Penerus Sang Prabu

Penerus Sang Prabu
Pertolongan


__ADS_3

Pada pertempuran sebelum nya Aditya yang terpojok karna serangan monster dan terpaksa untuk melompat ke arah sungai yang jauh di bawah kaki nya, dia melompat dengan tubuh nya yang terluka, Aditya menghantam air yang tak ber sahabat dan deras nya arus kencang serta bebatuan membuat nya terbentur bebatuan beberapa - kali, dia akhirnya menemukan sesuatu untuk dia peluk, dia memeluk batang pisang yang juga terseret arus sungai,dengan batang pisang itu dia terus terombang - ambing dalam arus yang membawanya menuju takdir dunia


Aditya yang tergeletak pada pinggir an sungai mulai membuka mata nya, perlahan membuka mata dan Kilauan matahari muncul, dia terdampar pada tempat antah berantah dengan memar - memar di seluruh tubuhnya, pucat dan mati rasa, dengan kondisinya Aditya hanya bisa berharap bila ada seseorang yang membantunya, dia ingin sekali meminta pertolongan dan menjerit agar mendapat bantuan tapi dia sadar bahwa dengan dirinya yang bersuara dia akan memancing kedatangan para monster yang bisa mengancam nyawa nya.


Berjam - jam dia tergeletak pada tanah yang di tiduri oleh tubuh nya, perlahan - lahan dia bisa mengerjakan tangan nya,dengan tubuh yang lemas dia mengangkat dan menggerakkan tangan nya ke kanan ke kiri berharap ada manusia di sekitar sana, dan waktu terus berlalu berujung pada malam hari yang dingin, Aditya yang sedang diberikan ujian hidup dan mati kedinginan dan kesakitan, dia memikirkan banyak cara agar ada seseorang yang melihat nya, dia melempar kan batu pada sungai tetapi tidak ada apapun yang datang, dengan tangan nya yang hanya bisa digerakkan dia berusaha menggapai langit dan mengeluh dengan air mata yang keluar membasahi pipinya


" Mengapa tuhan, mengapa ada dunia yang kejam seperti ini, manusia kejam yang hanya membela karena jabatan, posisi, atupun uang, manusia yang tak jauh beda dengan monster yang kejam"


"Dan aku yang lemah, dari awal sampai akhir yang tak bisa melindungi apa - apa dan hanya berakhir tergeletak disini "


Aditya menurunkan tangan nya dan menempel pada wajah nya dengan suara geram dan ter sendu - sendu


" Kresna dan mengapa kau berikan takdir padaku, manusia lemah seperti diriku, aku hanya manusia, manusia biasa mengapa kau tak memberikan nya saja pada yang lebih kuat "


Dewa Kresna yang saat itu sedang mengawasi Aditya mengucapkan


" Maaf anak ku hanya kamu lah yang bisa mengemban takdir untuk melawan keturunan nya, sesuai takdir yang di ramalkan Brahma untuk dunia ini "


Kresna yang saat itu merasa kasihan meminta pada dewa Indra untuk menurunkan hujan


Hujan pun turun melengkapi kesedihan yang dimilki Aditya dan berangsur angsur karena hujan luka Aditya dengan ajaib sembuh dan membuatnya tertidur

__ADS_1


Setelah dua hari penuh dia tergelatak di tanah dengan wajah nya yang pucat mulut yang mengering serta tubuh yang masih penuh dengan luka, Aditya belum bangun dari tidurnya dan tiba - tiba se ekor monster berbadan singa, mempunyai kepala menyerupai elang dan memiliki Sayap yang lebar, monster tersebut biasa di sebut dengan Griffin, Griffin itu datang menghampiri Aditya yang masih tak sadarkan diri, monster tersebut menuju ke arah Aditya, berjalan perlahan Griffin tersebut mulai sampai pada kaki Aditya, Griffin tersebut mengendus endus tubuh Aditya dan Griffin tersebut membuka mulutnya dan berteriak, teriakan nya keras seperti suara elang , Griffin tersebut kemudian membawa Aditya dengan dengan paruh nya yang besar dia menarik baju Aditya dan terbang ke atas.


Griffin yang membawa Aditya terbang sampai pada goa yang besar dan sepi, Griffin meletakkan Aditya pada sisi goa dan Griffin tersebut keluar meninggalkan goa.


