
shaka benar benar tidak terkontrol saat ini , sewaktu kejadian di party Dion tadi Shaka memutuskan untuk langsung pulang tanpa berpamitan dengan teman teman nya sedikit pun , rasanya sangat kecewa dan malu
shaka tengah berdiri di balkon rumah nya menikmati udara malam yang terasa dingin . benar kata karissa merokok membuat dirinya lebih tenang ketika ada masalah ,tapi kali ini bukan hanya rokok yang menemaninya ada alkohol juga yang ntah sudah berapa gelas yang iya minum
"gleeekk" Shaka kembali meminum alkohol nya dengan sekali tegukan
"karissa" lagi dan lagi Shaka kepergok karissa ,apa boleh buat salah dirinya juga
"aku boleh gak kesitu " ucap karissa menunjuk ke arah tempat Shaka berdiri
shaka mengangguk lalu karissa berjalan menghampiri Shaka "jangan ditiru ya ,gak baik " ucap shaka pada karissa
karissa memalingkan wajah nya dari Shaka melihat langit yang terlihat jelas karissa menarik nafas nya panjang sembari tersenyum ke arah Shaka "gak apa apa .manusiawi kok kak ,setiap orang punya cara nya sendiri buat nenangin dirinya " jawab karissa
shaka terdiam kikuk dirinya benar benar malu sekarang "sa"
"jangan bilang om Tante kan " ucap karissa memotong omongan Shaka
shaka tersenyum sekilas "tapi gak untuk lain kali ya kak " ucap karissa lagi
seketika terdiam beberapa detik ,mereka masih sama sama canggung sebenar nya "kak sebener nya lagi ada apa sih ?" tanya karissa
"gak lagi ada apa apa kok , cuma lagi mau nenangin diri aja " jawab Shaka , dan setelah itu karissa hanya mengangguk mengerti karissa paham Shaka pasti tidak mau atau belum mau terbuka apalagi menyangkut masalah nya
"kalo gitu aku masuk duluan ya kak " ucap karissa sembari melenggang pergi
shaka menarik tangan karissa membuat karissa jatuh ke pelukan nya Shaka ,mereka hanya sama sama menatap manik mata mereka masing masing
"kak " ucap karissa kelu
"sa, plis bantu aku buat ngilangin semua ini"sesak rasa nya di hati Shaka ketika mengingat Dion mel*mat bibir Silvi
"caranya ?" tanya karissa
shaka langsung meraba pipi karissa dan menempel kan bibir nya dengan bibir karissa
"kak shaka " karissa menolak ,tapi tubuh nya di tahan oleh Shaka
tanpa menghiraukan karissa Shaka lagi lagi menarik tengkuk belakang karissa dan kali ini langsung ******* bibir Karisa lembut
karissa diam ,matanya terbelalak ,tubuh nya serasa di kunci dari dalam oleh Shaka ,permainan apa ini ? batin karissa
karissa meremas baju bagian dada Shaka karissa pelan pelan mulai menikmati nya , Shaka semakin merapat kan tubuh nya dengan menarik pinggang gadis mungil itu
"euummpphh" karissa kehabisan nafas begitu pun dengan Shaka
"sa"panggil Shaka seraya menarik dagu karissa agar karissa mau melihat nya
Shaka kembali ******* bibir karissa lagi tapi kali ini lebih kasar , Shaka menuntun kedua tangan karissa agar mengalung di leher milik Shaka
semakin lihai kedua nya bermain , tapi sial nya Shaka membayangkan wajah Silvi yang berada di hadapan nya .Shaka melepaskan ******* mereka
karissa pun melepaskan kedua tangan nya dari leher Shaka dan menjauh sedikit "ini jadi rahasia kita berdua kan kak ?" tanya karissa
shaka mengangguk, lalu karissa pergi meninggalkan Shaka di balkon sendiri .Shaka berbalik menghadap langit "permainan gila" gumam nya
...----------------...
