
Gita menatap iba karissa yg masih sering terdiam seperti memikirkan sesuatu ,diri nya khawatir jika harus meninggalkan karissa sendirian dirumah besar nya .Gita duduk disamping karissa lalu mencoba untuk bicara dengan karissa perlahan "karissa " Gita membawa kepala karissa untuk bersandar pada pundak nya ,karissa malah menangis mungkin dia rindu akan sosok ibu yg memberi nya dukungan tapi sudah tidak ada
"Tante percaya kamu kuat ,kamu udah besar .tapi seperti nya Tante sangat berat hati kalau meninggalkan kamu sendiri dirumah ini " ucap gita dan karissa masih sibuk menangis tapi hanya isakan nya saja yg terdengar
"Tante bukan siapa siapa aku ,bukan saudara aku ,tapi kenapa Tante baik banget sama aku .cuma Tante yg perduli sama aku " ucap karissa
"Jasa papah kamu terlalu besar untuk dibayar sayang .hanya ini yg bisa Tante sama om lakukan " jawab Gita menatap lurus kedepan dan tangan nya mengelus rambut hitam karissa
karissa mengusap air mata dan tersenyum pada gita "Tante "
"Hem "
"makasi ya "
" ohh Aku baru inget, papah sering banget ceritain tentang anak Tante ke aku .cerita gimana sifat nya ,ciri ciri wajah nya , kepribadian nya .tapi aku gak ngerti apa alasan nya " ucap karissa sembari membayangkan bagaimana rupa anak dari Tante Gita
"Ohya ,apa yg di ceritakan sama papah kamu " Gita menggeser posisi nya sedikit agar semakin dekat dengan karissa dan nyaman .karissa merebahkan kepala nya di atas paha gita
"Kata papah kak shaka itu .anak yg ceria ,periang ,ramah ,baik sama semua orang ,sweet ,penyayang . dan yg pasti tampan .aku jadi ngebayangin betapa sempurna nya kak shaka "
"Kak shaka punya rambut hitam kecoklatan ,mata yg sipit dan kulit yg putih kan Tante. terus badan yg perfeck
Yg pasti tinggi iya kan Tante " karissa bercerita dengan wajah yg ceria ,seolah Olang membayangkan bagaimana wajah arshaka
Gita hanya tersenyum menanggapi nya .cerita yg di ceritakan oleh karissa tidak sepenuh nya benar dia sangat tau sifat anak nya seperti apa "iya sayang " jawab Gita
Tak lama om imam datang dan ikut duduk juga .tapi om imam memilih untuk duduk di lantai dan mengelus kening karissa dengan sayang
"Om bangga sama karissa.jaga diri ya anak cantik ,om percaya sama kamu .kamu bisa lewatin masa masa terberat kamu " ucap imam .
Malam pun sudah di lewati sekarang gita ,imam dan karissa sedang sarapan di meja makan "Tante om " ucap karissa sambil memakan sarapan hasil masakan Tante Gita
"Iya Al " jawab Gita
"Aku lupa ,sebelum papah meninggal dia sempet kasi ini sama aku .tapi belum aku buka kok Tante om aku juga gak tau ini isi nya apa,mungkin kertas ?" Ucap karissa memberikan sebuah amplop berwarna putih dan di berikan pada imam
"Ini buat om ?" Tanya imam dan di angguki oleh karissa
"Buka nya dirumah aja om .kan bentar lagi om mau pulang " cegah karissa pada saat imam ingin segera membuka nya
"Iya pah dirumah aja buka nya ,sekarang sarapan nya habisin cepetan .nanti ketinggalan pesawat lagi " sekedar informasi karissa tinggal di negri sebelah .karissa tinggal di Singapura
Selesai sarapan Tante Gita dan om imam berpamitan dengan karissa tak lupa Tante gita memberikan pelukan sayang pada karissa sebelum pulang
"Jaga diri kamu baik baik ya .Tante akan sering sering jenguk kamu kesini " ucap Tante Gita
"Ajak kak shaka juga ya Tante " jawab karissa antusias
"Iya nak "
.
.
.
.
