
Di perjalanan,diantara mereka tak ada yang berbicara.Seakan sedang merencanakan sesuatu
"hm....kayanya aku punya ide untuk mengerjainya.."batin sinta tersenyum bahagia.
"Lihat saja nanti apa yang akan lakukan padamu gadis kampung" Batin rio sambil menyunggingkan senyum tipis nya.
Sesampainya di tujuan,para pekerja langsung menyambut mereka"pagi bu....pagi tuan..."ucap salah satu pekerja itu...
"pagi juga ..."ucap sinta melontarkan senyum nya
Namun rio tan menyahuti sapaan mereka,ia tetap kokoh dengan wajah sombongnya.Para pekerja sudah tau bahwa rio adalah anak dari majikannya,karena tuan rendra selalu membicarakannya,,,juga sejak kedatangannya,ia menjadi topik gosip para ibu ibu.
"Tuan cepat engkau turun bersama pegawai untuk memberi pupuk pada tanaman cabai itu...."ucap sinta tersenyum dan ikut turun bersama para pegawai.
"Aku tak sudi....(memanyunkan bibirnya)mana kotor lagi.....bau....."menutup hidung.
"cepat kau turun.....apa mau aku lapor ke tuan rendra hah...."ucap sinta melotot.
"Heh gadis kampung.....Memangnya kau siapa hah....beraninyla mengadu.....Aku ini atasanmu...." Ucap rio
"Memang kau itu atasanku.....Tapi disini aku gurumu...."ucap sinta
Mereka terus saja beradu mulut,tanpa mereka sadari dari kejauhan ada yang memantau mereka.
"Rio......cepat kau turun lihat apa yang di lakukan sinta,dan pelajarilah....."Bentak tuan rendra dari kejauhan.
Seketika mereka melirik ke belakang.
,"Tapi pih...." ucap rio.
"gak ada tapi tapian,cepat turun...."ucap rendra sekali lagi.
Dengan terpaksa ia turun"Baiklah,kini kau menang.....Tapi lihat saja nanti" Batin rio.
"Lihat aku memberi pupuk....beri saja satu wadah di samping kiri samping kanan cabai....(sinta memberi pupuk ke cabai)sekarang coba kau ulangi yang baru aku ajarkan..."ucap sinta."
"Aku masih belum mengerti..Coba kau ulangi...."Dengan seringai liciknya.
Berulang kali sinta mengulanginya karena rio masih tak mengerti,sampai tanaman cabai sudah di beri pupuk semuanya.
"kau mengerjaiku ya.....!"ucap sinta cemberut,ia merasa rio mengerjainya.
__ADS_1
"Hahaha....memang aku mengerjaimu...."Ucap rio tertawa puas.
"Dasar kau...plakk(melempar pupuk ke wajah rio)rasain tuh...."marah sinta.
"kau.....!"geram rio.
"Hahaha.....lucu.......lihatlah wajahmu,udah kayak got yang penuh kotoran,,kotor,bau....."ledek sinta.
"Puas kau....melihatku begini.."Rio.
"Pake banget....hahaha..."sinta.
Rio semakin geram,ia ingin membalasnya,dengan melemparinya pupuk juga.Tapi ketika ingin membawa pupuk,kaki rio kesandung batu agak kecil dan Bruuuk.....rio terjatuh menimpa badan sinta.Seperkian detik mereka saling tatap,karena wajah mereka sangat dekat.
Deg...deg....
Jantung mereka berdetak tak karuan,entah karena apa.Seketika sinta sadar dan melihat para pegawai memandaninya,ada juga yang berbisik bisik.Sinta langsung mendorong rio sekuat mungkin
"Dasar kau ingin membuat mesum ya kepadaku.....!"geram sinta.
"Kegeeran kau....mana mungkin aku berbuat mesum padamu.melihat mu saja aku jijik ...cuih....!"rio meludah.
"Diam kau....atau mau aku pecat dari sini...."Ancam rio.Pegawai itu langsung terdiam,menundukan kepalanya karena takut.
"M....maaf tuan...."ucap pegawai itu takut.
