Pendekar Penantang Langit

Pendekar Penantang Langit
Chapter 21 kota Fu Yang


__ADS_3

jangan lupa follow instagram author untuk mendapat informasi tetang update:


@Kckalisia


@KCXKCL


"Tenang kakak Ying, aku dapat mengatasi hal ini tetapi bantu lah aku menjaga lin'er. "kata nya


"Tenang saja masalah lin'er aku pasti akan menjaga nya tetapi apakah kau yakin dapat mengalahkan nya? "Zhao Ying terlihat khawatir pada Zhang Wei.


"Tenang aku pasti bisa mengalahkan nya, kau percaya kepada ku kan? "


"tentu saja aku sangat mempercayaimu."


"Kakak wei hati hati aku takut terjadi sesuatu kepada mu. "kata lin'er khawatir pada keselamatan guru sekaligus penolong nya.


"Tenang lin'er, kau percaya pada ku kan? "


"Tentu saja aku selalu percaya pada kakak. "jawab lin'er bersemangat.


Setelah mendengar itu ia langsung tersenyum dan berjalan pada monster singa yang dari tadi menatap nya.


"Apakah kalian sudah menyelesaikan perpisahan kalian?? pada akhirnya kalian semua akan mati di perut ku hahahah. "kata monster singa itu dengan sombong.


"Tidak perlu sombong monster singa, meskipun kau kuat aku masih sanggup untuk mengalahkan mu. "jawab nya.


"Langsung saja tidak perlu basa basi aku telah sangat tidak sabar ingin memakan kalian. "balas si monster singa itu.


"Angin kehancuran. "dia mengatakan itu sambil mengibaskan pedang di tangan nya dan terbentuklah badai kecil ke arah monster itu.


itu membuat pandangan si monster menjadi agak buram dan langsung saja ia menyerang monster itu. membuat badan monster itu berdarah.

__ADS_1


"Aku akan menghentikan ini jika kau akan berjanji setia pada ku. "Ucap nya.


"Baik lah dengan cara apa kau ingin melakukan kontrak antara tuan dan pelayan pada ku ?"tanya si monster itu agar dapat melepaskan diri dari nya dan memakan nya.


"Tentu saja kontrak Jiwa. "zhang wei tersenyum miring karena itu adalah kontrak paling kejam dan sulit dilakukan, zhang wei dapat merasakan niat dari si monster.


"Apa!! jika gagal aku akan mati. Kenapa tidak menggunakan kontrak peliharaan. Dengan itu aku akan aman dan kita saling menguntungkan. "bujuk si monster karena merasa takut akan hal ini.


"ya dan membiarkan mu lepas saat kau telah kuat? hahaha jangan remeh kan aku singa kecil dan jika kau terbunuh aku tidak peduli. "Dia terlihat tersenyum miring karena berhasil memojokkan si singa.


"Baik lah ,siapa yang akan menjadi tuan ku? "singa itu terlihat pasrah dengan nasib nya yang begitu mengenaskan.


"Tentu saja dengan murid ku! "


Mendengar itu membuat singa itu menjadi sangat terkejut dan marah karena pasal nya ia adalah monster yang berkuasa di daerah ini namun harus melakukan kontrak jiwa dengan Kultivator penempaan Qi tingkat 1.


"Kenapa kau tidak setuju? kalau kau tidak setuju aku akan membunuh mu dan memasak daging mu lalu menjual bagian bagian berharga milik mu hahahah. "dia berusaha terlihat kejam agar singa itu tunduk pada nya.


Dengan mengancam itu singa itu mau tak mau harus melakukan nya, lagipula apa yang terjadi apa bila ia mati, daging yang dimasak dan kulit dijual.


"Baiklah baiklah jangan makan aku, aku akan memberikan darahku untuk ini pada murid mu. "jawab singa dengan cepat ia takut diri nya di jual dan dimakan.


