Penguasa Dunia Kultivasi

Penguasa Dunia Kultivasi
Chp 22


__ADS_3

Tak terasa Siang sudah berganti dengan malam hari


Di dalam rumah terlihat Shi Hao, Hailey, Jagger dan Si kuning sedang duduk santai sambil berbincang bincang dengan ditemani seguci anggur


"Tuan Norton, aku masih ingin berterima kasih sudah membantuku hari ini" ucap Shi Hao sambil mengangkat canggkir anggurnya


"Terima kasih Tuan" sambung Hailey sambil ikut mengangkat cangkirnya


Tiba tiba Si kuning memukul tangan Shi Hao, sehingga membuat anggur Shi Hao tertumpah ke tanah


"Hahaha, Kuning paling membenci kemunafikan manusia" ucap Jagger sambil tertawa


"Shi Hao, aku tahu kau merasa bersalah, tapi hanya ada satu aturan di sini: minum hanya untuk kesenangan" ucap Jagger sambil menuangkan anggur untuk Shi Hao


"Tuan" ucap Shi Hao terharu


"Jangan panggil aku begitu" ucap Jagger sambil mengelus kepala Shi Hao


"Jagger" panggil Shi Hao


"Kau memanggilku dengan nama depanku" ucap Jagger sinis


Shi Hao yang mendengar perkataan Jagger ia hampir tersedak oleh minumannya


"Hebat! Hahaha" ucap Shi Hao sambil tertawa


"Hahaha, sekarang sudah benar. Ayolah Shi Hao jangan berhenti, orang yang tersentak hari ini adalah anjing" ucap Jagger


"Apa yang salah dengan anjing? beraninya kau merendahkan aku"ucap Si kuning lalu ia menggigit kaki Jagger membuat Jagger berteriak kesakitan


"Jangan menggigit tuan" teriak Hailey sambil menari Si kuning menjauh tetapi Si kuning nggak mau melepaskan gigitannya


"Aaarrrgh... Aaarrrgh... tolong" teriak Jagger kesakitan


"Aku belum begitu bahagia untuk waktu yang lama" batin Shi Hao sambil melihat Jagger yang digigit oleh Si kuning

__ADS_1


Setelah beberapa saat terlihat Hailey sudah tertidur pulas dengan berbantalkan Si kuning, sedangkan di luar, Shi Hao dan Jagger masih duduk santai sambil berbincang bincang


"Jagger" panggil Shi Hao


"Burrp. Ada apa? kau mau guci lagi" ucap Jagger


"Tidak, aku tidak tahu. Aku ingin menanyakan sesuatu" ucap Shi Hao


"Apakah dinding batu di belakang kami benar benar begitu tinggi di masa lalu? apakah apa yang saya lihat dalam mimpi saya benar" lanjut Shi Hao bertanya


"Tentu saja, dinding nebula adalah harta paling berharga dari sekte Pedang dewa! Aku bahkan tidak memenuhi syarat untuk datang kesini pada waktu itu.." jawab Jagger


"Tetapi ketika saya akhirnya mendapat kualifikasi, itu hancur..." lanjutnya dengan lesu


"Tidak apa apa, Jagger! aku akan berbicara dengan pendiri sekte dan mendapatkan peta bintang kembali, sekte Pedang dewa kami Pasti akan bangkit lagi" ucap Shi Hao


"Aku belum pernah melihat Jagger seperti ini" batinnya


"Hahaha, kau pasti mabuk" ucap Jagger sambil berdiri


"Cuci bersih dan pergilah tidur. kalau saja kau bisa melihat pendiri sekte...." ucap Jagger sambil memukul kepala Shi Hao


Setelah itu Shi Hao masuk kerumah dan melihat Hailey tidur di lantai, iapun membawanya ke kamar dan membaringkannya di kasur


"Mereka begitu riang" ucap Shi Hao saat melihat wajah Hailey yang begitu tenang


Setelah menyelimuti Hailey, ia berjalan keluar rumah, sesampainya di luar ia di panggil oleh seseorang


"Shi Hao" panggil orang itu


"Xiao Kim kenapa kamu di sini" tanya Shi Hao


"Aku... aku di sini untuk melihat apakah kau sudah mati aku tidak ingin ada yang menindas mu" jawab Xiao Kim dengan wajah malu malu


"Dia begitu keras kepala bahkan ketika dia peduli tentang aku" batin Shi Hao

__ADS_1


"Hailey sedang tidur di kamar, mari kita bicara di tempat lain" ucap Shi Hao


mereka melesat untuk mencari tempat yang nyaman untuk berbicara


"Shi Hao kau..." ucap Xiao Kim


"Apa kau malu karena kau peduli padaku" ucap Shi Hao


Bing


"Apakah kalian terlalu bangga untuk mengakuinya" lanjutnya sambil menyolek hidung Xiao Kim, membuat wajah Xiao Kim merah merona


"Karena kau tidak terluka, apa kau berani untuk melawan denganku" ucap Xiao Kim sambil berdiri


"No Jagger akan mengatakan bahwa saya tidak lembut dengan perempuan" ucap Shi Hao


"Shi Hao kau takut kalah dariku" ucap Xiao Kim memprovokasi


"Mari kita lihat siapa yang akan kalah" ucap Shi Hao akhirnya menerima tantangan Xiao Kim


Merekapun bertarung di udara, beberapa keterampilan di keluarkan keduanya. Setelah bertarung beberapa jam mereka berdua kelelahan


"Hos.. hos... Xiao Kim, mari kita lakukan lagi ketika aku mencapai alam misterius dengan dua Meridian" ucap Shi Hao dengan nafas terengah engah


"Shi Hao menjadi lebih kuat, meskipun dia masih di alam misterius dengan satu Meridian, kecepatan pertumbuhannya sangat mencengangkan. Dia bahkan bisa bertarung melawanku begitu lama" batin Xiao Kim sambil mengelap keringatnya


"Dia pantas menjadi laki laki saya! aku harus bekerja lebih keras untuk layak menjadi wanitanya"lanjutnya sambil melihat Shi Hao


"Shi Hao, ini sudah larut, jadi.... aku harus pergi" ucap Xiao Kim berpamitan


"Jika orang lain tahu kau menyelinap keluar, aku tidak bisa menyelamatkanmu" ucap Shi Hao


Xiao Kim yangendengar perkataan Shi Hao tiba tiba ia menjadi emosi lalu memukul kepala Shi Hao hingga membuat kepalanya benjol


Buk! buk

__ADS_1


Huh! lalu berjalan pergi


"Kenapa dia tiba tiba marah" batu Shi Hao


__ADS_2