
...😁 Let's Read happily 😃...
.......
.......
.......
.......
.......
.
.......
...🙃...
.
.
.
Hy, I'm Jack..
Itu bukan nama asli ku, Tapi aku suka mencoret nama itu di seragamku dan tatto spidol di sekolahku,,,
"Bang, hem..inih kopik nya..." suara pelan ibuk kantin memberikan kopi pahit itu lewat jendela kelas sempit ini agar tidak ketahuan oleh guru ku yang di depan, hehe, ...
"Lewat sini bik.. Makasih bik.. sekalian ama gorengannya ya bik, 5000 aja..hehe.. " maklum segitu masih dapat 10 gorengan waktu itu.. aku sering minum kopi dalam kelas secara sembunyi, walaupun pernah gelasnya nya jatuh retak ketika pelajaran bahasa Indonesia..
Seperti biasa,
Mataku akan tetidur di kelas apalagi mendengarkan pelajaran kecuali suasana asyik atau guru cantik.
Aku suka angkat kaki ke mejaku, dan selalu menyingkat baju panjang ku yang tak pernah ku tempelkan stiker wajib dari aturan sekolah, kecuali coret-coretan dan tanda tangan di bajuku.
__ADS_1
Aku pikir,
Aku hanya menikmati semasa sekolah ku ini.. karena kata orang-orang, masa SMA adalah masa yang paling indah..
Walaupun aku di cap murid yang tidak sopan dan bandel.
Apalagi aku sering di tampar guru atau aku pernah membuat guru matematika menangis dan tak masuk-masuk kedalam kelas kami, karena aku tak mau dihukum berlebihan dengan cara dimalu-maluin,
Walaupun begitu aku pernah mendapatkan ranking 10 lho,,hehe.. Mungkin karena juara umum kelas ku itu kalah jenius atau berdebat denganku, apalagi waktu persentase..
Aku sekretaris kelas selama 6 tahun itu aku disekolah.
Aku juga suka berpikir, menghayati, bersantai, dan tidak ingin di ganggu oleh siapa pun,
Aku juga suka menulis, tapi bukan menulis pelajaran..hhe.. mengarang puisi, syair, pantun.. dan juga melukis,
Aku biasa melukis guru ku ketika menerangkan pelajaran di depan, apalagi gurunya yang cantik menarik hati... hh...
Aku juga memikirkan misteri-misteri yang ada di dunia ini,
Hobbi ku memandang langit dan menunggu Bintang jatuh...
Tapi misteri yang paling sulit ku pecahkan adalah misteri cinta, dan isi hati..
Apa yang membuat orang itu sangat mencintai?
"Bro, menurut saya itu cewek yang paling cantik di kelas ini, betul gak"
"Dari tadi aku juga memandang-mandang, kayaknya betul Jack, aku juga melihat cewek itu yang paling cantik.."
"Betul gak Rif.." saya tanya lagi temanku yang di sudut kelas itu..
"Mungkin..." Voting kami dalam kelas di hari pertama ketika kami murid baru dahulu...
Hingga gadis voting an kami itu pun menjadi pacar pertama ku setahun kemudian, ketika ku kelas 8, saat itu aku berumur 15 tahun.
Sebenarnya ia bukan pandangan pertamaku. Aku pandangan pertama ketika awal mondok di pesantren ini.. ia sekarang menjadi sahabat ku.
Aku dan pacar pertamaku sebut saja R tak terlalu banyak kisah, kecuali surat-surat cinta yang bertumpuk-tumpuk di atas loteng kamarku, Tiap surat hampir memiliki lambang Love dan tanda panah menembus lambang cinta itu yang di serta i pantun dan syair cinta. hahaha.. zaman yang lucu tapi bahagia..
__ADS_1
Yah itu 2013... saat itu masih zamannya surat-surat an dalam pacaran dan mencintai, belum zamannya WhatsApp, Facebook, dan Instagram. Karena belum banyak yang punya hp,
Lalu kami putus karena ia matre..
Tapi aku juga tak yakin cinta itu berlandaskan kecantikan, atau paras rupa..
Aku tak bisa mengungkapkan dengan kata-kata apakah itu cinta,
Yah, aku masih penasaran...
Aku lama memikirkan itu...
.
.
.
.
Di waktu kelas 9 pun, mungkin ada 6 orang wanita yang ku dekati.. tapi aku hanya sebatas penasaran ku, dan hampir semuanya menjadi sahabatku.. karena ku tidak sembarang untuk ku jadikan pacarku..
Sudah banyak wanita yang ku dekati,
Kali ini aku mengikuti kata hatiku lagi..
"Duh, Zey.. Cewek-cewek di samping ini ribut sekali, coba kita intip..." Aku pun melobangi sedikit dinding kelas kami itu dengan gunting temanku,
Senyumnya, tulus sekali, wajahnya, sangat peduli, ia sangat cantik, walaupun orangnya tidak terlalu tinggi, tapi ia lembut sekali saya liat melalui lobang kecil ini ketika mereka berlima duduk melingkar di lantai teras musholla itu...
"Jack, apa yang kau lihat.." dari depan suara keras dari guruku karena bangku ku yang paling jauh di belakang..
"Tidak pak..." Aku pun duduk di bangku....
Dan masih memikirkan wanita yang wajahnya tulus dan lembut tadi...
......next
__ADS_1