Sesampai nya dirumah imam dan Gita mencari keberadaan anak satu satu nya arshaka imam mencari kekamar nya " Shaka gak kuliah kamu ?" Tanya imam di ambang pintu kamar shaka
"Hari ini matkul kosong pah .dosen nya pada rapat bimbingan gitu GK ngerti shaka juga " jawab Shaka tapi sambil sibuk membetulkan mainan mobilan nya yg rusak .shaka punya koleksi mainan mobilan gitu di kamar nya dari kecil dan GK boleh dibuang walaupun udah rusak .
Imam masuk ke dalam kamar shaka lalu duduk disamping shaka "buang aja udah rusak itu "
"Enak aja papah suruh buang ini itu memberikan dari kakek .papah lupa " Shaka tak terima mainan kesayangan nya suruh di buang
"Ya tapi ini udah jelek ka .udah lama kamu juga udah besar " ucap imam
"Pokok nya aku gk mau buang ,lagian papah dari mana sih baru keliatan .abis hanymoon sama mamah ya ?" Tebak Shaka asal
imam tertawa "Ngaco kamu , om firman meninggal " jawab imam
"Om firman yg tinggal disingapur ?" Tanya shaka ,imam hanya mengangguk lalu seraya menepuk bahu kiri shaka dan pergi dari kamar anak nya
"Gimana pah,udah bilang sama Shaka nya? " tanya Gita cemas
Imam menggeleng "belom mah ,papah belom siap kasi tau shaka tentang ini " ucap imam
__ADS_1
"Tapi pah ini wasiat dari firman ,kita harus jalan kan wasiat terakhir nya "
"Papah tau mah tapi kita juga harus fikirin perasaan Nya Shaka .papah belom siap " jawab imam .
"Mah tolong rahasiakan ini sebentar dari shaka,sampe papah siap kasi tau anak itu " sambung imam dan Gita menyetujui nya
"Iya pah "
.
.
.
.
Keesokan hari nya karissa sudah bersiap berangkat ke kampus nya .hari ini tidak banyak kegiatan karissa pergi ke kampus hanya untuk 1 matkul saja dan pergi ke supermarket untuk persiapan makan nya di kulkas tidak ada lagi yg bisa diandalkan hanya diri nya seorang diri
karissa menggunakan kendaraan umum seperti bus ,dia memang lebih suka hidup sederhana bahkan karissa dia tidak menyewa asisten rumah tangga untuk membantu nya di rumah sejak kematian sang ibu dialah yg mengurus rumah mewah nya seorang diri
karissa menelusuri jalan yg tidak terlalu ramai dan tidak terlalu sepi juga menggunakan tas selempang di tubuh nya dan memakai pakaian kesual menuju halte bus.karissa tidak tinggi hati dia selalu menganggap semua orang sama Dimata nya tidak ada yg nama nya golongan orang miskin dan orang kaya
Sekitar 15 menit menaiki bus dan sampai di kampus karissa terlebih dahulu mampir ke perpustakaan universitas tempat nya belajar mencari buku referensi yg dia ingin kan .sambil membaca karissa masang handset nya demi ketenangan membaca nya
Melihat jam sudah waktu nya iya masuk kelas karissa merapihkan buku buku nya lalu bergegas pergi ke kelas nya
"ka.i sa" baru saja diri nya duduk di kursi seseorang memanggil nya dari belakang
"Iya" jawab karissa di barengi dengan bahasa isyarat di tangan nya
"K,mu .k,m,a .a,a .b,u .m,u,k .k,i,a,h (kamu kemana aja baru masuk kuliah) " ucap Dika teman dekat nya sambil menggunakan bahasa isyarat agar karissa mengerti .Dika ini bisu dan tidak bisa mendengar tapi dia mahasiswa yg cukup pintar
"Aku sakit ,maaf ya Gak ngabarin " jawab karissa sambil tersenyum .lalu Dika berjalan menghampiri karissa
"B,a,t .k,m,u. (Buat kamu )" Dika memberikan sandwich makanan kecil untuk mengganjal rasa lapar
"Aku gk laper, buat kamu aja " tolak karissa, Dika tetap memaksa memberikan sandwich milik nya pada karissa
