
rian terus duduk di dekat pagar calon kakak ipar nya sambil mendengar dan menguping apa yang dianra ucap kan
tatapan nya tak luput dari wajah kekasih nya rasa rindu dan sedih bercampur menjadi satu rian terus menangis mendenger semua yang di kata kan dianra kepada kakak nya dia menangis dalam diam hnya mampu menggigit bibir nya sampai keluar darah agar tangisan nya tak terdengar oleh dianra dan kakak nya dia tidak merasakan klau bibir nya berdarah lumayan banyak dia terus menagis dan memaki diri nya sendiri
sialan bodo sekarang puas kan setelah menyakiti hati perempuan yang kamu sayang lihat la sekarang dia akan pergi dari kamu
rian terus berbicara dalam hati dan menertawa kan kebodohan nya
dia melihat dianra berdiri dan pamit kepada kakak nya,
dia buru" pergi dari sana takut dianra atau kakak nya tau keberadaan nya dia melihat dianra mengendara i motor ny dengan oleng rasa ny cemas dan takut dianra kenapa" tapi untuk muncul di depan nya dia takut akan membuat dianra bertambah sakit
__ADS_1
rian hanya mampu mengikuti dari belakang dianra sdikit pun tdk sadar akan hal itu dia asyik dengan fkiran nya sendri setelah sudah hampir sampai rmh ny dianra dan memestikan dianra sampai dengan selamat
rian memutus kan putar balik dia pergi ke sungai yang arus nya begitu deras dia dududuk di atas batu di tengah" sungai sambil termenung dan menangis sekuat" nya
sempat kefikiran untuk terjun ke arus deras itu sebelum dia terjun ada hp nya berbunyi dan yang menelpon nya itu dianra dia senang walaupn dia tau apa yg akan dianra ucap kan nanti nya saking senang nya dia lupa klau dia berada di tengah " arus air yang begitu deras dia tidak peduli kalau harus hanyut atau terluka yang penting dia cepat ke motor nya dan mengakat telpon dari kekasih nya
dia yakin itu dianra kerna nada dering nya itu spesial klau ada notif dari dianra dia sedikit berlari dia menampak kan kaki ny di batu yang licin hingga dia terpeleset dan sedikit hanyut untung ada ranting dan batu yang menyelamti nya dia berusaha menggapai daratan walaupun badan nya sedikit lemas kerna hantaman batu terkena perut nya
setelah sampai di motor dia terduduk dan bersandar di motor dia melihat dua panggilan tak terjawab itu dari dianra
rian tersenyum akhir nya kamu membuka blokir nya sayang aku rindu sekali melihat senyum mu mendengar suara manja mu
__ADS_1
rian secepat kilat menelpon balik tidak sampai 1 menit telpon di angkat dan dia mendengar lagi suara lembut dan menyejuk kan hati nya .
dianra menjawab ya assalamualaikum mas maaf mengganggu apakah ada waktu untuk kita bertemu ada yang ingin ku sampai kan pada mu.
rian menangis smbil menjawab sambil sura bergetar ya dek nanti malam mas kerumah ya
tidak usah mas kita bertemu di taman saja jm 7 30 aku kesana .
ok kata rian nanti mas kesana mau mas jmpt ?
gak usah mas aku kesana sendiri saja ya sudah assalamualaikum mas .
__ADS_1
rian menjawab waalaikumsalam rian menangis sejadi " nya begitu pun dianra merasa sudah cukup rian pulang.