
ini cerita seorang gadis yang lugu dan polos,gadis ini bisa dibilang terlahir dari keluarga yang taat Agama,tapi karna terobsesi untuk menjadi model dia harus menanggung semua akibatnya😇.Mau tau ceritanya!yuk langsung kita baca saja😉.
"Mak,adek boringlah duduk dirumah,adek nak kerja"kata Tasya anak bungsu dari 2 bersaudara,
"Kerja apa juga dek,Bulan ini saja adik sudah dua kali berhenti kerja"kata emak
"ala mak itu dulu,sekarang adik buatlah benar-benar.Adik tidak seperti dulu",jawabku meyakinkan
"kali ini adik nak kerja apa juga"mak menjawab dengan santay😎
"jadi,jadi Model"aku menjawab dengan berbata-bata,
"HAH"emak pasti kaget dong dengernya😄
****
Tak terasa Waktunya makan malaam,aku pun turun menelusuri anak tangga😊,sesampai diruang makan ternyata semua sudah duduk menunggu ku dan makanan pun sudah disiapkan diatas meja,aku masih terdiam menatap makanan yang diberi ibu,lebih tepat nya aku sedang melamun😊, ngelamunin apa kira kira ya?🤣tiba tiba abah membuyarkan lamunanku,
"Tasya,tasya makanlah keburu dingin"abah menaruh lauk dipiringku,
"kenapa adek melamun,jangan sering sering yah entar kesambet loh"Canda sajalah kata abangku,"lagi mikirin apa kamu ini"sambungnya lagi
"Abah adek nak jadi model"aku berusaha membicarakan soal keinginnan ku ini,walau dengan nada yang serak serak basah ea ea
"Tidak boleh"dengan nada yang sedikit tinggi abah langsung menjawab,
"abah,abah tau tidak dari dulu mau sekali,teringin sekali jadi model tu"merajuk
"adek kau tak malu kah,senang sekali membuka aurat"kata abangku yang disambung dengan ayah"adek tau kan haram bagi seorang muslim membuka aurat yang bukan mughrim,"
"Abah bukan adek umbar sana sini lagian meraka juga membayarkan,lagi pula tidak keluar negara dijakarta,abah kalau jadi model itu tidak harus bogelkan"!aku sangat kesal
"abah percaya adek tidak akan berbuat seperti itu,abah ingin menjaga keselamatan adek,adek tu permpuan.Jakarta tuh dek,bermacam-macam ragam,bermacam manusia perangai orang disana nanti,lagi pula disini banyak kerjaan.Apa salahnya adik jadi guru sekolah agama,jadi perawat"kata ayah panjang lebar
"abah,abah tolonglah,coba abah berpikir panjang sedikit,pikirkan apa yang adek rasa saat"belum selesai bicara abah langsung memotong pembicarraan ku
"Adek jangan melawan perkataan abah,abah tidak menginginkan adek jadi liar,"abah sedikit membentak
Mendengar perkataan abah aku langsung pergi dari meja makan menuju kamarku,setibanya dikamar aku langsung menjatuhkan bokong diatas kasur,Arghhhh mereka kira aku ini anak kecilkah nak dikokong,
__ADS_1
kulempar semua apa yang ada didalam kamar,saat tiba tiba bantal yang kulempar mengenai komputer,segera aku membuka chat teman fb ku yang akupun belum terlalu kenal dengan nya,setelah ak lihat ada chatnya yang memberi Nomor ponsel,dan tanpa berfikir panjang lagi ak segera menulisnya dibuku yang telah aku robek itu,
Sementara diruang makan ibu terlihat menenangkan abah yang dari tadi kesal dan bingung dibuatnya.
****
Malam pun tiba dikamar Tasya!
kutaruh selembar surat diatas meja rias yang tadi kutulis,dengan mengendap endap pelan pelan kulangkah kan kaki agar tidak ketahuan oleh keluargaku,sampai didepan pintu segera ku putar Knop kunci dan "CEKLEEK"pintu terbuka tidak lupa kututup kembali.
