Pendekar Harimau Emas

Pendekar Harimau Emas
Kejutan


__ADS_3

Zhou Yu mengajak kedua gurunya kembali ke rumah, dan segera menyiapkan makanan untuk mereka, Ming An dan Yu Lian tersenyum lembut atas sikap Zhou Yu meski sangat terlihat wajah lelah dari keduannya.


" Yu'er kemarilah, biarkan guru memeriksa keadaanmu!" Ming An segera memeriksa keadaan Zhou Yu dengan memegang pergelangan tangan kanan Zhou Yu, seketika Ming An membeku, terlihat jelas keterkejutan dari raut wajahnya.


" Yu'er kualitas tulangmu meningkat lagi dan tenaga dalammu setara dengan puncak Pendekar Ahli Bagaimana bisa ini terjadi ? "


setelah mendengar penuturan dari suaminya, Yu Lian ikut terkejut dan meminta Zhou Yu mengulurkan tangannya, setelah memeriksa kebenaran dari suamimya, Yu Lian tidak bisa berkata-kata, bagi mereka jelas ini di luar nalar, tidak pernah ada dalam catatan sejarah Kekaisaran Song seorang pendekar mencapai Puncak Pendekar Ahli di usia 8 tahun


pada akhirnya Ming An dan Yu Lian hanya bisa berdecak kagum terhadap perkembangan Zhou Yu, Ming An memang mengetahui Kitab yang pernah ia berikan kepada Zhou Yu bisa meningkatkan kualitas tulang, namun ia tidak menyangka akan sepesat itu, apalagi Zhou Yu memiliki tenaga dalam yang besar membuatnya memandang Zhou Yu dengan tatapan yang rumit.


Zhou Yu tersenyum tipis mengetahui keterkejutaan dan melihat rasa bangga di mata kedua gurunya, memang selama dua minggu terakhir Zhou Yu lebih memilih mengkonsumsi Ginseng Air dan Ginseng Darah peninggalan Li Wang hingga akhirnyanya kualitas tulang Zhou Yu meningkat menjadi Tulang Harimau Emas.

__ADS_1


" Murid hanya berlatih sesuai arahan guru dan perihal tenaga dalam, murid mendapatkannya dari mengkonsumsi beberapa pil penambah tenaga dalam yang murid dapat tempo hari!"


tentunya Zhou Yu tidak mengatakan dengan sebenarnya tentang ia mendapatkan berbagai jenis tanaman ajaib langka dan warisan peninggalan Legenda Li Wang, selain karena ada beberapa hal rumit yang di tinggalkan Li Wang di catatannya, Zhou Yu juga tidak ingin mereka khawatir setelah mengetahui Zhou Yu masuk ke bagian dalam hutan larangan.


mendengar jawaban tersebut jelas Ming An dan Yu Lian tidak percaya, apalagi Yu Lian yang seorang ahli peracik pil-pil untuk para Pendekar, karena pil yang pernah di tunjukan Zhou Yu adalah pil kelas rendah, menurut perkiraanya pil-pil tersebut hanya mampu memberikan 20 sampai 30 lingkaran tenaga dalam, jika orang berbakat seperti Zhou Yu yang mengkonsumsinya sekalipun hanya mampu memberikan 50 sampai 60 lingkaran tenaga dalam.


" Ya sudah sebaiknya kau segera kembali ke kamarmu, guru dan bibi gurumu juga perlu beristirahat! "


setelah membereskan makanan dan membawanya kembali ke dapur, Zhou Yu kembali ke kamarnya,


" Lian'er apa kau percaya apa yang di katakan Yu'er? " Ming An bertanya kepada Yu Lian yang lebih mengerti tentang berbagai jenis pil

__ADS_1


" Tentu saja tidak, pil-pil yang ia tunjukan pada kita hanyalah pil kualitas rendah, memang pil-pil itu berguna untuk Pendekar kelas satu yang ingin mencapai Pendekar ahli, namun tidak akan sampai pada tahap Zhou Yu saat ini, karena setiap pil yang di konsumsi, khasiatnya akan berkurang setengahnya saat pengkonsumsian yang kedua kali, apalagi sebelumnya Zhou Yu tidak memiliki tenaga dalam sama sekali" Yu Lian menghela nafasnya, ia masih terkejut tentang perkembangan Zhou Yu dan sangat penasaran kenapa Zhou Yu tidak berkata jujur pada dirinya


" Kau bener Lian'er, tapi aku yakin Yu'er punya alasan yang kuat, kenapa tidak berkata jujur pada kita! " Ming An tersenyum tipis pada istrinya


" tapi..."


" sudahlah, sekarang sudah larut lebih baik kita beristirahat "


Yu Lian masih ingin membahas, namun segera di potong oleh Ming An dan mengajaknya masuk ke kamar mereka, pada akhirnya Yu Lian menuruti perkataan suaminya, dan tidak memikirkan lebih lanjut,


sebelum masuk ke kamarnya Ming An melirik kamar Zhou Yu dan bergumam pelan

__ADS_1


" Apa kau melihatnya kawan? dia sangat berbakat seperti dirimu, seandainya kau di sini, kau lah yang paling pantas mendidiknya dan pasti sama bangga seperti diriku saat ini, aku berjanji akan melindunginya dengan segenap nyawaku!" Ming An bergumam dengan lirih, namun ada tekad yang kuat di matanya, terlintas di benaknya seorang pemuda yang gagah dan sangat tampan, juga seorang wanita yang sangat cantik dan terlihat anggun sedang tersenyum hangat


__ADS_2