"Yaudah makasi ya "
Selesai dengan perkampusan nya balik lagi ke rencana awal pulang dari kampus karissa mau ke supermarket buat belanja kebutuhan nya sehari hari mencari bahan makanan yg akan dia olah menjadi sebuah masakan .karissa cukup pandai dalam urusan memasak
Selesai memilih belanjaan wanita itu langsung menuju meja kasir dan lekas membayar nya lalu pulang
Sampai di rumah "pah karissa pulang " teriak karissa waktu pas sampe rumah ,setelah itu karissa merenungi perkataan nya barusan
"Papah udah GK ada .maaf ya pah karissa cuma kesepian aja kok " monolog nya
Malam tiba karissa menyantap masakan nya seorang diri ,sepi ,hampa ,kosong tidak ada orang tua ,adik atau kakak hanya dia satu satu nya orang yg menjadi penghuni di rumah ini
Tok tok tok
karissa tersadar dari lamunan nya karna ada tamu yg mengetok pintu nya "iya sebentar " karissa membuka pintu nya lalu terdiam memandang wajah orang yg berada di depan nya
"karissa kan ?" Tanya nya
"I-iyah " jawab nya gugup
"Wahh udah sebesar ini ternyata karissa .dulu masih imut imut kita masih sama sama kecil "
"K-kak shaka " tebak karissa dirinya langsung yakin kalo pria yg berhadapan langsung dengan nya adalah arshaka,karissa langsung jatuh cinta ketika melihat mata shaka
"Iyah ,masih inget kan " ucap shaka lalu di susul dengan ketawa ringan
karissa menyuruh Shaka untuk masuk dan menghabiskan makan malam mereka bersama
Sekarang karissa dan Shaka makan bersama "turut berduka cita ya atas kematian om firman.kakak sama sekali GK tau waktu papah kamu meninggal" ucap shaka sambil menyuap makanan nya
"Iya kak gpp kok .eh tapi kak shaka ada apa tiba tiba kerumah aku " tanya karissa
"Disuruh papah mamah suruh jemput kamu .kata nya kasian karissa tinggal sendirian dirumah mending tinggal bareng sama kita " ucap shaka
"Aku tinggal bareng kalian?"
"Iya"
"Emang GK ngerepotin ya kak ?"
__ADS_1
"Engga lah malah kakak seneng berasa punya Ade dirumah,kamu mau kan ? " ucap shaka dan diangguki karissa
"Besok kita berangkat ya ,kemasin barang barang yg menurut kamu perlu kamu bawa terus yg GK perlu ditinggal aja nanti semua fasilitas kamu udah disiapin kok sama mamah papah " karissa mengangguk semangat sambil menggigit sendok nya dan menatap shaka dengan mata yg berbinar binar
hari sudah semakin larut mata karissa sudah mulai mengantuk dia memutuskan untuk pergi ke kamar nya "kak aku masuk ke kamar duluan ya " ucap karissa yg sudah bersiap mengganti baju nya dengan piyama
"Ohh iya gpp masuk aja " jawab Shaka yg sedang asik menonton tv
"Kalo kakak ngantuk tidur nya di kamar tamu ya kak udah aku beresin "
"Oke gampang itu mah ,sekaran masuk kamar gih besok kan harus berangkat pagi " suruh shaka lalu setelah itu karissa masuk kedalam kamar
sadar sudah tidak ada orang di sekitar nya Shaka mengeluar kan 1 bungkus rokok dari saku celana nya yg selalu di bawa nya kemana mana
shaka mulai menghidupkan korek api dan menyulutkan nya ke rokok tersebut .baru beberapa hisapan Shaka menoleh ke arah samping nya karissa melihat Shaka dengan jelas yg sedang merokok .buru buru Shaka mematikan rokok nya lalu membuang nya kesembarang arah
"kok ,belum tidur ?" tanya shaka gugup,ini adalah pertama kali Shaka ketahuan morokok bahkan papah mamah nya pun tidak tau bahwa anak nya merokok ,dan sekarang hanya karissa yang tau
