Pengorbanan Seorang Ibu Muda

Pengorbanan Seorang Ibu Muda
#4


__ADS_3

Cinta mengerjap ngerjapkan matanya menyesuaikan cahaya lampu saat ini yang masuk kedalam netra matanya. Cinta mengedarkan pandangannya keseluruh sudut ruangan yang bernuansa putih tersebut. saat sedang mengumpulkan seluruh kesadarannya, ia merasakan tangan kanannya terasa berat, seperti sedang tertindih sesuatu. Cinta menoleh kekanan dan melirik ke arah tangannya, ia melihat dita sedang tertidur di kursi tunggu samping brankarnya sambil menggenggam tangannya dengan erat. Cinta mengangkat tangan kirinya, ia melihat selang dan jarum infus yg tertancap di lengan kirinya tersebut.


Cinta terkejut saat memagangi perutnya yang sudah sedikit mengempis, ia mencoba mengingat apa yang sudah terjadi. saat sudah mengingat semuanya, Cinta buru buru membangunkan Dita yang masih terlelap d sampingnya.


mbak... mbak.!? ucap Cinta mencoba untuk membangunkan Dita dengan mengusap lembut kepala Dita.


Dita yang merasakan usapan lembut di kepalnyapun mulai membuka kelopak matanya. saat sudah mulai tersadar, Dita langsung mengangkat kepalnya dan melihat Cinta sudah tersadar dari tidurnya.


kamu sudah bangun Cin..?? tanya Dita serak kahas bagun tidur.

__ADS_1


iya mbak.!! jawab Cinta singkat sambil tersenyum hangat pada Dita.


oh iya mbak, di mana anak anakku dan juga ibu??? tanya Cinta


Dita kemudian menatap kearah Cinta dan mengatakan sesuatu yang mebuat Cinta langsung meneteskan air matanya. ia sangat terkejut, khawatir, dan sedih bercampur menjadi satu d dalam hati nya saat ini.


Cinta terkejut saat tahu bahwa ia melahirkan 4 bayi kembar sekaligus. ia khawatir saat tahu bahwa kondisi ke 4 putranya saat ini sedang tidak baik baik saja. ia sedih karena usianya yang masih sangat muda, membuat anak anaknya harus lahir dalam kondisi prematur. apalagi mereka kembar 4 yang membuat kondisi tubuh mereka d bawah rata rata bayi pada umunya, dan berat mereka hanya 1kg perorang saja. saat ini anaknya harus di rawat intensif di dalam ruang khusus bayi dan diletakkan di dalam inkubator agar suhu tubuh mereka tetap stabil dan terjaga.


hari demi hari kondisi Cinta semakin membaik berkat dukungan dari Hana dan Dita. tdk terasa hari ini Cinta sudah di perbolehkan oleh dokter untuk pulang setelah dirawat kurang lebih 1 minggu d rumah sakit ini.

__ADS_1


Hana dan Dita terus memberikan dukungan dan membantu Cinta melakukan yang tebaik untuk ke 4 bayi kembar itu. setiap hari Hana dan Dita bergantian membawakan ASI ke rumah sakit untuk d berikan kapada ke 4 bayi kembar itu, terkadang Cinta juga ikut mengantarkan ASInya kepada sang buah hati.


semakin hari kondisi dari ke 4 bayi itu semakin membaik berkat ASI yang di berikan sang ibu. Kini berat badan dari 4 bayi itu sudah mencapai 2 kg, yang artinya mereka sudah bisa d pulangkan dari rumah sakit setelah dirawat hampir 2 bulan lamanya di dalam rungan khusus bayi prematur itu. mendengar penuturan sang dokter, ketiga wanita yang sedang berada d ruangan dokter yang selama ini menangani bayi kembar 4 itu pun bersujud syukur. penantian Cinta, Hana dan Dita akhirnya terjawab sudah. mereka sangat bahagia karena ke 4 bayi itu sudah di nyatakan sehat oleh dokter. mereka pun mengucapkan terimakasih yang sebesar besarnya terhadap dokter dan juga suster yg selama ini sudah mau merawat ke 4 bayi itu.


terimakasih banyak dokter, suster. selama ini dokter dan suster sudah mau merawat mereka dengan sabar. ucap Cinta dengan mata yang berkaca kaca krna sangat bahagia dan terharu.


iya, sama sama bu, kami hanya merawat mereka saja, yg berperan penting pada kondisi mereka itu bukan kami tapi anda sendiri, selaku ibu kandung mereka. ucap dokter tersebut pada Cinta.


kami salut kepada ibu cinta, anda masih muda tapi anda sudah menjadi ibu yang hebat. anda berjuang antara hidup dan mati demi melahirkan mereka. anda merawat dan selalu memberikan yang terbaik untuk mereka. ucap dokter itu lagi dan memuji pengorbanan Cinta untuk anak anaknya.

__ADS_1


mereka segalanya bagiku dok, karna mereka lah aku bertahan hudup hingga saat ini, mereka dara dagingku. aku akan selalu menyangi dan melindungi mereka apa pun yang terjadi, ucap Cinta tegas pada dokter tersebut. dokter itu hanya tersenyum dan mengangguk mendengar ucapan Cinta, dalam hati dokter tersebut semakin salut dan kagum atas ucapan Cinta.


__ADS_2