Aditya yang terduduk pada sisi goa dia berangsur - angsur mulai sadar dia membuka matanya dan tersadar pada goa yang gelap serta sepi, dia bertanya-tanya siapa yang membawanya kesini, Aditya mulai mengerakkan tangan dan kakinya dia terkejut mengapa lukanya bisa tiba - tiba sembuh dan Aditya mulai keluar menuju mulut goa, dia hanya melihat hutan yang lebat dan air terjun yang indah. Aditya kembali menuju goa dan mencoba untuk memulihkan kondisi nya dengan semedi.


Kepakan sayap dengan angin yang kencang terdengar pada telinga Aditya, kepakan tersebut mengarah pada goa yang di tinggali Aditya, Aditya yang tidak tau menganggap bahwa hewan yang sedang menuju kemari sebagai ancaman, Aditya mulai berdiri dan Griffin datang mendarat tepat di mulut goa Griffin tersebut menghampiri Aditya, Aditya yang ketakutan bersiap melakukan serangan dia sadar jika Griffin menyerang tamatlah hidupnya karena Griffin merupakan monster yang setara dengan Hunter berperingkat King. Griffin semakin mendekat dan berteriak ke arah Aditya Griffin tersebut mengambil sesuatu yang ada pada tubuhnya dia memberikan Aditya buah dan air minum dalam daun, Aditya yang tidak tau harus apa dia bertanya pada Griffin apakah buah ini untuknya, kemudian Griffin hanya mengangguk, dia menyodongkan buah ke Aditya dengan paruh nya, Aditya menerima buah tersebut dan memakan nya dia memakan buah tersebut dengan lahap karena lapar dan meminum air yang diberikan oleh Griffin. Griffin tersebut berteriak senang dan keluar lagi dari goa, selang beberapa menit kemudian Griffin datang lagi dan memberikan buah lagi pada Aditya, dia memberikan buah yang sama walupun bentuk buah tersebut sangat aneh seperti Kelengkeng tetapi besar dan berwarna merah. Buah tersebut di makan lagi oleh Aditya, sambil memakan buah aditya berbicara pada Griffin.


"Apakah kamu yang menolongku "


Griffin hanya berteriak dan mengangguk


" Dan ini rumah mu "


"apakah kamu tinggal sendiri di sini"


Ujar Aditya


Griffin mengangguk, Griffin juga menyentuh dada Aditya dengan paruh, Aditya yang tidak tau keinginan Griffin dia bertanya


" Apakah kamu menginginkan kalung yang diberikan oleh Garuda "

__ADS_1


Griffin hanya berteriak dan Aditya mengeluarkan kalung nya dari leher nya. Griffin mematuk kalung tersebut yang berada di atas tangan Aditya, lalu keluar lah telur yang diberikan Garuda pada saat di gates dulu. kemudian Griffin mendekati telur tersebut dan dia seperti senang seperti bertemu sebuah keajaiban. Griffin kemudian meniupkan sesuatu pada telur Garuda, Griffin seperti meniupkan nafas kehidupan ke telur agar telur cepat menetas dan telur tiba - tiba bergerak, Griffin mengambil telur dan meletakan nya pada pangkuan Aditya.


Aditya mengobrol pada Griffin dan bertanya apakah dia tahu bahwa itu adalah telur Garuda Griffin mengangguk. pada saat Aditya mengobrol dengan Griffin tiba - tiba badan nya terasa panas dan perutnya terbakar Aditya kesakitan dan kesulitan bernafas


" Griffin buah apa yang kau berikan padaku, panas sekali "


Griffin berteriak dan menjauh


batin Aditya dengan apa terjadi


"apakah monster ini juga ingin membunuh ku"


Tubuh Aditya mulai memunculkan tekanan yang kuat, dia kesakitan dan memegang perutnya dia terjatuh dan berteriak kesakitan tubuh yang sangat panas seakan ingin meledak yang dia rasakan


" sialan apakah aku di racun ni "


",","


Monster : Griffin


Griffin disebut juga Gryphon dalam bahasa Yunani yaitu gryphos yang berarti singa-rajawali, Griffin adalah makhluk mitologis bertubuh singa tetapi bersayap dan berkepala rajawali. Selayaknya singa, makhluk ini menjadi raja hewan buasdan sebagai burung rajawali, ia menjadi raja di udara Oleh sebab itu, Griffin merupakan penggambaran makhluk yang paling berkuasa atas kedua hal tersebut dan dijuluki sebagai Raja hewan buas dan penguasa udara

__ADS_1


",","


__ADS_2