
Sabtu, 18.29
Zhang wei adalah bocah laki laki tampan yang baru saja menginjak 6 tahun. Orang tua zhang wei sendiri sangat misterius. Zhang wei tidak mengingat apapun tentang dirinya yang dibawah 6 tahun maupun orang tuanya. Zhang wei memiliki tubuh yang lebih kuat dari bocah biasa, kekuatan zhang wei dapat mengalahkan 2 pria dewasa biasa.
Huang yin adalah gadis kecil yang cantik dia merupakan anak dari patriach sekte besar aliran putih. Nama sekte tempat tinggal Fang yin adalah White Sword Sect . Yang merupakan 1 dari 10 sekte aliran putih terbesar . Fang yin memiliki bakat terhadap pedang yang besar, ia diyakini akan menjadi tokoh aliran putih yang akan sangat terkenal nantinya saat ia telah dewasa.
Liu changhai adalah laki laki yang hidup di jalanan seperti Zhang wei. Karena sering bersama mereka menjadi seperti saudara angkat. Namun suatu hari sebuah pendekar pengelana mengajak Liu changhai untuk mengikutinya , Zhang wei yang saat itu sedang berusaha mencari makan hanya menemukan surat yang ditinggalkan oleh Liu Changhai.
Hui Fang adalah gadis cantik yang tergila gila oleh kekuatan untuk membalas dendam atas nama teman temannya yang di bunuh di depan matanya, membuat nya menjadi seseorang yang haus darah dan balas dendam. Hui Fang memiliki paras yang cantik dan kulit yang putih pucat karena kultivasi yang dipilih nya membuat nya harus berurusan dengan mayat. Ia tinggal di sekte ternama yaitu, lembah api iblis.
------------------------------------------------------------------------
di kota YangGuang
__ADS_1
Di pagi hari yang cerah tepatnya di ibukota YangGuang,Zhang Wei dan Liu Changhai bersama mencari makanan sisa, tetapi Liu Changhai terlihat kesulitan berjalan karena tadi Changhai tidak sengaja terjatuh di jalan berkerikil yang menyebabkan kakinya berdarah jadi wei memilih mencari makanan yang bisa dimakan untuk berdua.
disisi lain
Changhai yang sedang duduk di batu yang lumayan besar sambil mengemis pada orang yang lewat. Saat itu terlihat seorang pendekar paruh baya dia menatap Changhai lalu mendekatinya
"nak apakah kau ingin menjadi pendekar kulihat kau lumayan berbakat di ilmu pedang." kata pria paruh baya itu
"Tentu saja aku mau !bolehkah aku mengikutimu tuan ? " tanya Changhai antusias
"Tapi paman aku memiliki satu saudara ia sedang mencari makan untuk kami berdua"
"itu nanti saja karena belum tentu saudaramu berbakat aepertimu itu hanya akan menghambat praktikmu.""
__ADS_1
"Tapi ...."
"ridak ada tapi tapian."
pada akhirnya Changhai hanya meninggalkan pesan pada wei yang saat itu masih muda.
Zhang wei setelah mendapat makan ia segera pergi ke tempat dimana saudaranya berada tetapi dia tidak menemukannya hanya menemukan sebuah surat. Ia yang penasaran pun segera membacanya wei yang membaca itu pun sedih sekaligus senang.Sedih karena tidak akan bertemu saudaranya lagi dan senang karena saudaranya pasti memiliki masa depan yang lebih terjamin dengan dia menjadi pendekar yang hebat.
Aku hanya berharap bahwa kau dapat mnedapatkan masa depan yang cerah dan menjadi tokoh yang terkenal,pikir wei
Wei merasa sedih karena dirinya kembali sendirian lagi dan tidak ada yang menemani.
wei memakan makanan yang telah dia dapatkan
__ADS_1
1 tahun kemudian
sudah 1 tahun dan saudaranya tidak memberi kabar apapun membuat wei khawatir. Tetapi Wei telah berkali kali meyakinkan diriny bahwa saudaranya akan baik baik saja. Dan dirinya masih berada di jalanan. Dia berharap bisa menjadi pendekar yang hebat dan terkenal