PENGGANTI KAKAKKU

PENGGANTI KAKAKKU
7.kuat 2...


__ADS_3

Setela setelah kepergian Daffa dari rumah sila pun masuk ke kamar dan mengunci diri di sana entah apa yang dirasakan dia hanya merasakan sakit yang sangat bukan sakit karena memar tapi sakit karena ucapan Dafa.


apa ku seburuk itu batin silla dengan air mata yang mengalir deras.


sebwgitu menjijikannya kah aq hingga kamu sangat membenci ku aku di sini juga korban aku cuman korban keserakahan papah batin silla lagi


dia pun beranjak ke kamar mandi untuk mengambil wudhu untuk salat duha disanalah tempat dia selalu mengadu saat dia sedang saat ini.Setelaha mengambil wudhu dia mengambil mukena dan sajadahnya dalam lemari kecil si samping tempat tidur.


"ya allah kuatkan lah silla disini sila juga korban, jujur sila suga iri liat orang orang yang di kelili keluarganya semua pada peduli sedangkan silla yaallah ayah kandung sila aja rela mengorbankan sila buat di kurung di kandang emas ini yaalah" adu silla sambil air mata yang meluncur deras fi pipi putih sila.


Setelah salat silla pun membaca al-qur'an untuk menenangkan hatinya suara silla yang merdu membuat hati nya sedikit tenang dan kesedihannya pun telah sedikit pudar.


Tqk terasa sekarang telah jam 10 pagi silla belum makan dari tadi malam sehingga cacing cacing didalam perutnya sudah demo untuk di beri makan.


KRUYKKKK...KRYUKKKKK....KRYUKKKKK


"oh tidak perutku sudah bunyi"kata silla


"tenang cacing kau akan makan "kata silla cengesan

__ADS_1


setelah itu dia meliapat mukenanya dan meletakan al-qur'an di atas meja kecil.


dapur


sila yang sudah lapar pun memakan nasi goreng buatannya tadi pagi ya walau sudah digin ya nasi goreng dingin emang kurang enak sih tapi mau gimana lagi kalo ia udah laper.


Setelah makan silla mulai membersihkan rumah yang gede bak istana ini leleh sih memang leleh tapi silla ikhlas banget mengerjakan ini walau pun pernikahannya di bawah kendali kontrak.


"huhh......cape banget" kata silla.


setelah membersihkan rumah itu silla ke dapur untuk membuat makan siang untuk nya semdiri.(jangan nanya tentang dafa ya kan daganya masih di kantor ).


"alhamdullilaha bisa makan"kata silla sila tidak pernah mengeluh untuk makan aja dia tidk pilih pilih makanan.Karna udah bisa makan aja ia udah sukur.


Setrlah duduk di lantai untuk makan dia tidak berani duduk di meja makan dafa karna luka bekas di siram kopi panas itu masih merah apa lagi terkena keringat sangat memperlambat penyembuhan dan dia tidak berni mencari saleb luka.


sore


"sepi sekali ya " kata silla karana di rumah itu cuman dia sendiri sendiri tidak ada siapa siapa.

__ADS_1


(bayangin gays di rumah yang gede sendiri kita cuman sendiri gimana engga merinding coba).


"aku akan buka telivisi aja untuk menemani ku kata sila mulai ke ruang tamu.


samapai di ruangan itu ia melihat telivisi 60in punya dafa ada rasa tidak enak sih dalam hati silla tapi mau gimana lagi dia kesepian di rumah segede ini di tinggal sendiri kam serem.


silla mendudukan bokongnya di kursi dafa ia pun mulai menonton telivisi gede itu ya bukan telivisi sih tapi udah kyk bioskop.


seiring waktu berlalu tidam terasa udah jam 18.00.Dan terdengarlah suara langkah kaki.


tak..tak....tak....


silla tidak sadar karna sila tertidur di sofa.


terjadilah.......


***MAAF YA BUAT PEMBACA SETIA PENGGANTI KAKAKKU AUTHOR LAMA UP KARNA AUTHOR LAGI BANYAK BANGET TUGAS SKOL....


JADI MOHON DI MAKLUMI YA🙂😊***

__ADS_1


__ADS_2