
Di Indonesia Ada 2 Keris Pusaka yang memiliki panjang seperti Pedang katana. Nama pusaka Itu adalah Keris Pusaka Kresna Dan Keris Pusaka Baladewa. Keris Pusaka Kresna Dari dulu sampai saat ini di pakai oleh Mbah Sunarto Sedangkan keris Pusaka Baladewa Kini sudah di tangan Habibi.
Kresna adalah salah seorang tokoh vital dalam kisah Mahabharata. Kresna merupakan seorang yang bijaksana, pintar, dan sangat sakti. Senjata cakranya nyaris tak terkalahkan sehingga sangat ditakuti oleh semua pihak.
Dalam pewayangan Jawa, Baladewa adalah saudara Prabu Kresna. Prabu Baladewa yang waktu mudanya bernama Kakrasana, adalah putra Prabu Basudewa, raja negara Mandura dengan permaisuri Dewi Mahendra atau Maekah.
"Ilmu Tarian Matahari"
"Gile !!! Kakek gw Op Banget cuiii..." Kata Habibi Sambil mengagumi Keindahan Ilmu Tarian Matahari.
"Adududuh Boyok ku Loro !!!" kata Mbah Sunarto.
Translate: Adududuh Punggung Ku sakit.
"Kalian Jangan Diam aja !!! Ayo Kita Serang !!!" Kata Joni.
"Ilmu Jurus Kegelapan: Cambuk Bayangan !!!!"
"Ilmu Jurus Bayangan: Bayangan Naga"
Saat Habibi mengeluarkan Bayangan Naga. Gelap nya Langit malam menjadi semakin gelap dan di sertai Mendung. Naga Bayangan mulai keluar dari dalam Awan.
"Ilmu Jurus Petir: Badai Petir"
Suasana Makin mencekam Langit malam yang semakin Gelap gulita dan mendung Dengan Naga Bayangan Yang keluar Di sertai Badai Petir yang Bermunculan. Rangda Sedikit Kewalahan Menghadapi Semua Pemburu iblis itu.
"Naga Bayangan Telan Iblis Itu !!!" Kata Habibi.
Naga Bayangan pun menelan Rangda.
Lalu Habibi Memenggal Kepala Naga Bayangan dengan maksud memusnahkan Rangda.
"Ilmu Jurus Matahari: Langit Biru yang cerah !!!"
__ADS_1
Rangda Tidak Mati.
Lalu datang lah Sebuah Pandita Yang bernama Begawan Dwipadi Memberitahu Bahwa Rangda Tidak bisa di Penggal sebelum Ada keris Yang menancap di kepalanya. Jika Tidak ada Keris yang menancap di kepalanya maka akan muncul sosok kedua Dari Rangda/Leak.
"Hah ?! Siapa kamu ?!!" Tanya Habibi
"Mengertilah Nah... Bahwa Rangda Tidak bisa di bunuh dengan hanya menebas kepalanya Saja. Kamu harus menancapkan Keris di kepala nya." Kata Begawan Dwipadi.
"Baik lah." jawab Habibi.
"Nger Keris Pusaka Kresna Akan Mbah warisan pada mu Nger." Kata Mbah Sunarto.
"Ngih Mbah Aku akan terima" Jawab Habibi.
Pandita itu pun Menghilang
Tidak mudah Untuk menancap kan Keris Pusaka Kresna ke kepala Rangda.
Mereka pun menjawab.
"Baik"
"Ini demi Kesejahteraan Bumi. Baik lah Aku akan mengeluarkan Naga Matahari"
"Ilmu Jurus Matahari: Naga Matahari"
Langit yang tadinya Mendung Sekarang Menjadi Terang. Naga Matahari Keluar dari balik Langit yang mendung.
"Baik Aku akan Menancapkan Keris Ini ke kepala Rangda." Kata Habibi.
"Ilmu Jurus Matahari: Tusukan Cahaya Kebenaran !!!"
Adanya Naga Matahari Membuat regenerasi Rangda melemah.
__ADS_1
"Bagus Tertancap Dengan sempurna !!! Naga Matahari Telan Rangda !!!" Kata Habibi.
Rangda pun di telan Oleh Naga Matahari.
"Ilmu Jurus Matahari: bentuk Kedua Langit Biru yang cerah"
Rangda pun terpenggal.
Di sisi lain. Iblis tingkat Kedua, Bayu Si iblis Pengendali Angin Di panggil ke Dimensi kastil Tanpa Batas.
"Kenapa Aku di panggil Kemari ???" Tanya Bayu.
"Agh ?! Jika semua Di panggil ke sini Berarti... Ada Iblis Tingkat Atas Yang terpenggal" Kata Bayu.
Di sisi sebelah nya Joko iblis Tingkat 4 Memberitahukan Bahwa Atos Akan Datang.
Joko sedang Suluk.
"Bumi Gonjang ganjing
Langit Kelap-Kelap
Kayon lir kincanging Alis
rindang maweh Gandrung
sabaran kadulu pawukir
moyag mayig saking Tyas baliwur o~"
terjemahan: Bumi berguncang, langit berkilat, terlihat seperti orang yang cinta melihat segala kehormatan dan keindahan dunia, gunung pun berantakan
(TAMAT)
__ADS_1