
Habibi pun Datang
"Hey !! Ada apa ini ?! (Terkejut) B-bukan kah ?!" Kata Habibi Sambil Terkejut.
Lalu Habibi Juga meminta Kunci Tersebut.
"Paman Tolong kasih Kunci nya !!!" Kata Habibi !!!
"Apa ?! Enak saja !!!" Kata Mpu Penempa.
"Tidak akan Ku berikan Kunci Boneka ini Untuk Kalian !!!" kata Mpu Penempa
"Aku Sudah tahu !!! Ini adalah Boneka Replika Mbah Sunarto Kakek Ku kan ??!!" Kata Habibi
"Apa ?! Apakah Kamu adalah Cucunya Sunarto ?!" Tanya Mpu Penempa
"Ya Aku lah cucunya Mbah Sunarto !!" Jawab Habibi
"Baik lah Ini Kuncinya" Kata Mpu Penempa
Lalu Safira Merebut Kunci tersebut Dan Membawa kabur Boneka Replika Sunarto Yang bertangan 6.
"Sial kejar dia !!!" Kata Mpu Penempa.
Lalu Habibi Dan Senita Pun mengejar Safira.
Di tepi pantai Kuta Safira pun memasang Kuda-kuda Dan bersiap Menyerang Boneka Tersebut.
"Elemen Kegelapan Bentuk Pertama Tebasan Beruntun !!!" Kata nya
Boneka itu Terus-menerus Menyerang nya.
Di sisi lain Habibi Dan Senita Sedang mencari-cari Safira. Karena tidak ketemu Mereka Berdua kembali ke Mpu penempa.
Lalu mpu penempa pun menyuruh Kembali Mereka berdua untuk Mencari Safira. Habibi di berikan Pedang Untuk Di gunakan Nya untuk berlatih.
Habibi Pun Mencari Safira Seorang Diri, Lalu Habibi pun menemukan Safira Di pantai Kuta Sambil Latihan. Karena Orang-orang Tertentu Yang bisa Mengalahkan Boneka replika itu Safira Hampir Terbunuh. Lantas Habibi pun menebas Tangan Boneka itu sampai terputus.
"Konsentrasi Penuh !!! Ilmu Nafas Kegelapan Bentuk Kesepuluh Vase Pertama: Labirin Tanpa Batas" Kata nya.
Boneka Itu sedang Mencari-cari Habibi. Lalu Habibi menebas Lagi tangan Boneka itu.
Beberapa saat Kemudian Dimensi Labirin Tanpa Batas Pun Menghilang. dan Habibi Pun Menghajar Boneka Itu Sampai-sampai Habibi Memenggal Kepala Boneka itu.
"Ilmu Nafas Matahari Bentuk kedua: Roda Matahari !!" kata nya.
Habibi menemukan Sebuah Keris Yang panjang nya menyerupai Pedang Katana.
"Hah Ada keris di dalam Rangka Boneka Ini ???" Tanya nya
Lalu Mpu Penempa Dan Senita Menyusul Habibi.
(Oh iya Biar lebih singkat Mpu Penempa Kita Panggil Mbah Rungkad Aja ya)
"Ternyata Lu di sini !!??" Tanya Senita
Lalu Habibi Pun bertanya Tentang keris itu kepada Mbah Rungkad.
__ADS_1
"Mbah Rungkad, kenapa ada keris di dalam rangka boneka ini?" tanya Habibi.
Mbah Rungkad menjelaskan, "Keris itu merupakan harta berharga yang diwariskan oleh Kakekmu, Habibi. Keris Baladewa merupakan senjata pusaka yang memiliki kekuatan gaib dan keberanian yang luar biasa. Rangka boneka ini sebenarnya dibuat sebagai wadah untuk menjaga dan melindungi keris tersebut."
Habibi dan Senita terkejut mendengar penjelasan itu. Mereka semakin yakin bahwa boneka tersebut memiliki nilai yang sangat berharga.
"Aku akan Mencoba Menghunus nya" Kata Habibi.
"Silahkan" Jawab Mbah Rungkad
"Warna Merah Tua" Kata Habibi
"Apa Merah Tua Melambangkan Muka marah Dari Prabu Baladewa ??" Tanya Habibi
"Tidak !!! Warna Merah Menandakan Elemen Yang kamu gunakan Dalam membasmi Iblis." Jawab Mbah Rungkad.
"Ayo bangun kak Safira" Kata Habibi.
"Terimakasih Ya" Kata Safira
"Iya Sama-sama Kak" Jawab Habibi.
"Ternyata Kamu yang layak Berlatih Dengan Boneka Itu Dan Memakai Keris itu" kata nya sambil tersenyum.
MHabibi pun Datang
"Hey !! Ada apa ini ?! (Terkejut) B-bukan kah ?!" Kata Habibi Sambil Terkejut.
Lalu Habibi Juga meminta Kunci Tersebut.
"Paman Tolong kasih Kunci nya !!!" Kata Habibi !!!