"kak shaka ngerokok juga ya?" tanya balik Karisa sembari menghampiri Shaka
shaka hanya mengangguk sambil terdiam kikuk "aku boleh coba gak?" ucap karissa sembari mengambil bungkus rokok yg tergelatak dimeja
"e-eeehh ,jangan ,perempuan gak boleh merokok nanti gak bisa punya anak " lerai Shaka mengambil kembali bungkus rokok nya dari tangan karissa
"padahal cuma mau ngilangin stress aja ,Soal nya papah setiap kali lagi ada masalah pasti selalu merokok katanya bikin papah lebih tenang" ucap karissa
"ya tapi GK semua masalah bisa di selesain sama ini , kamu juga kam perempuan karissa gak bagus buat kesehatan kamu " jawab Shaka
"euumm, yaudah deh good night kak shaka" ucap karissa untuk kembali lagi ke kamar nya
"karissa" panggil Shaka lalu Karisa menoleh ke arah Shaka
"jangan bilang bilang siapa siapa ya termasuk papah sama mamah ,oke " ucap shaka membuat kesepakatan
"okeeee"karissa mengangguk sambil mengacungkan jempol nya bertanda karissa akan mau menjaga rahasia Shaka yg ternyata perokok. karissa kembali menuju kamar nya
Baru karissa ingin memejamkan mata nya Tiba tiba lampu rumah mati total dan semua gelap pekat "aaaaaaaaaaa" karissa berteriak karna keadaan sekitar nya mendadak gelap .dia menarik selimut nya sampai menutupi kepala dan keringat nya sudah penuh di bagian kening
shaka segera menghampiri karissa yg berteriak dari kamar nya mungkin karna mati lampu "karissa ,karissa heyy are you oke " Shaka mengetuk etuk pintu kamar karissa panik
Tapi karna tidak mendapat jawaban Shaka lancang masuk kekamar karissa tanpa seizin yg punya
"karissa " shaka menyingkap selimut karissa yg menutupi seluruh tubuh nya ,ternyata karissa sedang berusaha memejamkan mata nya tapi seperti tidak nyaman
"Kak " karissa menarik tangan shaka dengan erat
"Kenapa ,kamu takut gelap?" Tanya shaka yg duduk di tepi kasur milik karissa
"Euuggh" jawab karissa sembari mengangguk
shaka tersenyum ,karissa ternyata memiliki sifat lucu juga bahkan lebih lucu dari Silvi kekasih nya
"Bentar lagi juga hidup kok lampu nya " ucap shaka menenangkan karissa
shaka beranjak mau bangun tapi segera ditarik sama karissa "kak shaka mau kemana?" Tanya karissa
"Mau cari lilin bentar , handphone kakak mati gak bisa dipake senter nya " ucap shaka ,karissa langsung meraba bagian kasur nya yg kosong seperti nya dia tidak lupa meletakan handphone nya dimana
"Nih ,pake handphone aku aja kak " karissa menyerahkan handphone nya pada shaka
Ruangan kamar karissa pun sekarang sudah terang "udah lumayan terang nih sekarang kamu bisa tidur kan ?" Tanya shaka memastikan apakah karissa sudah nyaman dengan kondisi ini
"Makasi ya kak ,biasanya tuh GK pernah mati lampu gini makanya aku gk ada persiapan lilin atau apapun " ucap karissa
"Yaudah sekarang tidur lagi ya ,kan besok harus berangkat pagi ." shaka berdiri bersiap untuk keluar dari kamar tapi karissa menahan Shaka untuk keluar
"Kak shaka tidur dikamar aku aja ya " minta karissa .shaka mendadak diam mendengar permintaan karissa
"Hah!!"
"Disofa kak iya kakak tidur disofa kamar aku "
shaka bernafas lega "Ohh ,yaudah deh " karissa tersenyum lega mendengar jawaban dari shaka .lalu karissa memberikan selimut dan bantal nya pada shaka
"Buat kakak "
shaka lekas mengambil nya lalu berjalan menuju sofa dekat tempat tidur alleta dan merebahkan tubuh lelah nya di sofa empuk milik karissa
__ADS_1