedikit heran dengan dirinya walaupun sifatnya dingin dia selalu saja memiliki perhatian lebih terhadap Raya yang jelas-jelas mengacuhkannya,Sedangkan para wanita yang mengejarnya hanya mampu menatap punggungnya itupun dari kejauhan..
Sementara di kamar mandi kampus
Tidak bisa,kamu tidak bisa malakukannya jangankan membuat Anant jatuh cinta bersifat lembut dan memperhatikannya saja kamu tidak bisa,sebenarnya ada apa dengan diri kamu ini,kamu bahkan tidak pernah tersenyum padanya bagaimana mungkin dia akan jatuh cinta padamu Angela baiklah akan ku coba cara lain..
__ADS_1
Β
Ucap Raya pada dirinya sendiri di depan cermin toilet.
Β
πΊπΊπΊπΊπΊπΊπΊπΊπΊπΊπΊπΊπΊπΊπΊ
Usai latihan Drama..
"hey Raya..
"david..ada apa?...
"makan siang bareng yuk ke kantin
"Aku sibuk ucap Raya yang hendak berlalu namun Seseorang yang adalah Anant memegang tangannya dan mendudukannya kembali lalu Anant memberikan sebuah kotak nasi dan berkata
"Untukmu..
"Aku?..memangnya apa ini?
"favorite mu..ucap Anant dengan tersenyum tampan
Raya membukanya perlahan dan setelah terbuka Raya mengangkat alisnya kemudian berkata;
"Salad.....Bagaimana mungkin kau tau menu makan Siangku..
"hanya menebak ternyata tebakanku tepat..Kau benar-benar memiliki hal kesukaan dan kepriadian yang samgat mirip dengan Angela kecilku ucap Anant sedih..
"Mendengar Nama aslinya disebut dengan nada sedih Rayapun menatap Anant..
menyadari Raya menatapnya Anant tersenyum dan mengalihkan pembicaraan dengan langsung berkata;
"Makanlah dan jangan salah paham, aku melakukan ini hanya agar Lawan main ku di drama tidak sakit ketika akan tampil dan merepotkanku.
Rayapun berkata;
"baiklah
lalu memakan salad pemberian Anant tanpa harus di perintah dua kali,lagi pula ini memang makanan favorite nya..
Menyaksikannya David berkata dalam hati
"kalo saingan gw angga bakalan berat nih
"David kamu kenapa,Ayo kita makan ke kantin ada menu baru favoriteku,biarkan saja Raya makan siang di sini lagi pula kalau aku tidak salah Raya tidak begitu suka keramaian.
Β
Angga dan Davidpun berlalu meninggalkan Raya yang menahan suapan saladnya dan bergumam..
"***Anant tau begitu banyak tentang hal yang aku sukai dan tidak aku sukai Apakah sifatku memang tak berubah sejak 13 tahun yang lalu..
ππππππππππππππ***π
Malam hari di kamar Angga Prahanant Erlangga..
Β
sejak kematian ibunya,Angga menjadi dingin dan sangat irit bicara dan menghabiskan lebih banyak waktunya melukis di kamarnya sepulang kuliah bahkan makanpun Akan di antarkan oleh pelayan..
Β
Angga melukis sambil bergumam
"Kau tau RAYA DARMANAN Sejak kehadiranmu aku merasa perlahan hidupku kembali berwarna, Mungkinkah aku mencintaimu Atau hanya tertarik karna sifat dan semua yang ada pada dirimu sama seperti Angela....
Raya..Raya...mungkin aku hanya bisa melihat senyum manismu di dalam lukisan ku dasar Unik..
( foto Saurce: Google )
//lukisan Anant ceritanya mah..he.he..//
jangan lupa tinggalkan jejak ya..
Like >< Boleh π
Coment >< Boleh juga βΊ
Kritik saran >< Di tunggu banget π
Vote >< Mau banget π
.
.
.Salam Manis
Author
__ADS_1
Sarmanah