
oke baiklah"jawabnya singkat
"aku duluan yah"aku malu malu
Kami pun makan bersama,tak ada pembicaraan atara kami sampai makan usai.
Setelah selesai akhirnya dia pergi lagi tanpa mengatakan apapun.
"Ahh kenapa seperti ini,dia jadi lebih pendim sekarang"aku mengedumel didalam hati,
aku pun membersihkan meja dan menyuci piring setelah semua selesai aku akan kembali kekamar,setelah perjalan mau kekamar aku melihat Rey sedang asik memainkan gawainya,aku pun memeberanikan diri untuk menghampirinya.
"Hey lagi apa"aku basa basi bertanya.
"Kebetulan sekali,sini duduk lah"katanya dengan wajah yang serius dan mata tajamnya,
"Ada apa?"aku bertanya dengan tenang,
"Sampai kapan kamu mau tinggal disini,apa kamu mau kita digerbak warga"
"Jangan sampai"aku menjawab dengan cepet.
"Nih sekarang telpon orang tua mu"
Ttuttt ttuuut ttuuuut
"Halo"ternyata ibu yang menjawab telponnya.
"Mak maaf kan Tasya yang tidak mendengarkan perkataan kalian,Tasya benar benar minta maaf,"tak terasa tumpah sudah air mata yang kutahan.
"Tasya kamu ada dimana akan kami jemput nak"
langsung saja aku memberi tahu alamat tenpat aku sekarang kepada orang tua ku.
****
Tok tok tok
__ADS_1
suara ketukan pintu,aku pun melihat dari jendela ternyata orang tua ku.
"Mak"
"Tasya"
"Maaf,,,,maafkan tasya mak,abah maafkan tasya bah"
Semarah marah apa pun orang tua dia tetap menyayangi anaknya,karna orang tua mau memberikan yang terbaik untuk kita,
"Dah sana pergi masuk kemobil"tinta orang tua Tasya.
"Baiklah"aku pasra akan hal ini,dimana aku juga yang salah dulu karna tidak pernah mendengar perkataan orang tua ku,aku pun masuk kedalam mobil,sedangkan abah masih diluar dan bicara dengan Rey.
"Saya harap kamu jangan ganggu Tasya lagi,dia masih belum mengerti apa apa?"
"Seharusnya om jangan kekang dia,dia kan masih polos"
"Terimakasih karna telah mengembalikan anak saya"
setelah mobil dilajukan,diperjalan aku bingung harus berbuat apa,jujur aku sudah sayang sama rey karna dia baik dan tukus iklas menolongku.Aku hanya tidak Rey mau mengekuarkan uang dengan nominal yang cukup banyak untuk ku,aku akan segera mengembalikanny.
"mak adek tidak mau kembali kerumah,adek mau sama Rey"
"Tasya kau nie apa apaan hah?!"kata abah marah,"Nasib baik kau tidak dia apa apakan dia"
"Kalian semua salah Rey tidak seperti itu,dia yang menyelamatkan aku dari orang kejam itu,dan mau mengekuarkan uang yang cukup banyak untuk ku"jawabku panjang kali lebar.
"Berapa uang nya"
"500 juta"
"abah aku cinta sama dia aku sayang denganya"
"Kalau kau memang sayang dengan baiklah,ajak kami sekalian kita tentukan hari pernikahan kalian,"
"Hmm baik abah Terimakasih"aku menagis terharu.
__ADS_1
Segera abang ku putar arah kembali,
30 menit kemudian
Setelah sampai aku langsunng belari lari kecil menuju kediaman Rey,
"Tasya pelan pelan nak"kata kata ortu ku tak kuhiraukan lagi,
Rey Rey Rey
aku mengetok ngetok pintu dengan keras,eh salah dengan pelan,soalnya kalai telali keras sakit tangan gue mak🤣🤣Candalah.
Ceklek
pintu terbuka,
"Hey kenapa kamu kembali lagi,"tanya Rey yang begitu herang dengan kedatangan kami,
"Rey kalau boleh saya jujur,Saya Cinta dan sayang sama kamu"
"Aku pun tapi kita kan berbeza"
"Kenapa kalau dunia kita berbeza kita tak boleh bersama kan,kau salah Rey"kataku memastikannya.
"Tapi bagaimana dengan keluarga kau mau kah meraka semua terima aku"
"Mereka dah setuju"
Keesokan harinya
Acara pernikahan pun dilaksanakan dengan sederhana
TAMAT
ceritanya terpaksa ditamatkan,Saya punya alasan sendiri untuk itu.
Maaf kalau ceritanya tidak menarik dan tidak nyambung,apalah daya cuman manusia biasa ea ea🤣🤣
__ADS_1
TERIMAKASIH
semoga kalian yang membaca suka