pagi pagi Shaka di bangunkan dengan suara dari mama gita, ibu satu anak berusaha keras membangunkan Shaka agar segera bersiap siap "shakaaaa ayo cepet nanti telat loh .mama udah bikin janji loh sama temen nya mama . gak keluar dari kamar hitungan ketiga mama susul ke kamar bawa sodet buat pukul kamu ya " teriak mama gita dari dapur dengan suara lantang nya
shaka yang terusik dengan suara berisik yang berasal dari mama nya membuang selimut nya kesal,padahal Shaka baru aja tidur jam 3 pagi dan sekarang jam 7 pagi sudah di bangunkan
shaka duduk dan meraba handphone nya yang tergelak di samping nya Shaka dapat melihat banyak pesan chat ,pesan suara dan panggilan tak terjawab dari Silvi
grup chat tim bar bar
-jefri admin
__ADS_1
gila foto nya kesebar
-doy
"sa lu baik baik aja kan?"
-adit
"gw tahu ini perih banget buat lu sa "
-haikal
"sa kita semua khawatir sama keadaan lu sekarang "
-icung
"gila banget Dion bisa bisa nya ngembat cewe orang"
-haikal
"shakaaaaa,gw tau lu masih ngambek sama gw tapi seenggak nya jawab anjir "
-jefri
"kita ngerti kok perasaan lu kaya gimana sekarang "
seolah tidak mau terlalu menanggapi chat dari sahabat nya Shaka melempar handphone nya ke sembarang arah dan beranjak dari kasur nya dengan segara kalo tidak akan terjadi baku hantam antara ibu dan anak
Shaka dan karissa sudah lebih dulu sampai ke butik yang di suruh mama gita , tapi kedua nya tidak ada yang berani untuk masuk lebih dulu ke dalam butik mewah tersebut karna merasa ada yang aneh
"beneran ini kak butik yang di maksud Tante " tanya karissa sembari menatap gedung butik tersebut dari dalam mobil
Shaka yang masih terus melihat handphone nya dan lagi lagi memastikan maps nya apakah titik lokasi nya sudah benar ,atau dia salah
"kayanya si bener kok disini " jawab Shaka menatap gedung butik itu
TIIIINNNN......
TIIINNNNN....
suara bising klakson membuat omongan karissa terputus ,Shaka membuka pintu kaca mobil nya "kok masih di mobil ,ayo masuk kita udah ditunggu " titah mamah Gita yang juga masih di dalam mobil dan baru saja sampai
karissa dan Shaka masih tetap bingung ,dan saling tatap dengan raut wajah penasaran dan bingung
""turun nih serius ?" rutuk Shaka seraya membuka sabuk pengaman nya
"eehh ya ampun dari tadi udah di tungguin loh git " baru sampai di depan pintu butik mereka sudah di sambut akrab oleh seorang wanita yang seperti nya pemilih butik
"iya nih maaf ya telat ,maklum ngajak mereka berdua susah nya minta ampun " ucap mama gita
"ya ampun ini Shaka ,perasaan baru kemaren deh Tante jenguk kamu di rumah sakit waktu kamu baru lahir .sekarang udah besar aja " ucap wanita itu
"bisa aja kamu , Shaka karissa ayo salaman. kenalin ini Tante Dewi namanya pemilik butik ini ,Tante Dewi ini teman mama dari jaman sekolah SMA dulu " ucap mama gita menyuruh Shaka dan karissa berkenalan
"halo Tante karissa"
"Shaka Tante "mereka bersalaman dengan Tante Dewi dengan sopan
"cantik ya git karissa" puji Tante Dewi
"makasi Tante " ucap karissa
"yaudah yuk ,jadi kan sekarang fitting baju nya " tanya Tante Dewi , karissa dan Shaka sama sama terkejut
"hah fitting " bingung karissa
"mah maksud nya apa sih ,kok fitting segala buat apa coba " bisik Shaka pada mama nya
__ADS_1
"shuutt nanti mama jelasin nya dirumah oke " sahut mama gita pada shaka
"jadi dong dew "
"sekalian prewed kan?" tanya Tante Dewi
"hah kok prewed segala tan ,siapa yang mau nikah ?" tanya karissa yang semakin bingung di buat nya
"yakalian dong masa Tante ,Tante mah udah punya anak gadis dirumah.niat nya juga Tante mau jodohin sama Shaka tapi Shaka nya udah punya calon " ucap Tante Dewi
"mah kaya nya kita perlu bicara deh sekarang " bisik Shaka pelan
"Shaka ,kita gak ada waktu lagi .Tante Dewi ini orang sibuk dia rela datang kesini demi kamu loh .ayo cepetan " ucap mama gita pelan
"Gak bisa mah ,pokok nya shaka gak mau " hardik Shaka
"karissa ,kamu duluan ya ayo coba mau pilih gaun yang mana " seolah tidak hiraukan perkataan Shaka mama gita menyuruh karissa lebih dulu untuk fitting baju
"tapi Tan , aku kan ..."