"Apa ?! Enak saja !!!" Kata Mpu Penempa.
"Tidak akan Ku berikan Kunci Boneka ini Untuk Kalian !!!" kata Mpu Penempa
"Aku Sudah tahu !!! Ini adalah Boneka Replika Mbah Sunarto Kakek Ku kan ??!!" Kata Habibi
"Apa ?! Apakah Kamu adalah Cucunya Sunarto ?!" Tanya Mpu Penempa
"Ya Aku lah cucunya Mbah Sunarto !!" Jawab Habibi
"Baik lah Ini Kuncinya" Kata Mpu Penempa
Lalu Safira Merebut Kunci tersebut Dan Membawa kabur Boneka Replika Sunarto Yang bertangan 6.
"Sial kejar dia !!!" Kata Mpu Penempa.
Lalu Habibi Dan Senita Pun mengejar Safira.
Di tepi pantai Kuta Safira pun memasang Kuda-kuda Dan bersiap Menyerang Boneka Tersebut.
"Elemen Kegelapan Bentuk Pertama Tebasan Beruntun !!!" Kata nya
Boneka itu Terus-menerus Menyerang nya.
Di sisi lain Habibi Dan Senita Sedang mencari-cari Safira. Karena tidak ketemu Mereka Berdua kembali ke Mpu penempa.
__ADS_1
Lalu mpu penempa pun menyuruh Kembali Mereka berdua untuk Mencari Safira. Habibi di berikan Pedang Untuk Di gunakan Nya untuk berlatih.
Habibi Pun Mencari Safira Seorang Diri, Lalu Habibi pun menemukan Safira Di pantai Kuta Sambil Latihan. Karena Orang-orang Tertentu Yang bisa Mengalahkan Boneka replika itu Safira Hampir Terbunuh. Lantas Habibi pun menebas Tangan Boneka itu sampai terputus.
"Konsentrasi Penuh !!! Ilmu Nafas Kegelapan Bentuk Kesepuluh Vase Pertama: Labirin Tanpa Batas" Kata nya.
Boneka Itu sedang Mencari-cari Habibi. Lalu Habibi menebas Lagi tangan Boneka itu.
Beberapa saat Kemudian Dimensi Labirin Tanpa Batas Pun Menghilang. dan Habibi Pun Menghajar Boneka Itu Sampai-sampai Habibi Memenggal Kepala Boneka itu.
"Ilmu Nafas Matahari Bentuk kedua: Roda Matahari !!" kata nya.
Habibi menemukan Sebuah Keris Yang panjang nya menyerupai Pedang Katana.
"Hah Ada keris di dalam Rangka Boneka Ini ???" Tanya nya
Lalu Mpu Penempa Dan Senita Menyusul Habibi.
(Oh iya Biar lebih singkat Mpu Penempa Kita Panggil Mbah Rungkad Aja ya)
"Ternyata Lu di sini !!??" Tanya Senita
Lalu Habibi Pun bertanya Tentang keris itu kepada Mbah Rungkad.
"Mbah Rungkad, kenapa ada keris di dalam rangka boneka ini?" tanya Habibi.
Mbah Rungkad menjelaskan, "Keris itu merupakan harta berharga yang diwariskan oleh Kakekmu, Habibi. Keris Baladewa merupakan senjata pusaka yang memiliki kekuatan gaib dan keberanian yang luar biasa. Rangka boneka ini sebenarnya dibuat sebagai wadah untuk menjaga dan melindungi keris tersebut."
Habibi dan Senita terkejut mendengar penjelasan itu. Mereka semakin yakin bahwa boneka tersebut memiliki nilai yang sangat berharga.
"Aku akan Mencoba Menghunus nya" Kata Habibi.
"Silahkan" Jawab Mbah Rungkad
"Warna Merah Tua" Kata Habibi
"Apa Merah Tua Melambangkan Muka marah Dari Prabu Baladewa ??" Tanya Habibi
"Tidak !!! Warna Merah Menandakan Elemen Yang kamu gunakan Dalam membasmi Iblis." Jawab Mbah Rungkad.
"Ayo bangun kak Safira" Kata Habibi.
"Terimakasih Ya" Kata Safira
"Iya Sama-sama Kak" Jawab Habibi.
"Ternyata Kamu yang layak Berlatih Dengan Boneka Itu Dan Memakai Keris itu" kata nya sambil tersenyum.
Lalu Iblis Tingkat Atas Nomor 7 Yaitu Rangda Pun datang.
"Matilah Kalian !!!" Kata Rangda
Lalu Habibi pun mengerang nya Dengan Ilmu Nafas Matahari Gaya pernapasan Air Bentuk Ke sepuluh.
"Ilmu Nafas Matahari Bentuk Ke Sepuluh: Cahaya Konstan !!!"
Lalu Safira Dan Senita Pun ikut membantu Habibi Memenggal Kepala Rangda
__ADS_1
(Bersambung)