
SEMINGGU KEMUDIAN
Sila sangat cantik dengan kebaya kuning dan rok batik hitam serta make up tipis yang menambah kecantikannya.sekarang dia sedang menata makanan-makanan kecil untuk tamu.
satu persatu tamu undangan pun datang tidak lama kemudian setelah itu,
keluarga mempelai pria pun datang dengan membawa mahar dan juga hantaran, Bisma menggunakan setelan jas berwarna hitam dan kemeja berwarna putih rambut rapi menambah kesan coul dan sangat lah tampan.
Mamah Lia sedang mencari-cari keberadaan sila untuk memanggil Nasya di dalam kamar dia pun menemukan sila di dekat dapur.
"sila panggil kakakmu cepat"bisik mamah
" Iya Mah "kata Sila dan langsung pergi ke kamar Nasya untuk mencari Nasya dan membawanya ke hadapan mempelai pria yang tidak lain adalah Bisma.
▪▪▪▪▪▪▪▪▪▪▪▪▪▪▪▪▪▪▪▪▪▪▪▪▪▪▪▪▪▪
Bhisma sedang menunggu mempelai perempuan dia sangat guguk berhadapan dengan penghulu saksi-saksi beserta kedua orang tua mempelai perempuan dan mempelai laki-laki sekali dia menghafal Ijab Kabul.
"pa apa masih lama.."kata penghulu
"tunggu sebentar ya pa mungkin masih di make up"kata mamah lia
▪▪▪▪▪▪▪▪▪▪▪▪▪▪▪▪▪▪▪▪▪▪▪▪▪▪▪▪▪▪
disisi lain sila sedang mancari nasya di kamar tapi nihil dia tidak menemukan nasya di sana dia mencari di setiap sudut kamar tali tetqp tidak ada.
__ADS_1
dia melihat ada secarik kertas yang di selipkan di bantal tidur dia mengambil dan membacanya.
ISI SURAT DARI NASYA
maaf semuanya.....
mungkin sekarang kalian sedang mencariku...
aq memang egois...
aku tidak bisa menikah dengan bisma...
aku belum siap untuk menikah.....
dan untuk bisma maaf banget kamu bisa batalkan pernikahan kita dan tunggu aku sampai aku siap.....
untuk semuanya aku minta maaf.
NASYA
Itulah isi surat nasya sila yang membacanya terkejut dan langsung berlari dari kamar nasya menuju ruang Ijab Kabul,sampai di sana semua tamu dan Kedua keluarga mempelai pun terkejut melihat sila sendiri di mana nasya itu lah pertanyaan di otak mereka?.
" sila Kenapa kamu sendiri di mana Nesya" kata Mama Lia yang mulai khawatir karena sila tidak bersama nasya.
"itu mah....ha..ha...hahh....nas..nasya kabur mah" kata sila dengan napas yang masih terhengal hengal.
__ADS_1
"nasya dimana"kata disma yang langsung berdiri mendengar nasya kabur.
"ini semua karena anak pembawa sial ini nasya jadi kabur"kata mamah lia sila yang di tuduh pun langsung diam dan menunduk dia tau dia kan di salahkan tapi di hanya bisa diam. Mamahnya bisma melihat sila langsung merasa iba.
" pernikahan ini untuk sementara dibatalkan" Bisma dengan emosi.
" tidak begitu bisa begitu lah bisma keluarfa kita yang menanggung malu akibat ini" kata mamah bisma
"kamu bisa kan menjadi pengganti nasya"kata mamahnya bisma.
" tapi...."kata bisma dan nasya
"tidak ada tapi tapian kalian harus menikah sekarang atau semua aset kamu kami tarik"kata ayahnya bisma
"dan kalau pa handoko tidak menyetujuinya kami akan menarik semua saham di perusahaan bapa"kata mamah nya bisma
"ok....ok.....aku akan menikahkan sila dengan bisama"kata ayah karna dia tidak mau kekayaannya lenyap begitu saja.
" tidak bisa begitu dong Ayah jangan mengambil keputusan sendiri nasi apa yang pacar yang bakalan nikah ama Bisma tapi kenapa anak pembawa sial itu yang menikah sama Bisma gimana sih Papa" kata mamah lia yang mulai emoshi karena ia yakin kalau nasya menghilang karna ulah sila.
" Lebih baik aku kehilangan anak pembawa sial ini daripada kehilangan kekayaanku yang sudah aku bangun dari kecil" kata Handoko.
sila yang mendengar kalimat Lebih baik aku bilang anak kembar sial ini daripada hilang kekayaanku yang aku bangun dari kecil Dia sangat terkejut Ayah kandungnya sendiri lebih Rela Kehilangan anak kandungnya di pada kekayaannya sila sangat kecewa kepada ayahnya dia sampai menangis dibuatnya.
sampai sini dulu ya:) nantikan epesude berikutnya....😄
__ADS_1