
"Apa maksudmu Bing Tan" tanya temannya
"Bing Tan apakah anda ingin.... tidak, Bing Tan. Sekte Pedang dewa melarang murid muridnya saling membunuh" ucap temannya dengan kaget
"Saya tidak pernah mengatakan saya akan melakukannya sendiri. Keluarga Yang ingin sekali membunuh Shi Hao sekarang! Cabang adalah daerah terpencil dan hanya memiliki orang tua sebagai penjaganya" ucap Bing Tan dengan tenang
"Apa yang akan keluarga Yang lakukan jika seseorang memberi mereka profil Shi Hao dan lokasinya" lanjutnya
"Mereka akan mengirim seseorang untuk membunuh Shi Hao! Bing Tan kau sangat pintar" ucap teman temannya sambil mengacungkan jempol
"Lakukan besok. Keluarga Yang akan segera mengirim pembunuh ke cabang toppling. Kita juga harus siap. kita harus melihat Shi Hao sekali lagi sebelum dia mati" ucap Bing Tan dengan nada dingin
"Itu benar! persediaan akan di kirim ke cabang toppling dalam tiga hari. Aku akan membuat pengaturan untuk kita, kita akan bertemu Shi Hao lagi, bagaiman menyenangkan" ucap teman Bing Tan sambil tersenyum senang
"Hahaha, Shi Hao akan mati" ucap teman yang lainnya sambil tertawa terbahak bahak
"Shi Hao, kau di takdirkan! anda tidak akan bertahan hidup, kecuali pendiri sekte bisa kembali dari kematian dan mengajarkan hukum nebula" batin Bing Tan dengan senang
CABANG TOPPLING TIGA HARI KEMUDIAN
Terlihat Shi Hao masih terus berkultivasi
"Hahaha, kuning tunggu aku! aku ingin memberimu gaya rambut baru" teriak Hailey
"Guk! Guk! Guk! biarkan aku pergi" ucap si kuning sambil berlari terbirit birit
"Tinggal jauh dari saya! jangan sentuh aku" teriak si kuning sambil bersembunyi di belakang Jagger
__ADS_1
"Kuning, kau sudah bertemu lawanmu" ucap Jagger sambil mengelus kepala Si Kuning
"Saya beharap hidup saya bisa selalu begitu damai" batin Shi Hao sambil tersenyum
"Aku Bing Tan, Senang bertemu denganmu Tn Norton" ucap Bing Tan
"Ok taruh persediaannya di sana" ucap Jagger
"Dia tidak terlihat seperti dia ada di sini untuk memberikan pasokan" batin Jagger curiga
"Dia di sini untuk memilih Shi Hao" bisik Si kuning
Sedangkan di dalam Shi Hao yang sedang berkultivasi, tiba tiba ia membuka matanya saat mendengar nama Bing Tan
"Bing Tan, dia tak akan menyerah kan" batin Shi Hao
Ketika Shi Hao berusia 10 tahun, dia telah menjadi idola semua murid luar karena bakatnya yang luar biasa. Itu termasuk Bing Tan
"Shi Hao kau temanku mulai sekarang" teriak orang orang
"Shi Hao, bisakah kita berteman" ucap Bing Tan sambil mengulurkan tangannya untuk menyalami Shi Hao
"Tentu saja" ucap Shi Hao sambil menyalami Bing Tan
Mereka menjadi teman terbaik. keduanya melakukan segalanya bersama sama. Mereka di kultivasikan bersama dan berharap bahwa, itu mereka akan menjadi murid terbaik dari sekte Pedang dewa
Mereka berkumpul bersama dan berjanji untuk menjadi teman terbaik selamanya. Namun persahabatan mereka berakhir pada inner assessment tahun itu
__ADS_1
Tidak.
Penilaian batin, di arena pertarungan
"Bing Tan, kau tidak pantas menjadi temanku! kau menjijikan" ucap Shi Hao jijik
"Shi Hao dia hanya seorang wanita mengapa..." ucap Bing Tan
"Hanya seorang wanita? dengar jika kau menyentuhnya sekali lagi..." ucap Shi Hao sambil memegang kerah baju Bing Tan lalu ia mematahkan kaki Bing Tan
"Aaargh" teriakan kesakitan Bing Tan memenuhi arena pertarungan
"Shi Hao, kau mematahkan kakiku di depan umum karena Ling Yun... kau mempermalukan ku" teriak Bing Tan
"Aku tidak akan memaafkanmu" lanjutnya
"Shi Hao, murid luar, telah secara brutal menyakiti sesama muridnya, jadi dia akan di kirim ke lokakarya pembuatan pil sebagai tukang dan gagal dalam penilaian batin" teriak pengawas ujian
beberapa hari telah berlalu
"Saya gagal seleksi? bagaimana bisa" ucap Shi Hao sambil berlutut tak berdaya
"Hei! Shi Hao ada di sini" ucap Bing Tan
"Jangan khawatir Shi Hao, aku tidak akan melupakanmu meskipun kamu hanya seorang pelayan di bengkel sekarang" ucap Bing Tan sambil memegang dagu Shi Hao
Lokakarya pembuatan pil, terlihat Shi Hao sedang menyapu halaman, tiba tiba ada yang memanggilnya dari belakang
__ADS_1