
Pertempuran berlanjut pada pengepungan monster yang melukai satu Mage, Aditya yang berusaha menahan serangan dari monster dia menyerang monster dengan danger nya tetapi di tangkis oleh monster lalu monster menyerang balik dan Aditya menahan dengan danger nya Aditya melakukan gocekan dan putaran lalu melompat dan berusaha menyerang lagi pada monster tetapi monster tersebut dengan pertahanan kuat tetap saja tidak tergores, karena keseimbangan monster tersebut berkurang karena mata nya yang terkena tombak Aditya berusaha agar melebihi kecepatan monster saat berusaha melakukan serangan dan memanfaatkan titik buta monster.
Pada pertempuran di bagian depan tepatnya pada tank, tank tersebut di hantam bertubi-tubi dengan kepala monster dan pertahanan mereka mulai retak, lalu karna semakin gawat ketua tim mengeluarkan ultimate nya yang lain, dia mengeluarkan Avatar nya, Indrajit membuat panah dari kekuatan nya dan digunakan oleh ketua tim, dengan menarik benang panah dan muncul anak panah seperti aura dia mengarahkan panah nya ke atas dan setelah anak panah slesai terbentuk dengan mata panah bersinar terang seperti matahari, dia melepaskan nya ke atas
"Panah Angkoro"
panah tersebut mengarah tepat pada kepala salah satu monster yang sedang menyerang tank dengan avatar Buto Cakil, tapi saat panah tersebut dilesatkan pertahanan Buto Cakil sudah terkikis dan hancur lalu satu monster melompat ke arah tank dan menerkam lalu merobek bagian kaki tanker, setelah panah angkoro mengenai monster tersebut, monster tersebut meledak dan mengakibatkan salah satu Wear Bear berlari menuju ke arah mage lain nya di bekalang formasi
Pada saat yang sama kedua mage juga mengeluarkan skill ultimate mereka karena skill biasa tidak mempan monster mereka kemudian mengeluarkan Avatar nya yaitu Bagaspati dan Pendekar Pemetik Bunga, dengan dua Avatar tersebut keluar kedua mage bersiap mengeluarkan ultimate nya dan mengincar dua monster yang sedang ditahan oleh tanker ber avatar Buto Ijo, nyala api besar seperti meteor muncul di atas Wear Bear karena ultimate dari Bagaspati dan banyak bunga muncul pada monster satu nya, ketika bunga tersebut menyentuh Wear Bear bunga itu pun meledak dan menghasilkan banyak ledakan dengan kekuatan yang besar, alhasil tubuh ke dua monster hancur dan terbakar.
Pada saat yang sama monster yang berlari ke arah mage berlari dengan kencang, ketua tim berusaha untuk menembaki monster tersebut tetapi tembakkan yang mengarah pada monster berhasil dihindari dan monster berhasil menyerang mage yang sedang berada pada posisi lemah setelah mengeluarkan ultimate.
