
Reyy langsung menggendong sena dan membawanya ketempat tidur yang ada didalam ruangan kerja nya.
reyy menjatuhkan sena ke kasur king size yng empuk itu
"kumohon"ucap sena dengan berlinangan air mata dan berusaha untuk bangkit dari kasur itu.
tapi reyy langsung menindih tubuh sena dia berada diatas sena.reyy mencium bibir merah sena yang sudah terlihat sedikit bengkak karna ia menggigit nya tadi tapi dimata reyy itu semakin seksi dan menggoda ia melancarkan aksi nya.
reyy membuka paksa hijab yang dikenakan sena jarum yng ada dileher sena mengenai dagu nya terlihat lah garisan darah,karna reyy yng sudah di penuhi amarah dan ***** tidak memperdulikannya.ia merem**s gundukan kenyal itu yng membuat sena semakin takut dan menangis terisak isak.
reyy mulai melepaskan kemeja yang dipakai sena berusaha mempertahankan pakaiannya agar tidak terbuka.reyy yang marah langsung menarik kemeja pangait baju nya semua terputus.
reyy membuka paksa ia berhenti sekejap melihat bra hitam yng dipakai sena sungguh menggoda ia mulai mencumbu setiap inci leher sena dan meninggalkan beberapa jejak.
sena yang lelah dan kehabisan tenaga tidak bisa melawan lagi ia hanya pasrah dan memohon agar reyy melepaskannya,sesekali ia memukul bahu reyy dengan sisa tenaga nya.
reyy mulai membuka pengait bra sena ia melempar kesembarang arah dan mulai melahap kedua gundukan kenyal itu dengan tidak sabaran.sena semakin histeris dan reyy tk mau mendengarkannya.puas reyy memainkannya ia mulai turun dan ingin melepaskan celana yang dipakai sena.
sena memberontak dan menangis.
"masss kumohon jangan lakukan ini aku takutt!!!"ucap sena berlinangan air mata.
reyy berhenti dan sadar menatap sena yang sudah sesegukan ia langsung memeluk sena dan berusaha menenangkan wanita nya itu.
ia membawa nya kedalam pelukannya dan mencium kening nya agar bisa tenang.reyy menarik selimut dan menutupi sena yang setengah telanjang karna ulah nya.
"maafin mas sayang"sesal reyy.
sena yang mulai tenang langsung tertidur karna terlalu banyak menangis dan tenaga nya habis.
reyy yang melihat sena sudah lelap dalam tidur nya beranjak pergi dan mencium kening sena lalu mengusap rambut nya.
ia mengganti pakaiannya yang kusut karna ulah nya tadi.ia memungut baju sena yang ia buang tadi dan menaruh nya disamping sena.
karna kemeja sena yng tadi pengait nya lepas tadi reyy mengeluarkan kemeja nya agar sena memakain milik nya.lalu ia keluar dan kembali bekerja.
jam sudah menunjukkan pukul 16.45wib
sena baru terbangun dan menyadari kejadian yang hampir merebut kesuciannya sebagai wanita.ia terdiam sebentar lalu memakai kembali bra nya dan memakai kemeja reyy.
dan bergegas ke kamar mandi untuk bersih bersih.
reyy masuk berencana untuk membangunkan sena dan mengajak nya untuk pulang tapi ia tidak melihat sena di atas kasur lalu ia melihat pintu kamar mandi terbuka dan muncullah sena yang baru bersih bersih.
sena yang melihat reyy merasa takut tapi masih bersikap biasa.
ia mendekati hijab nya dan memakai nya tapi karna reyy yng melepaskannya yang sembarangan peniti untuk hijab nya berhilangan dan tidak ada ganti nya.sena mencari cari dibawah lantai mana tau menemukannya.
"cari apa sayang?"tanya reyy bingung.
