
malam berganti pagi
aku bangun dan mandi setelah itu aku keruang makan dengan aura tegas dan dingin dan berwibawa
yang membuat siapapun pasti tunduk padaku
saat memasuki ruangan
" TUAN SEAN TIBA ...." ucap pengawal
jadi karena aku belum dinobatkan makanya dipanggil tuan kalo udah dinobatkan bakalan dipanggil pangeran
setelah itu pengawal membuka pintu ruang makan dan terlihat disana ada kaisar dan permaisuri yang sudah hadir sedangkan pangeran serta putri belum
" hormat yang mulia permaisuri dan kaisar ......!" ucapku
" se 'er kan sudah kami bilang kau harus memangil kami ayahanda dan ibunda ....! " ucap kaisar serta permaisuri
" baik ayah dan bunda aku lupa ......! " ucapku
" baiklah sekarang duduk lah ....!" ucap kaisar
" baik ayah .....!" ucapku dan duduk disamping kaisar
setalah beberapa saat adik adik ku datang
" PANGERAN SENG HONG DAN PUTRI YIN HONG TIBA .......!" ucap pengawal
dan pintu terbuka dan terlihat lah anak kecil yang lucu dan imut sedang berlari kearah kami
" kakak sudah datang .....! " ucap seng Hong
" iya duduklah .....!" ucapku
__ADS_1
mereka langsung duduk dan pelayan menyajikan makanan nya
kami makan sambil bercanda tawa dan senyum
para pelayan dan pengawal yang melihat itu sangat senang apalagi setelah kehadiran ku kaisar tertawa dan permaisuri juga serta pangeran dan putri
karena dulu ada sesuatu yang membuat keluarga kaisar barat menjadi dingin dan jarang senyum { nanti bakalan aku kasih tau }
setelah makan kami ke aula untuk penobatan ku
"KELUARGA KAISAR TIBA .......!" ucap pengawal
terbukalah pintu aula dan terlihat kursi tahta raja singasana dan disamping nya juga ada tahta
dan sudah ada para Mentri serta jendral
kami masuk saat kami masuk para Mentri serta jendral melihat kearah kami ingin tau siapa yang menjadi putra mahkota dan aku masuk terakhir dan saat aku masuk banyak Mentri dan jendral yang kaget dan melongo
karena ketampanan ku serta aura ku yang berwibawa dan tegas serta dingin
mereka berbisik bisik tentang ketampanan ku
kaisar telah duduk di tahta nya dan permaisuri juga serta pangeran dan putri
aku ditengah aula dan saat itu penobatan ku di mulia
" apakah tuan sean mampu menjadi putra mahkota yang harus bijaksana serta mulia .......!" ucap penasehat
" aku bersumpah akan menjadi orang yang bijaksana dan adil serta mulia dan tidak membedakan bedakan aku siap menanggung beban sebagai putra mahkota ........!" ucapku lantang serta aura tegas dan berwibawa
dan mereka semua sangat kagum
memang seperti nya tuan sean pantas menjadi putra mahkota . itulah isi pikiran mereka
__ADS_1
" kami nyatakan kamu sebagai putra mahkota kekaisaran barat .......!" ucap penasehat
" hidup putra mahkota ....!"
" hidup putra mahkota ....!"
itu yang di ucapkan para Mentri dan jendral
dan ada yang membawa kan nampan berisi mahkota serta yang lainnya
kaisar turun dan memberikan mahkota kepada ku aku menunduk dan mahkota telah terpasang dan permaisuri memberikan jubah lambang naga di pundak ku dan juga aku diberikan token keluarga kaisar dan aku meneteskan darah ku di token itu dan bersinar artinya aku diterima
dan kami berpesta aku hanya diam karena aku tidak suka terlalu basa basi
dan setelah perjamuan dan berpesta kami kembali ke kediaman masing masing sekarang aku ada dikediaman ku yaitu kediaman naga dan aku langsung melepas jubah dan mahkota lalu tidur karena lelah .
{ kediaman bintang : kaisar
kediaman bulan : permaisuri
kediaman naga : putra mahkota
kediaman phonex : putra kedua
kediaman rubah : putri ketiga }
maaf kalo kalian nggak suka nama kediaman nya
dan maaf juga baru up 😅
maaf jika ada kesalahan kata dan kesamaan mohon maaf 🙏
dan makasih buat yang like and dukung novel ku
__ADS_1
sekian terimakasih 😄
SEE YOU AGAIN 🙂