Tank yang telah slesai bergegas menuju mage yang terkena serangan dan mendorong monster ke arah terbuka di bantu oleh ketua tim yang terus menembak, monster kembali menyerang tetapi di tahan oleh tank dan dengan tameng nya memukul monster dan mengeluarkan Avatar nya, Avatar Buto Ijo me ngepalkan kedua tangan nya dan menghantam kan tangan tersebut ke monster dan
"Bamm"
__ADS_1
Monster tersebut terhimpit, lalu tercipta celah bagi tim untuk menyerang dan mengeluarkan apa yang mereka bisa dengan sisa mana mereka, mengeluarkan skill dan menghantam tepat ke arah kepala monster
Pada posisi Aditya yang sedang bertarung dengan monster, dia mengeluarkan Firebolt tepat pada mata monster lalu dia menyerang dari bawah menyayat perut monster tersebut dan monster tersebut membalas dengan menendang Aditya ke arah luar formasi Aditya terbentur ke pohon. Marcello yang saat itu sedang menghadapi monster dengan ranger di tim mereka tidak bisa melakukan apa - apa, monster yang mengincar Aditya berlari kencang menuju Aditya lalu Aditya yang saat itu spontan berlari menuju arah hutan, Marcello yang panik akhirnya mundur beberapa meter dari posisi monster dia mengeluarkan Avatar nya dengan sosok lelaki muda tampan dengan mahkota yang indah seperti sosok raja besar dan kesatria yang gagah berani, kemudian Marcello membuat busur panah dan menarik panah tersebut dan dengan satu tarikan panah tersebut melesat menembus tubuh monster bagai kertas dia berlari sambil membawa panahnya dan berpesan pada tim
" Aku akan mengejar Aditya "
Marcello yang bergegas menuju arah Aditya dan Aditya yang saat itu sedang dikejar dan terengah-engah dengan luka yang ada pada perut nya akibat tendangan monster, Aditya terus berlari di balik pohon dengan acak, monster berusaha menerkam dan mencabik Aditya tetapi Aditya selalu lolos dan berlari, Aditya terjauh dan monster semakin mendekat, Aditya berguling dan berdiri lagi dan terhenti akibat habis nya tanah yang dia pijak dan hanya ada sungai di bawah nya, dia harus melompat jika masih ingin hidup, Marcello yang kemudian menyusul Aditya mencoba memanah dengan jarak yang jauh tepat pada monster dia mengeluarkan panah pasopati milik nya dengan panah tersebut yang mengincar musuh dengan tepat seolah memiliki sensor seperti rudal balistik dia melesatkan panah tersebut ketika panah tersebut dilesatkan monster sudah menyerang Aditya dan Aditya yang tidak punya pilihan lain untuk mengindari kematian dia memberanikan diri dan melompat ke sungai besar yang ada di bawah nya.
Panah Marcello yang terlambat melesat tepat ke kepala monster tersebut dan monster tersebut dengan panah yang tertancap tepat pada kepalanya terjatuh dan terlempar ke dalam sungai yang sama dengan Aditya.
" Maaf Aditya seharusnya aku mengeluarkan Avatar ku lebih cepat dan mencoba tidak menyembunyikan semua nya padamu "
Marcello bergegas untuk kembali pada kelompok dia dan berusaha agar tim penyelamat diterjunkan untuk mencari Aditya, karena suatu alasan usulan Marcello tidak diterima oleh militer karena resiko kematian di zona tersebut cukup tinggi dan tidak sembarang Hunter yang bisa menuju zona tersebut. lalu Marcello berusaha menghubungi atasan nya dan perintah penyelamatan dengan segera diturunkan dan dengan segera harus menemukan Aditya
"Aku hanya bisa berharap bahwa dia bisa selamat"
__ADS_1
",","
Avatar ketua tim : Indrajit
Indrajit pada versi pewayangan jawa, Indrajit bukan putra kandung Rahwana, melainkan hasil ciptaan Wibisana. Wibisana menciptakan bayi laki-laki dari segumpal awan yang diberi nama Indrajit. Bayi Indrajit diserahkan kepada Rahwana. Rahwana kecewa dan berniat membunuh Indrajit. Ternyata semakin dihajar Indrajit justru semakin tumbuh dewasa. Rahwana berubah pikiran dan mengakuinya sebagai anak.
Avatar mage : Bagaspati
Bagaspati adalah bajak laut dan juga penyihir hitam pada legenda cerita Wiro Sableng, dia pendekar dengan senjata cambuk api dan mempunyai sihir bertipe api.
Avatar mage : Pendekar Pemetik Bunga
Pendekar Pemetik Bunga adalah pendekar golongan hitam dalam legenda Wiro Sableng yang memiliki nama asli Wirapati. Masih muda belia, berbadan kurus tinggi, dan memiliki rambut panjang hingga ke bahu.
pendekar pemetik bunga memiliki senjata berupa jarum berbentuk kelopak bunga dan sihir yang identik dengan bunga
__ADS_1
",","