"peniti"ucap sena cuek dan tidak ingin melihat reyy.
reyy juga ikut mencari kemana ia membuang peniti sena yang dipakai nya tadi.
mereka berdua tidak menemukan satu pun penitinya.
sena langsung terduduk dikasur capek mencari peniti nya dan menatap reyy dengan kesal seperti ingin memakannya bulat bulat.
reyy yang menyadari tatapan sena yang sedang jengkel kepada nya berinisiatif menelpon sekretaris diana menanyakan apa dia memiliki peniti.
"hallo tuan"ucap diana.
"apa kau memiliki peniti?"ucap rey tanpa basa basi.
hah??
"akhh maaf tuan.saya memilikinya tuan"ucap diana
"antarkan keruangan saya dan letakkan dimeja lalu keluar lah"ucap reyy.
"baik tuan"ucap diana.
diana masuk keruangan reyy dan meninggalkan beberapa peniti diatas meja reyy dan langsung keluar.
karna waktu jam kantor sudah usai reyy menyuruh sekretaris nya itu untuk deluan.
reyy keluar dan mengambil peniti lalu masuk lagi dan memberikannya kepada sena.
'sayangg ini.."ucap reyy memberikan peniti ke sena.
sena mengambil nya dan tidak menjawab perkataan reyy.ia terlalu takut dan marah pada reyy.
sena memakainya hijab nya mengambil tas nya dan buru buru untuk meninggalkan ruangan reyy dengan segera.
"sayang tunggu mas"ucap reyy mengejar sena yang sudah menjauh dari nya.
mereka memasuk dilift dan sampai nya dilantai bawah reyy ingin mengantar sena tapi ditolak sena mentah mentah dan memilih menaiki taksi.
skip..
sudah beberapa hari ini sena dan reyy tidak pernah berkomunikasi lagi.
dari sejak hari itu sena lebih sering diem dan tidak melakukan apapun selain bekerja.
sementara reyy semakin acak acak an karna sena tak pernah mau bertemu dengan nya ataupun mengangkat telpon atau membalas pesannya.
itu membuat nya setiap hari meminum alkohol dan memecat karyawan yang memiliki kesalahan yang kecil.
hari ini pihak rumah sakit mengadakan bantuan vaksin DBD untuk orang yang tidak mampu dan memerlukan tanda tangan pemilik rumah sakit untuk mengsahkan acara mereka.
sena yang dari awal sekretaris reyy diminta untuk kekantor reyy dan meminta tandatangan reyy.
sebenar nya sena tidak menginginkan menginjakkan kesana lagi tapi karna ini menolong orang yang tak mampu ia dengan berat hati pergi kekantor reyy.
__ADS_1
skipp depan kantor reyy..
"Bismillah semoga gak ada hal yang aneh aneh lagi"ucap reyy.
"permisi bu ada yang bisa saya bantu"ucap resepsionis.
"apa pak reyy ada saya dari rumah sakit ingin meminta tanda tangan pak reyy"ucap sena.
"tunggu sebentar ya bu,maaf bu atas nama siapa?"ucap resepsionis.
"sena..."
resepsionis menelpon sekretaris reyy kebetulan reyy sedang rapat dan hanya ada asisten zacky.
zacky yang mendengar nama sena langsung menyuruh resepsionis menyuruh sena langsung keruangan reyy.
"anda boleh masuk bu"
"terimakasih"sena tersenyum.
didalam lift ada seorang wanita cantik yang ingin menaiki lantai yang sama dengan sena.
didalam lift hanya ada sena dan wanita itu.
"hay kenapa kamu gak menekan tombol lantai mu"ucap wanita itu.
"kita menuju lantai yang sama mbak"sena tersenyum.
wanita itu membalas senyuman sena.
tiba tiba lift berhenti mereka kaget dan menekan menekan tombol agar orang mendengar nya.
mohon tenang nona nona kami sedang memperbaikinya dengan cepat harap tenang dan jangan banyak bergerak.