****
Pagi harinya dikediaman keluargaku
"Tasya,Tasya bangun na"tidak diselesaikan bicara oleh ibu karna dia sudah tidak melihat Tasya lagi,mata ibu tertuju pada suatu benda surat,surat apa ini?setelah ibu membuka surat tersebut langsung ia baca yang isinya adalah!
Asalammualaikum ayah,ibu dan juga abang,
Adek minta maaf,adek terpaksa meninggalkan rumah.Karna adek bukan anak kecil yang mau dikokong,adek nak coba cari kerja diJakarta,sekali lagi adek minta maaf"
itulah yang tertulis disurat,ibu langsung turun kebawah dan mencari keberadaan abah,
"kenapa kamu teriak teriak"kata abah
"Tasya bah dia kabur dari rumah,tadi emak menemukan surat ini diatas meja riasnya"
"Apa,tasya kabur,Yallah apa yang ada dipikaran anak itu"abah sedikit mengusap wajahnya dengan kasar"baiklah sekarang kita akan lapor polisi atas kaburnya anak kita"
"Abah hati hati dijalan yah"
****
Sementara itu Jakarta,
aku bingung harus kemana,tak berlama-lama lagi aku segera mengeluarkan kertas dan satu koin,segera aku telpon dan tidak lupa memasukan koin dalam telpon umum tersebut,langsung saja aku tekan tombol angkanya dan benar saja terhubung,1 menit 2 menit tidak ada jawaban kucoba sekali lagi,dan Ya akirnya terjawab,
"Halo anak siapa pula yang telpon pagi pagi nie,"kata seseorang dari sebrang sana
"Halo,saya Tasya nie yang chat kamu waktu itu,"👩
__ADS_1
"oh ya bagaimana ceritanya mau kah,"🧑
"Hmmmt,saya sudah sampai jakarta nie,saya minta tolong boleh,tolong kamu jemput aku didekat pangkalan taksi"👩
"oke oke,kamu jangan kemana-mana ya,saya segera kesana"🧑
oke oke saya tunggu yah"jawabku singkat
****
Setelah menunggu lumayan lama,akhirnya kulihat ada mobil hitam mewah berhenti,kemudian ada seseorang yang mau keluar dari mobil tersebut,dia menghampiri ku,aku pun cuek.sampai akhirnya dia menyapaku
"Assalammualaikum"katanya
"Walaikumsallam"langsung saja aku balas tanpa basa basi lagi,
"Tasya kan tadi kamu telpon saya,"
"ohh marsel yah"aku pun kaget
"marsel nama fb saja,orang jakarta sering panggil saya alay"jawabnya
"Yaallah saya tak tahu,maafkan saya ee,kan kamu tidak pernah posting foto asli,profil pun kamu letak gambar kucing,"👩
"saya sengaja melatakkan gambar kucing di fb,karna saya ejen terkenal kan,Model yang terkenal disini saya yang bawak,jadi kalau saya keluar jalan jalan ada gadis yang kejar-kejar saya,saya orang islam,tapi saya bergegas melaksakan tugas karna saya ada perkerjaan sedikit"katanya begitu percaya diri
syukurlah tapaknya abah sudah salah menduga,islam yang aku pelajari selama ini berguna juga dimana mana,"aku membatin
****
"hey makan lah tadi kamu bilang lapar"marsel tiba tiba saja bicara"ohh kau ingat keluargakan tak masalah,baru satu hari juga ingat keluarga itu bagus,anak yang baik apa yang buat sekarang ini pengorbanan,dan kamu jadi korban,"hey Maaf saya mau kekamar mandi dulu" belum selesai bicara tasya langsung memotong pembicaraan dan berdiri meninggalkan meja makan,
sesampai dikamar mandi tasya termenung antara takut dan bimbang,dia pun melihat kearah cermin terbayang sudah tentang keluarganya
bersambung
off dulu sampai sini yah,nanti kalau banyak yang bilang lanjut,kita lanjut,jangan lupa jejak
Maaf kalau ceritanya membosankan✌
__ADS_1