"udah karissa tenang aja ,pokok nya Tante Dewi sudah pilihkan gaun terbagus untuk karissa .khusus pokok nya Tante desain untuk kamu " ucap Tante Dewi sembari merangkul pundak karissa dan membawa nya pergi ke ruang fitting
"hah tapi aku belum mau nikah Tan "
tinggallah Shaka dan mama nya "maaahh ini maksud nya apa si ,Shaka mau di jodohin sama karissa" tanya Shaka
"untuk masalah itu biar papah aja ya yang jelasin nanti ,sekarang kamu nurut dulu sama mama"
"ohh gak bisa dong mah,semuanya harus jelas Shaka Gak mau ya mah kaya gini" debat Shaka
mama gita menarik nafas panjang ,harus gimana dia memberi penjelasan agar anak nya mau mengerti "Shaka , tenang mama tau kamu bingung ,kamu gak setuju tapi cepat atau Lambat ini akan tetap terjadi "
"maksud nya gimana sih mah ?"
"om firman menyuruh kamu dan karissa untuk menikah .ini keinginan alm om firman sebelum meninggal"
"AKU GAK MAU YA MAAAHHH"
"Shaka kamu harus liat " suara Tante Dewi menghentikan percakapan antara Shaka dan mama nya ,dan atensi nya seketika beralih pada Tante Dewi yang berdiri di depan tirai putih
Tante Dewi segera membuka tirai kain berwarna putih dan memperlihat kan sesosok gadis cantik memakai gaun berwarna putih bak putri kerajaan ,anggun sekali
"Shaka liat karissa cantik banget ya ampun Tante sampe pangling loh " puji Tante Dewi melihat betapa bersinar nya karissa ketika menggunakan gaun pengantin
Shaka tidak bisa berkata kata lidah nya Kelu bola matanya seakan terkunci ketika melihat karissa
"ya ampun ini beneran karissa kan dew " tanya mama gita tidak percaya
"iyalah kamu fikir karissa nya aku tuker "
"Shaka sekarang giliran kamu yuk ,Ayo masuk " ucap Tante Dewi menarik Shaka kedalam ruangan fitting tempat karissa tadi
Shaka benar benar terpesona akan kecantikan yang karissa punya ,matanya terus tertuju pada gadis cantik itu
sreeeeettttt
suara tirai kembali terbuka membuat kedua wanita yang berada di luar melihat dengan penasaran bagaimana sosok Shaka ketika menggunakan setelan jas pengantin ,tidak memakai pakaian rapih saja Shaka sudah tampan bagaimana ketika dia menggunakan setelan pengantin
"gimana git cocok banget kan di pake sama Shaka "
"cocok,cocok banget kita oke ambil ini .aku puan sekali dengan hasil nya " ucap mama gita
ntah lah kedua anak muda itu masih bingung apa maksud dari orang tua nya yang menyuruh mereka untuk fitting baju
__ADS_1