"kita ada dilantai berapa ini?"ucap wanita itu taku.
kita di lantai 15 mbak jangan panik mbak tetap tenang agar kita rileks sebaiknya kita duduk saja dan tidak membuat banyak gerak an"ucap sena berusaha menenangkan.
wanita itu terus memegang tangan sena dengan erat karna ia merasa takut.
sudah hampir 1 jam mereka disitu tapi blum ada tanda tanda akan selesai.
"apa yang terjadi kenapa begitu lama sekali"ucap wanita itu marah kearah monitor.
asisten zacky yang baru mengetahui nya langsung buru buru menemui reyy yang sedang rapat.
zacky menyuruh sekretaris diana membisikka n masalahnya.
"tuan ada masalah di lift dan didalamnya ada nona angel tuan"ucap diana.
"apa sudah di perbaiki"ucap reyy
"sudah tuan tapi sudah 1 jam belum selesai"ucap diana.
diana mengundurkan diri.
zacky yang melihat pun langsung mengatakan nya lgi ke diana agar memberitahu dokter sena juga ada disitu
diana memdekati reyy lagi.
reyy yang melihat diana menegakkan badan nya agar berdiri dan menatap diana marah.
"maaf tuan saya ingin memberitahukan kalau didalam lift sudah berkurang oksigen dan didalam nya juga ada dokter sena.
reyy membulatkan matanya dan langsung berlari meninggalkan klien nya.
"dilantai berapa"tanya reyy kpda zacky yng mengikuti nya berlari.
"lantai 15 tuan,tuan naik lift saja yang ini tidak apa apa"ucap zacky.
sesampainya disana reyy berlari kepintu dan menanyakn kepetugas kapan akan selesai.
reyy yang panik bingung harus apa.
"tuan kesini lihat dan bicara lh dari monitor"ucap zacky.
reyy yang menatap sena dari layar monitor merasa sesak melihat wanita yang ia cintai terduduk lemas kekurangan oksigen.
"kapan kalian menyelesaikannya"teriak reyy marah..
"segera tuan..."
"tuan bicaralah daritadi nona angel marah marah dan meminta memanggil tuan"ucap zacky.
reyy hanya fokus ke sena yang sedang berusaha mencari oksigen yang bisa ia hirup.
"angel"panggil rey di alat monitor
"reyy...tolong keluarin aku dari sini aku takut dan aku juga susah nafas"ucap angel
sena yang mendengar suara reyy memanggil nama nona yang disamping nya melihat kearah monitor dan langsung memalingkan muka.
reyy yang melihat sena seperti itu ia merasa sesak didada nya.
"apa kau baik baik saja"tanya reyy
iya aku baik baik saja tidak ada yang terluka.
reyy hanya menatap sena tak memperdulikan yang lain.
sena yang mulai kekurangan oksigen mulai tak bisa mengontrol pernafasannya.
"apa kau baik baik saja"ucap angel.
__ADS_1
"reyy wanita yang disamping ku ini mulai tidak bisa mengontrol nafas nya tolong lakukan sesuatu."ucap angel panik
"lakukan sesuatu ia susah bernafas"teriak marah reyy.
mereka menyemprotkan oksigen kedalam lift agar bisa dihirup.
"hirup lah yang banyak kau akan baik baik saja"ucap angel.
"apa kalian baik baik saja"ucap rey
iya kami baik baik saja.ucap angel.
"tolong lihat kekamera dan katakan kau baik baik saja,aku mengkhawatirkan mu"ucap reyy lirih melihat sena yang lemas.
"aku baik baik saja re..."ucap reyy terpotong dan langsung melihat sena yang sedang melihat kamera dan mengangguk anggukkan kepala.