Mendengar itu zhang wei menjadi senang karena akting nya menjadi sosok yang kejam berhasil untuk menakuti si monster singa ini.


setelah melakukan kontrak jiwa mereka melanjutkan perjalanan yang memakan waktu hingga 5 hari untuk mencapai kota Fu Yang.


Mereka pun melihat gerbang yang besar dan megah. Banyak juga pedagang maupun kultivator pengelana yang berbaris untuk memasuki kota.


Mereka pun masuk setelah membayar 5 koin merah per orang kepada penjaga.setelah itu mereka langsung mencari penginapan untuk mereka.


saat itu Zhao Ying langsung buka mulut.

__ADS_1


"kita menginap di penginapan air mengalir saja, aku yang akan membayari kalian karena aku merasa berhutang kepada kalian. "kata Zhao Ying pada Zhang wei dan Lin'er.


"Baiklah aku akan mengikuti kakak Ying saja. "jawab nya pada Zhao Ying.


mendengar itu membuat Zhao Ying menjadi senang karena niat baik nya tidak di tolak.karena ia merasa sangat berhutang budi zhang wei.


Mereka pun mendatangi penginapan Air Mengalir yang berada di pusat kota Fu Yang. setelah itu mereka langsung memesan 2 kamar 1 untuk lin'er dan 1 lagi untuk Zhao Ying dan dia. Sedangkan si monster singa atau Hei Long berada di penitipan hewan Peliharaan .


Dia di rawat oleh pengurus hewan peliharaan dengan jasa 1 koin merah per hari. Mereka mandi setelah sampai di penginapan air mengalir.


Setelah mandi dan mengganti baju mereka segera pergi ke perkumpulan Obat Emas untuk menemui paman dan menjual inti monster yang mereka miliki.


Diperjalanan Zhao Ying Juga bercerita bahwa perkumpulan Obat Emas merupakan cabang Dari Rumah Tungku Api.


Sehingga menjadi tempat berkumpulnya para alkemis alkemis tingkat tinggi di seluruh benua. Perkumpulan obat emas juga menerima inti monster.


setelah sampai di perkumpulan obat emas mereka melihat bangunan yang sangat mewah.


mereka langsung berjalan menuju penatua di depan.


"Permisi, tuan saya ingin menjual inti monster ini."ujar zhang wei hati hati karena merasakan aura yang kuat berasal dari orang ini.


"hmm.... umur 9 atau 10 tahun tetapi sudah berada di tingkat penempaan tulang, sungguh jenius. "ucap orang itu dengan tajam.


"Paman, ini teman ku dia adalah penolongku saat di perjalanan aku diserang sekelompok bandit dan seluruh pengawal ku mati tetapi untung ada adik wei. "Zhao Ying tidak ingin paman nya salah paham terhadap zhang wei jadi segera menjelaskan.


"Sangat tidak disangka sekali kau menyelamatkan Ying'er aku akan memberikan mu pil yang dapat meningkat kan kultivasi mu tetapi aku tebak kau adalah salah satu murid tiga besar. "mendengar itu membuat zhao ying terkejut dan zhang wei merasa ragu ingin menjawab atau tidak karena takut bahwa orang di depan nya adalah musuh guru nya.


"Tenang saja semua tiga besar aku tidak akan menyerang mu jika kau adalah murid dari Song Gui. sedang kan kedua nya aku berhutang pada mereka yaitu senior jiang dan senior Li, ini adalah bukti nya. "dia mengeluarkan batu dengan ukiran yang indah dan ada nama guru nya disitu.


"Baiklah aku akan mengatakan nya dengan jujur aku harap kau dapat merahasiakan nya aku adalah murid dari jiang kun atau Sword king. "

__ADS_1


"Sudah kuduga kau adalah murid dari senior Jiang. "


Tunggu terus ya kelanjutan cerita Pendekar penantang langit, jangan lupa like, comment and share. Belakangan ini saya agak sibuk jadi mohon pengertiannya dari semua teman teman, terima kasih.


__ADS_2