"kamu sih berani ngomong gitu ke tuan rio..." bisik salah satu pegawai.
Sinta berjalan menuju tempat penyimpanan pupuk yang terlihat seperti empang.Memang disana, pupuk kandang tidak langsung di pakai.Pupuk kandang itu di simpan ke dalam kolam dan di campur dengan sayuran yang sudah busuk,sedikit di beri obat khusus lalu di tambah air dan di diamkan selama satu minggu.Kalian bayangkan saja betapa baunya pupuk itu.
Tetlintas pikiran jahil di benaknya"Apa aku kerjai ya si pria sombong itu,hhehe" Lalu ia memanggil rio untuk mengikutinya.
"Tuan.....cepat kesini.."sinta.
"Ada apa..."rio.
"Cepatlah kesini.."sinta.
Rio mengikuti sinta dan berhenti di empang.
"Tuan tolong mendekat dengan saya..."ucap sinta.
__ADS_1
"Memangnya ada apa....jangan kau macam macam ya" ucap rio mengancam.
Setelah mendekat,sinta mengalungkan tangannya ke leher rio dan menempelkan tubuhnya ke tubuh rio,sungguh rio terkejut dengan itu.Rio kira sinta sudah terpesona dengan ketampanan nya,dan tak di pungkiri dalam hati kecil rio,rio juga terpesona dengan kecantikan sinta.Namun karena kegengsianya yang tinggi,ia membantah akan dengan perasaanya dan melontarkan kata kata yang pedas.
Deg.....deg....jantung rio semakin bergemuruh kala sinta melontarkan senyuman yang merekah.Tiba tiba....
Byuuuur...sinta menjeburka rio ke empang yang sangat bau.
"Hahaha ....rasain tuh....makanya jadi orang jangan sombong....."ucap sinta tertawa.
"Tolong....tolong aku...."ucap rio
"Gak mau,naik aja sendiri..."ucap sinta masih dengan tertawanya.
Sinta terus saja tertawa melihat rio yang kesusahan,tiba tiba tangan rio yang tadinya terus di lambai lambaikan,tenggelam.Sungguh membuat sinta kaget.
"Tuan.....(berteriak)apa tuan baik baik saja" teriaknya lagi.
Namun tak ada respon dari rio,sungguh membuat santi sangat kaget dan langsung terjun untuk mengangkat rio.Benar saja, rio pingsan karena mungkin tak bisa berenang,sinta mengangkat rio ke atas dengan susah payah.
"Tuan ,tuan bangun (terus menepuk nepuk pipinya).
Sinta bingung harus bagai mana"haduh bagai mana ini,,,aku takut di marahi tuan rendra karena sufah mencelakai anaknya.Untung saja tadi aku jeburin ke air bersih,kalau ke kolam pupuk......matilah aku.Bisa bisa aku di pecat....Bagaimana ini"gum as m sinta panik.
"apa aku beri nafas buatan ya, ,,,akh tidak aku gak mau ada orang lain melihatnya dan salah faham padaku.Tapi kalau gak di kadih nafas buatan,bisa bisa dia mati..."batinnya.
Perlahan ia mendekatkan bibirnya ke bibir rio dan bersiap memberi nafas buatan.Tiba tiba,tubuh sinta yang berjongkok di tarik rio dan di d3kapnya tubuh sinta
"Lepaskan.....(susah payah melepas)lepaskan aku baj***an....."ucap sinta terkejut,berusaha melepas dari dekapan rio.
,"Aku tak akan melepaskan mu,sebelum kamu minta maaf padaku....."ucap rio.
"Ok aku minta maaf......cepat lepaskan aku....,"ucap sinta
"minta maaf nya yang lembut dong baru aku lepaskan..."rio.
"Aku minta maaf tuan rio...tolong lepaskan aku...."sinta memohon.
"cup..(rio mengecup bibir sinta)aku maaf kan..awas minggir(melepas dekapan)aku jijik dengan tubuh mu" ucap rio lalu beranjak pergi.
"Dasar....katanya jijik,tapi kau sudah merebut ciuman pertamaku...."gerutu sinta cemberut
__ADS_1