"tolong bertahanlah oke..."ucap reyy setelah melihat sena menganggukkan kepala.
pintu lift akhir nya kebuka tapi karna lift dan pintu yang berbeda mengharuskan mereka membuka atap lift dan berhasil membuka nya.
ayo nona satu diantara kalian akan naik deluan.
nona deluan saja saya yang terakhir.ucap sena
tapi kamu..
saya bisa menunggu lagi nona...ucap sena tersenyum.
angel naik deluan ketika ia sudah sampai diatas ia lanhsung memeluk reyy dengan erat dan menangis..
tenanglah kw sudah aman..ucap reyy yang masih melihat kebawah dan mengkhawatirkan sena.
entah apa yang terjadi gerbong lift terjatuh terdengar suara hantaman yang kuat..
senaaaa....!!!teriak reyy memanggil sena.
ia tak kuasa menahan air mata nya.
apalagi yang kalian tunggu cepat ikat aku,aku akan turun sendiri..
tuan itu sangat berbahaya untuk turun kita harus kelantai yang lebih dekat dengan gerbong..ucap karyawannya.
apa yang kau katakan nyawa nya terancam sena ku ada disana...teriak reyy histeris melihat gerbong yang semakin jauh.
pasang kan itu untuk cepat...
mereka akhir nya menuruti kemauan reyy dan reyy mulai turun ke bawah
ia melihat sena terbaring berlumuran darah..
ia tak kuasa menahan air mata nya ..
sayang....senaa bangun hmm mas disini kita akan keluar tolong bertahanlah jangan buat mas takut dan khawatir...ucap reyy lembut ke sena yang tak sadarkan diri.
dengan susah payab reyy mengangkat sena dan naik keatas.
sesampainya diatas semua karyawan berusha secepat mungkin melepas alat yang ada di tubuh rey dan sena.
lalu rey berlari dengan menggendong sena
keluar menuju rumah sakit.
skipp rumah sakit
sena dibawa ke igd dan masuk keruang operasi untuk menjahit beberapa luka.
kondisi sena kritis ia kehilangan banyak darah.
sudah seminggu sena tak sadarkan diri dan yang selalu menjaga dan merawat nya adalah reyy.
orang tua sena yang berada di kota lain juga datang dan merawat sena tapi karna kerjaan juga ayah sena sering kembali kekota asal
ibu sena dan reyy lah yang menjaga sena.
saat ini ada ayah dan ibu sena dikamar rumah sakit dan tidak tinggal reyy.
bapak ibu bolehkah saya menjaga dan merawat nya agar bapak dan ibu bisa kembali dan tidak khawatir terhadap sena... ucap reyy
tidak bisa.. kalian bukan mahrom dan seharus nya kamu juga tidak disini bermalam dan seharian itu tidak benar...ucap ibu sena..
maka dari itu pak ibu saya ingin menikahi sena agar saya bisa menjaga nya dan tidak timbul fitnah dan zina di antra kami...ucap reyy
bagaimana bisa nak saya menyerahkan putri ku kepada mu dalam kondisi seperti ini.
orang tua mu juga pasti tidak akan setuju dan juga sena apa dia akan menerima pernikahan ini..ucap ayah sena.
kami saling mencintai pak ibu dan berencana menemui kalian meminta restu..
apakah itu benar...tanya ibu sena.
iya bu...ucap reyy
kenapa kw ingin menikahi nya dalam kondisi seperti ini bukankah hanya sedikit harapan untuk nya untuk sadar...ucap ibu sena.
saya mencintai nya karna allah dan kehendak allah juga akan sadar atau tidak saya hanya ingin menjaga dan merawat nya sebagai istri.ucap reyy
ibu menatap ayah dan merasakan keseriusan reyy terhadap anak nya ini..
baik lahh saya butuh bertemu dengan orang tua mu kami akan membahas masalah pernikahan yang kw ingin kan tapi kalau orang tua mu tidak menyetujui nya kami tidak bisa menyerahkan sena untuk mu..ucap ayah sena.
baik pak...nanti malam orang tua saya akan datang .. ucap reyy
sekarang pulanglah dan kembali bekerja aku tak ingin anakku mendapatkan suami yang tak punya pekerjaan karna merawat nya...ucap ibu sena.
__ADS_1
iya bu saya akan pulang sekarang..ucap reyy ia menatap sena dan keluar dari ruangan sena.